Tanggapan Terhadap Combat Kit – Ahmed Deedat

Ahmed Deedat - Penulis Combat Kit
TANGGAPAN & SANGKALAN UMAT KRISTIAN KEPADA BUKU
Polemik ‘COMBAT KIT’ OLEH AHMED DEEDAT
Download tulisan lengkapnya : Tanggapan Combat Kit
Sumber:
Ahmed Deedat, Dialog Islam Kristian, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, September 1999 (Revisi)
Ahmed Deedat, Combat Kit Against Bible Thumpers, SABA ISLAMIC MEDIA, Kuala Lumpur, Jun 2002
Catatan :
Baru-baru ini, para extremis dan fanatik Islam dan rekan rekan seangkatan mereka telah melakukan heboh dan berhuru-hara di negeri-negeri Barat, contohnya di Denmark, Norway dan negeri Skandinavia lain. Kononnya, nabi Muhammad telah dihina oleh beberapa lukisan kartun yang melucukan, dan demi itu dunia barat harus ‘dihukumi’. Bagi ramai orang lain yang berminda lebih terbuka, terdapat penghinaan yang jauh lebih serius dan ketara dalam tulisan-tulisan dan karya para polemik Islam seperti Ahmed Deedat dan kuncu-kuncunya. Contoh karyanya seperti ‘Combat Kit’, yang di alihbahasa sebagai ‘Kit Kombat’ merupakan fitnah, penghinaan dan aniaya zalim ke atas umat Kristian yang cukup jelas. Dalam makalah ini, kami telah menanggapi serta menyangkal karya polemik-polemik Islam itu, dan para pembaca disaran supaya berfikirterlebih dahulu, serta dengan lebih mendalam lagi sebelum ‘menelan dakyah kosong’ lagi tidak beralasan si Deedat dan kuncu-kuncunya!
Beberapa topik dalam Combat Kit asli terbitan Pustaka Al-Kautsar telah dikeluar daripada terbitan SABA ISLAMIC MEDIA. Pengurangan ini dapat difahami dengan jelas kerana topik tersebut sudah terlalu jauh menyimpang dan tidak dapat dipertahankan lagi kedudukannya mahupun kebenarannya, sehingga penerbit SABA ISLAMIC MEDIA terpaksa membuat keputusan untuk tidak memasukkannya ke dalam terbitan mereka. Kami telah membubuh tanda (*) bagi memudahkan para pembaca untuk menilainya sendiri. Kami percaya kesimpulan yang akan dibuat nanti akan sama dengan kesimpulan kami.
Satu perkara lagi, yaitu semua terjemahan Combat Kit diambil sepenuhnya dari terbitan Pustaka Al-Kautsar. Namun ada sedikit pembetulan ejaan dan juga terjemahan supaya Combat Kit dalam bahasa Malaysia/Indonesia itu sejajar dengan Combat Kit dalam bahasa asalnya yaitu bahasa Inggeris.
Akhir sekali, kami harapkan buku ini dapat memberikan manfaat kepada para pencari kebenaran yang betul-betul ikhlas. Manakala bagi umatKristian pula, semoga iman anda tetap kukuh dan terus bersaksi serta mampu memberikan pertanggungjawapan terhadap pengharapan yang ada pada anda, khususnya kepada mereka yang seringkali melemparkan tuduhan, tohmahan dan polemik yang tidak berasas kepada anda.
1 Petrus 3:15-18 :
Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu kerana hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu kerana fitnahan mereka itu
Dengan saranan Rasul Petrus ini, kami mempersembahkan Makalah ini dalam nama satu-satunya Sayidina Rabbani Isa Al-Masih, Kalimatullah, Logos dan Junjungan Agung yang sejati, yang Pertama dan yang Terakhir, Yang telah Wafat bagi kami semua dan Yang telah Bangkit kembali, Yang Telah Nuzul [Turun] dari Syurga dan sudah kembali ke sana; semoga kemuliaan-Mu terpancar ke dalam hati setiap manusia dan pembaca. Amin.
COMBAT KIT :
01. AIDS dan HOMOSEKSUAL:
Kitab Suci Injil memberitahukan penyebab penyakit ini:
“Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh. Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, …. Kerana itu Allah menyerahkan mereka kepada ke-inginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka (dalam sodomidan lesbianisme). Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. Kerana itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan (laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan), sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tidak wajar. Demikian juga dengan suami-suami, meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, …. ” (Injil – Roma 1: 22-27).
JAWAB :
Petikan konteks yang lengkap adalah seperti berikut :
Roma 1: 21-27
1:21 Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya fikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.
1:22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.
1:23 Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.
1:24 Kerana itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.
1:25 Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.
1:26 Kerana itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.
1:27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan kerana itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.
Kitab Roma ditulis oleh Rasul Paulus. Paulus menulis surat ini untuk mempersiapkan jalan bagi pelayanannya di Roma serta rancanganpelayanan lanjut ke Sepanyol. Tema Surat Roma diketengahkan dalam Rom 1:16-17, yaitu bahwa di dalam Rabbi Isa al-Masih dinyatakan kebenaran Allah sebagai jawapan terhadap murka-Nya kepada dosa.
Roma 1: 16-17
1:16. Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, kerana Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
1:17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”
Seterusnya kita baca,
Roma 1: 28-32
1:28 Dan kerana mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada fikiran-fikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:
1:29 penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.
1:30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua,
1:31 tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.
1:32 Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya.
Jadi dengan mudah kita dapat lihat semua gejala-gejala tersebut adalah akibat daripada murka Allah atas kefasikan dan kelalaian manusia. Jadi apa sebenarnya yang ingin dipersoalkan oleh Ahmed Deedat?
PENTING :
Ahmed Deedat amat gemar menghilangkan ayat-ayat dengan tanda tiga titik berturutan seperti ??? Oleh itu, para pembaca diminta untuk memberikan secukup perhatian dalam hal ini. Perkara ini dapat membuktikan sejauh mana kejujuran Ahmed Deedat dalam mencari kebenaran.
Seterusnya, semua perkataan dalam kurungan tiada terdapat dalam bahasa asli Al-Kitab. Ia merupakan tambahan daripada Ahmed Deedat sendiri. Hal ini juga harus diberi perhatian yang penting kerana dengan cara inilah Ahmed Deedat cuba memesongkan kebenaran Al-Kitab.
Satu hal lagi, Ahmed Deedat yang dikenali sebagai Muslim Scholar of the Christian Bible? di kalangan peminatnya tidak berupaya membedzakan antara kitab Injil dengan buku-buku lain dalam Al-Kitab! Ini jelas menunjukkan bahwa julukan atau gelaran itu merupakan perlantikan sendiri. Untuk pengetahuan para pembaca, hanya ada 4 buah kitab sahaja yang disebut Injil dalam Al-Kitab yaitu Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes.
Download tulisan lengkapnya : Tanggapan Combat Kit
Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silahkan menghubungi kami dengan cara klik link ini.
1 Comment
Trackbacks
Leave a Response
You must be logged in to post a comment.






