Rahasia Rahasia Alquran

Rahasia-Rahasia Quran

Rahasia-Rahasia Quran

Dikutip dari buku Don Richardson – The Secret of Koran (Rahasia-Rahasia Alquran) (Download)

Apa yang saya temukan sungguh sangat mengejutkan hati saya. Saya baru tahu bahwa Islam adalah yang paling unik di antara agama-agama non-Kristen lainnya. Islam berdiri sendiri dan merupakan satu-satunya sistem keagamaan yang dirancang khusus yang pasti akan membuat frustrasi siapapun yang berusaha untuk mendekatinya dengan menggunakan metode analogi penebusan. Berikut ini kisahnya :  Sementara di satu sisi Muhammad mengklaim bahwa Alkitab Perjanjian Lama dan Baru berasal dari Tuhan, namun kami menemukan bahwa 1400 tahun yang lalu nabi Muhammad secara drastis mendefinisi ulang ajaran-ajaran (prinsip-prinsip) fundamental yang terdapat dalam Alkitab, termasuk konsep mengenai Tuhan. Sebagai contoh :

  • Tuhan umat Kristen dan Yahudi selalu menepati janji-janjiNya. Sebaliknya, Tuhan umat Islam seringkali membatalkan janji-janjiNya yang telah dibuat sebelumnya. Tuhan umat Islam bahkan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang telah diperintahkanNya sendiri, tanpa alasan sehingga menimbulkan tanda tanya yang selamanya tidak terjawab.
  • Orang Kristen berbicara  tentang Yesus yang melalui kematianNya dosa isi dunia memperoleh penebusan. Namun menurut ajaran-ajaran Islam Yesus tidak mati dan tidak bangkit lagi dari kematian. Konsep mengenai penebusan yang dijadikan landasan dasar yang sah oleh Tuhan untuk membebaskan manusia dari dosa bukan saja tidak dapat dipahami  oleh Islam bahkan lebih parah lagi konsep tersebut dengan tegas ditolak oleh Islam.
  • Kitab-kitab suci Muslim menuduh umat Kristen menyembah tiga tuhan dan mengajarkan  bahwa Tuhan bersetubuh  dengan Maria sehingga menyebabkan Maria mengandung Yesus.
  • Teks-teks Islam mendefinisi ulang surga umat Kristen dan Yahudi secara tidak senonoh, sebagaimana yang akan saya jelaskan nanti.
  • Pernyataan Yesus dalam Matius 22 : 21 yang berbunyi: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Tuhan apa yang wajib kamu berikan kepada Tuhan”  membuktikan bahwa Yesus merestui pemisahan antara agama dengan pemerintahan sipil. Sebaliknya, Islam menyatukan agama dengan pemerintahan dengan menggunakan “rantai-rantai besi”.

Semakin dalam saya menggali isi Alquran semakin sadarlah saya bahwa metode analogi penebusan  tidak akan berhasil bila diterapkan  untuk mendekati Islam. Oleh karena itu, saya harus mencermati agama ini — pendirinya dan ajaran-ajarannya — dengan menggunakan kacamata berbeda, sesuatu yang berlawanan dengan metode analogi penebusan.

Dengan cermat saya mempertimbangkan spektrum kemungkinan-kemungkinan mulai dari tahapan penyimpulan yang bersifat tidak ofensif dan secara politis benar sampai ke tahapan pembuktian adanya kesalahan yang disampaikan secara tegas/keras. Dengan sikap kurang lebih seperti seorang pengacara yang sedang memeriksa saksi yang tidak kooperatif, saya telah menerapkan pendekatan dengan menggunakan metode interogasi. Cara tersebut dapat juga disebut investigasi jurnalistik yang dilengkapi dengan uraian berdasarkan fakta-fakta  (bukti-bukti). Dengan mengacu pada Alquran yang merupakan sumber yang paling dipercaya oleh umat Muslim, saya mencari fakta yang benar tentang Alquran itu sendiri dan tentang Muhammad. Dalam buku “Secrets of the Koran” ini, dengan penuh keyakinan saya menyajikan suatu kasus yang penting dan membelalakkan mata kita. Anda sebagai para pembaca baik umat Kristen, umat Muslim, maupun umat-umat lain merupakan juri (penilai) de facto yang akan memberi penilaian atas bukti-bukti yang saya paparkan ini. Dan sudah pasti keputusan terakhir akan ditentukan oleh Tuhan sendiri sebagai Hakim yang Agung.

Ketika anda membaca buku ini, berusahalah untuk menyingkirkan  praduga-praduga tentang Islam, Muhammad, dan Alquran yang mungkin telah ada dalam pikiran anda. Lihatlah pada kata-kata Alquran dan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Muhammad sebagaimana yang dideskripsikan dalam sumber-sumber Islam. Bukalah mata anda untuk melihat rahasia-rahasia yang terungkap dalam teks Alquran berbahasa Arab dan kebenaran yang telah disingkapkan secara gamblang oleh sejarah. Bertanyalah pada diri sendiri mengenai apakah artinya semua ini pada saat ini baik bagi umat Muslim maupun bagi seluruh dunia.

Para pembaca Kristen mungkin bertanya mengapa saya tidak menekankan tentang bagaimana kasih Tuhan telah menaklukkan semua kejahatan dan ketidakadilan.  Anda tidak perlu kuatir  dan yakinlah bahwa yang mendasari penulisan buku ini adalah keyakinan saya bahwa Tuhan sangat mengasihi setiap orang, termasuk umat Muslim, dan saya dengan tulus berdoa bahwa kasih Tuhan yang disertai dengan pengungkapan pengetahuan faktual akan menerangi hati dan pikiran umat Muslim.

Saya menggunakan cara agresif , investigatif, dan interpretif bukan untuk menyerang  siapapun tetapi untuk secara sepenuhnya mengungkapkan, memahami, menggaris-bawahi fakta-fakta yang ada. Saya tidak ingin mengecam siapapun karena kecaman justru bisa diartikan oleh umat Muslim sebagai suatu penghinaan. Saya yakin mayoritas umat Muslim bukanlah orang jahat.

Faktanya, ketika saya meneliti Alquran, kehidupan Muhammad, ajaran-ajaran Islam, dan tulisan-tulisan para pembela Islam , saya tidak menyiratkan bahwa setiap orang Muslim menyetujui atau memahami inti permasalahan yang berakar pada Islam itu sendiri. Saya juga tidak berpendapat bahwa orang Muslim secara membuta mempertahankan semua hal yang diperbuat dan diajarkan oleh Muhammad. Selain itu, saya juga tahu bahwa banyak di antara umat Muslim yang tidak pernah membaca Alquran atau mereka hanya membacanya dalam bahasa Arab tetapi tidak mengerti artinya. Yang lebih menyedihkan lagi, banyak wali Islam telah menyembunyikan atau memutar-balikkan sejumlah besar fakta yang terkandung dalam landasan dan jiwa agama Islam. Sesungguhnya, para pemimpin Islam yang jujur dan cinta damai perlu mengkaji ulang keimanan  mereka sendiri manakala mereka telah melihat  fakta-fakta yang terkandung dalam Alquran yang asli. Inilah realitas yang sangat mencemaskan hati , namun mau tidak mau harus kita hadapi kalau kita akan mengalami kedamaian.

Dengan dilandasi pemikiran tersebut di atas, marilah kita membuka mata kita dan mulai meneliti dengan cermat rahasia-rahasia Alquran.

  • Share/Bookmark

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silahkan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

25 Comments

  1. BACALAH SENGAN NAMA ALLAH YANG TELAH MENURUNKAN AL QURAN

    Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (QS Al Qashash: 56)

    “Allah telah menurunkan sebaik-baik perkataan, yaitu Al-Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang; gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian kulit dan hati mereka menjadi tenang pada waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorang pun yang mampu memberikan petunjuk kepadanya.” (Az-Zumar: 23)

    “Bukan kewajibanmu memberi petunjuk kepada mereka, tetapi Allah-lah yang berkehendak bagi mereka yang Allah kehendaki”. (Al-Baqarah: 272)

    Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan. (Al-Anbiya: 35)

    “Wahai orang-or)ang beriman, jika kalian mengikuti sebagian dari orang-orang yang diberi Al-Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kalian menjadi kafir setelah kalian beriman.” (Ali Imran: 100)

    “Mereka tidak henti-hentinya memerangi kalian sampai mereka dapat mengembalikan kalian dari agama kalian jika mereka mampu.” (Al-Baqarah: 217)

    “Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Demi bukit Thur. Dan demi kitab yang ditulis. Pada lembaran yang terbuka. Dan demi Baitul Makmur. Dan demi atap yang ditinggikan (langit). Dan demi laut yang di dalam tanahnya ada api. Sesungguhnya siksa Tuhanmu pasti terjadi. Tidak ada yang dapat mencegahnya.” (At-Thur: 1-8)

    THANK

  2. Halo Kubilaikhan,

    Kalau memang Alquran kebenaran, maka bukankah kebenaran itu akan semakin bercahaya? Jadi kenapa takut jika kebenaran itu diekspose?

    Janganlah berprasangka yang tidak-tidak dahulu bahwa mereka menyerang, tidak suka, dsb. dsb., jikalau memang fakta-fakta yang diajukan adalah kenyataan yang sesungguhnya?

    Terus janganlah bersumpah-sumpah demi ini dan itu, … bukankah kita harus waspada kepada orang yang banyak bersumpah. Hayo, siapa nabi yang paling suka bersumpah?

    Kok saya percaya sama yang ditulis di situ ya, … kalau Anda tidak percaya, mungkin karena Anda tidak pernah sungguh-sungguh membaca dan mempelajari kitabmu sendiri.

    Salam kenal,
    Raden Wijaya

  3. hahaha, ni lucu nih blog ini..
    malas ah ngebaca ini,,
    soalnya dari poin2 fundamentalnya ada yang salah,,
    ada yang ga punya alasan..

    gini aja mas,,
    konsep kita Islam itu penyempurna agama,,
    mengapa diturunkan terakhir,,
    karena gini,,
    jaman dahulu, Allah udah menurunkan beberapa kitab kepada nabi2 agar bertindak di jalan Allah,,
    untuk apa,, yah mas tau sendiri lah,, jaman dl kan parah banget,, sampai ada yang sodomi segala,,
    Allah juga menurunkan kitabnya salah satunya ke Isa, yang kemudian mas dan teman2 seagama mas meyebut yesus,,
    sebenarnya disinilah letak kontroversinya,, bahkan dengan kaum yahudi sekalipun,,
    saya ga tau tuh versi agama mas gmn, ntar diterangin aja ya sendiri, karena mas yang lebih mengerti..
    tapi menurut pendapat kita bahwa Isa mendapat kitab injil untuk mengajak kaumnya kembali ke jalan yang di ridhai-Nya. Nah, peristiwa penyaliban ini yang membuat semua orang bertanya2, siapakah yang berani menyalib Isa? Peristiwa apa yang terjadi di balik itu?
    Saya bukan seorang tokoh agama yang hapal sejarah,, berbeda sepertinya dengan mas yang sepertinya tahu mengenai semua agama dan sejarah karena dari tadi berbicara seolah2 udah membaca Alquran secara keseluruhan. Saran saya, Baca dulu mas, saya juga suka mengkaji dari beberapa kitab. Cuma ada satu hal yang saya herankan, bukannya naskah Injil yang asli sudah ga ada lagi. Yang umat kristen anggap sebagai Alkitab itu adalah kitab perjanjian baru kan? Berarti ada apa dengan kitab perjanjian lama? Kenapa musti diganti namanya? Apa isinya sudah berubah? Loh ko Kitab yang dibawa yesus berani di ubah2 [itupun jika iya loh...]. Saya harapkan penjelasan dari mas aja yang mas tahu..

    Kalo Alquran, bahkan pada awalnya Nabi Muhammad SAW pun tak menuliskan Alquran seperti saat ini. Alasannya kenapa? Yah, Nabi Muhammad SAW adalah seorang yang buta huruf. Pertanyaannya? Kenapa Allah berani menurunkan kepada seorang yang buta huruf? Nah, itu ada alasan khususnya mas, yang membuat saya emang percaya dengan apa yang diyakini sekarang. Kembali lagi ke permasalahan Alquran, Alquran akhirnya pada jaman Usman dituliskan, karena Usman takut akan lupa terhadap wahyu2 Allah tersebut. Tetapi kenapa Nabi Muhammad SAW tidak mau menuliskan wahyu tersebut? karena Nabi Muhammad SAW prinsipnya adalah mengajarkan apa yang menjadi isi wahyu tersebut, bukan menyuruh menghapalkan. Karena Mengajarkan artinya megetahui dan mempraktekkan. Hanya para umat pada saat itu, terutama yang mungkin suka lupa, mencoba menuliskannya kedalam pelepah kayu atau kulit domba. Itupun kasus ini [yang saya tahu ya] terjadi setelah meninggalnya Nabi Muhammad. Karena pada saat itu Muhammad melarang penulisan.

    Yah seperti itu yang saya tahu mas, saya ga berniat offensive disini, saya punya banyak teman yang non muslim, dan kita saling menghargai satu sama lain, bahkan ketika waktu saya SMP pun, teman saya memaklumi saya untuk meninggalkan tugas kelompok demi menunaikan ibadah dahulu, begitu juga mereka, saya memaklumi mereka jika mereka perlu beribadah ke gereja.

    Karena saya yakin ini Indonesia, tempat dimana semua Agama, Ras, Budaya, Suku bisa hidup berdampingan, seperti yang diirikan negara2 tetangga.

    Semoga sikap untuk memprovokasi antar umat bergama tidak terjadi lagi, karena ada satu perkataan Allah yang sangat saya pegang mas dan pada jaman Nabi Muhammad ini sangat dijalankan..
    dalam bahasa arab
    Lakum dinukum waliyadin
    artinya
    Bagimu agamamu, Bagiku agamaku

    Permasalahan agama kita selesaikan dengan Tuhan yang kita yakini, bukan kita padukan kekuatan manusia di dunia untuk menyelesaikan masalah perbedaan Agama. Toh, kita sama2 agama yang mempercayai adanya kiamat dan kematian kan? Nantinya apa yang kita yakini tadi dan menjadi perbedaan kita, akan kita buktikan setelah kiamat mas. Toh Jika kita merasa benar, iya udah, kita pegang trus apa yang kita yakini benar, nantinya akan terbukti sendiri kan..

    begitu aja mas, maaf agak nyolot, saya merasa ga enak sama teman saya yang non muslim jadinya [hmm, mungkin mas salah satu teman saya loh].

    terima kasih

  4. Salam knal…

    Saya cuma mau tanya aj nih. ada tidak Al-Quran dgn terjemahan lain selain arab?
    Saya tertarik untuk pelajari paling tidak tuk memahami Al-Quran….
    Karena yg saya tahu Al-Quran tidak diterjemahkan ke bahasa lain…
    Apa ada kosa kata yang di bahasa arab tidak dipunyai oleh bahasa lain?
    Kenapa hanya exclusive harus menggunakan bahasa Arab?
    Mungkin teman2 bisa jawab, atau bisa tunjukan saya dimana saya bisa dapatkan terjemahan Al-Quran…
    Terima kasih…

  5. @Jaya Kusumah: mengutip opini anda yang berbunyi demikian “Yang umat kristen anggap sebagai Alkitab itu adalah kitab perjanjian baru kan? Berarti ada apa dengan kitab perjanjian lama? Kenapa musti diganti namanya? Apa isinya sudah berubah? Loh ko Kitab yang dibawa yesus berani di ubah2″

    Alkitab tidak pernah berubah dari dahulu hingga sekarang. Alkitab yang kami pakai ialah Alkitab terjemahan dari bahasa aslinya. Alkitab memang terdiri dari 2 bagian, yakni Kitab Perjanjian lama dan Kitab Perjanjian baru. Kitab Perjanjian Lama banyak berisi tentang penciptaan dan janji Allah, sedangkan Perjanjian Baru banyak berisi mengenai penggenapan janji Allah dan perihal hari penghakiman. Jadi tidak ada yang diganti, tidak ada yang diprioritaskan, semuanya sama tergantung topik apa yang kita ingin cari.

  6. Saya lebih senang bila disini kita berdiskusi,jangan saling mengedepankan emosi….
    Agama adalah pilihan,tapi jalan kebenaran hanya ada 1…
    Semoga Tuhan Yesus memberkati.

  7. HAHAHAHAHA. . . . . .

    Orang bodoh mana yang mau percaya isu kayak gitu. . . . .
    Kalau anda kehabisan bahan mending gak usah bikin isu bohong,
    Kalian tahu sebutan bagi orang penyebar kebohongan dan yang mendukungnya di sebut DAJJAL. . . .

  8. Setuju, memang kita diajarkan kasih semenjak kecil. maka dari itu jarang kita lihat ada bentrok2 di TV antar sesama.

  9. Itu karena kita orang Inonesia menyadari adanya perbedaan yang menjalin kebersamaan. . .

    Kalau sadar kayak gitu, biarkan aja kafilah menggonggong to pasti berlalu jua. . .

  10. TERIMA KASIH ATAS PENULISAN BLOG INI, TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.

    Saya mengamini apa yang telah dikatakan Ayub beribu-ribu tahun sebelum zaman Yesus Kristus:

    “Tetapi aku [Ayub] tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia [Yesus] akan bangkit di atas debu.” (Ayub 19:25)

    Kesalahan fatal yang dilakukan pemuka-pemuka Muslim adalah MEREKA BERUSAHA MEMAKSAKAN DOKRIN YESUS YG PALSU KEDALAM DOKTIN KRISTEN SEJATI YG JELAS-JELAS MENYATAKAN BAHWA YESUS TELAH MATI DI ATAS KAYU SALIB DAN BANGKIT SESUDAH 3 HARI.

    Ini blog saya; http://faithbookz.blogspot.com

    DAFTAR ISI:
    I. SEJARAH YERUSALEM
    (A) Hubungan Alkitab dengan Yerusalem (B) Peristiwa yang berkaitan dengan gunung Moria (C) Nubuat tentang terbentuknya negara Israel.

    II. SEJARAH ALKITAB. (A) Terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Inggris modern

    III. KEEMPAT KITAB INJIL. (A) Matius (B) Markus (C) Lukas (D) Yohanes

    IV. JENIS-JENIS SISTEM PENANGGALAN (KALENDER). (A) Kalender Yahudi (B) Kalender Julian (C) Kalender Gregorian (D) Penetapan tanggal perayaan Natal

    V. TALMUD & MIDRASH. (A) Kisah Abraham VS Nimrod dalam tradisi Yahudi (Talmud) (B) Otoritas perkataan Yesus Kristus.
    VI. KAISAR ROMAWI YANG MEMERINTAH PADA ERA PERJANJIAN BARU

    VII. JAM BERAPA YESUS DISALIBKAN?.(A) Pembagian malam orang Yahudi kuno (B) Pembagian malam orang Romawi

    VIII. PASKAH & PERAYAAN ROTI TAK BERAGI. (A) Penetapan tanggal Paskah

    IX. MAKAN PASKAH & PERJAMUAN MAKAN DALAM INJIL SINOPTIK DAN INJIL YOHANES

    X. ADA BERAPA JAM DALAM SATU HARI

    XI. APAKAH YESUS BERADA 3 HARI DALAM MAUT?

    XII. YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH

    XIII. YESUS KRISTUS, ANAK MANUSIA. (A) Tabir/ tirai Bait Allah (B) Tujuan diberikannya hukum Taurat

    XIV. KITAB YUNUS

    XV. TIGA HARI TIGA MALAM DALAM RAHIM BUMI

    XVI. MENAWAN AJARAN-AJARAN ROH ANTIKRISTUS. (A) Ajaran Gnostikisme (B) Injil Petrus (C) Injil Tomas (D) Injil Barnabas (E) Injil Filipus (F) Injil Ibrani

  11. Memang Alquran mulai dizaman itu merupakan pelajaran dan peringatan untuk semua orang mumin yang berserah total kepada Allah tetapi masih awam atau ragu terhadap apa yang disebut paham Yahudi atau Nasrani, karena mereka (Yahudi dan Nasrani) saling bertentangan, yaitu Yahudi tadak percaya Yesus Kristus sebagai juru selamat dan Nasrani percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat manusia.

    Oleh karena itu setiap orang mumin diwajibkan mempelajari Alquran dengan cara dikaji guna mendapatkan kesimpulan dari kajian yang telah dilakukan terhadap apa yang terkandung didalamnya.

    Akan tetapi yang perlu disadari bahwa setiap orang yang membaca Alquran akan dipengaruhi kekuatan ghaib yang jahat, hal itu disebabkan kalau orang yang membacanya dengan hati tulus dan pikiran “netral” maka orang tersebut akan tahu siapa sesungguhnya Illahinaas itu (manusia Illahi) yang disebut Tuhan. hal inilah yang tidak disukai oleh kekuatan jahat syaitan, oleh karena itulah ghaib jahat/syaitan mengakui bahwa Alquran mena’jubkan, pengakuan tersebut tertulis di surat.72 AL JIN (JIN) ayat 1.

    Surat.72 AL JIN :1 yaitu; Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Alquran), lalu kami telah mendengar Alquran yang mena’jubkan.

    Oleh karena makna yang terkandung dalam Alquran sangat gamblang kususnya bagi orang-orang yang mau mencari tahu dilandasi fitrah diri (pikiran netral) maka kekuatan jahat tersebut telah memberikan sebuah keputusan untuk menghalangi manusia agar tidak dapat bersekutu dengan Tuhan (Tuhan Yang Esa), tertulis di surat .72 AL JIN (JIN) ayat 2.

    Surat.72 Al JIN :2 yaitu; yang memberikan petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorangpun dengan Tuhan kami.

    Surat.72 AL JIN:3 yaitu; dan bawasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak.

    Coba kita simak makna dari isi di ayat 3 diatas, dimana kekuatan ghaib jahat/syaitan memberikan sebuah pernyataan yang tersirat gambaran tentang Tuhan, yang mana kita tahu bahwa ALLAH adalah Zat Yang Maha Suci, oleh karena itu semua pembaca agar berpikir dengan “akalnya” agar dapat mengerti siapa “Dia” yang tidak beristeri dan beranak !
    Disinilah “akal” sangat dibutuhkan agar jeli dalam mengamati ayat-ayat tersebut, hal itu sudah jelas tertulis bahwa kekuatan jghaib jahat/syaitan sudah memberikan pernyataannya di surst.72 AL JIN :4.

    Surat.72 AL JIN :4 yaitu; Dan bawasanya: orang yang kurang akal daripada kami selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah.

    Oleh karena itu bahwa Alquran bukan sekedar dibaca saja, akan tetapi harus dikaji dengan mengunakan “akal”, oleh karena itulah bagi yang sudah mengerti akan tahu maksudnya dari bunyi slogan “Islam adalah agama berakal”. Oleh karena itu juga sebagian orang berpendapat bahwa Alquran mengandung ‘Ghaib”.

    Jadi kesimpulannya bahwa Alquran sebuah pelajaran untuk mengambil kesimpulan supaya manusia tahu siapa sesungguhnya Tuhanmu itu, oleh karena itu tidak lazim dalam ayat Alquran tertulis suku kata yang berbunyi “Allahnya, Allahmu, Allah kita, Allah kami”, yang ada suku kata yang mendominasi yaitu: “Tuhanku, Tuhanmu, Tuhan kita, Tuhan kami.

    Oleh karena itu sesungguhnya Alquran sebuah pelajaran dengan catatan orang yang mempelajari Alquran terlebih dahulu harus mendapatkan Ilmu pengetahuan yang terkait yaitu tidak lain membaca “Alkitab” yang terdiri dari Kitab Taurat, Injil! dan Wahyu, Apabila Ilmu pengetahuan tersebut tidak dikuasai dengan benar ( hanya mencari kesalahan) maka orang yang bersangkutan jelas akan membantah Kitab-kitab sebelumnya sehingga bisa dibilang membantah tentang Allah karena Kitab-kitab sebelum Alquran adalah Kitab Allah !.
    Keadaan tersebut sudah tertulis di dala Alquran itu sendiri di surat.22 AL HAJJ (HAJI) ayat 8.

    Surat AL HAJJ:8 yaitu; Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya.

    Jadi apa yang saya baca pada artikel diatas saya tidak heran sebab memang nyata dan sudah diberikan gambarannya tentang para pemimpin dan pembesar Islam atas pengajaran terhadap umatnya, contoh cuplikan artikel diatas sbb:

    ……..Yang lebih menyedihkan lagi, banyak wali Islam telah menyembunyikan atau memutar-balikkan sejumlah besar fakta yang terkandung dalam landasan dan jiwa agama Islam. Sesungguhnya, para pemimpin Islam yang jujur dan cinta damai perlu mengkaji ulang keimanan mereka sendiri manakala mereka telah melihat fakta-fakta yang terkandung dalam Alquran yang asli…….. .

    Apa yang tertulis pada artikel diatas menunjukan sebuah kenyataan keadaan sekarang ini dan hal itu tidak mengherankan, sebab keadaan dari para wali Islam nanti sudah tertulis dan terprediksi di surat.33 AL AHZAB ayat 67. Dimana ayat tersebut merupakan sebuah peringatan kepada semua para wali Islam selagi masih hidup di dunia.

    Surat AL AHZAB:67 yaitu; Dan mereka berkata: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menta’ati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar).

    Ayat tersebut jelas bahwa mereka adalah orang-orang yang meyakini Alquran yaitu umat Islam dan para walinya.

    Jadi jelas semua umat Islam akan mengeluh kepada “Tuhan” karena merasa disesatkan oleh para pemimpin dan pembesar mereka!

    Coba anda pikirkan apa yang disesatkan para wali Islam terhadap umatnya? Dimana kita tahu bahwa tidak ada satupun para wali/pemimpin/pembesar Islam yang menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang akan menghakimi kita di hari Ahzab, yang ada mereka para wali Islam menyiarkan agar menyangkal bahwa Yesus Kristus bukan Tuhan !

    Dengan demikian jelas tanpa sadar mereka menyangkal Alquran itu sendiri terutama surat 57 ayat 3&4, dimana ayat tersebut menegaskan bahwa “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir” dan Dia yang menciptakan langit dan bumi serta Dia menyertaimu dimana saja kamu berada.
    Disinilah harus kita sadari bahwa apa yang tertulis di surat 57:3&4 menegaskan kembali dimana “Dia” adalah Yesus Kristus disaat masih dalam rupa manusia (zhahir / alam nyata) yang telah bersabda: “Akulah Yang Awal dan Yang Akhir”, tertulis dalam kitab Wahyu.
    Jadi kesimpulannya ditengah-tengah urutan surat Alquran yang berjumlah 114 surat, dimana surat 57:3&4 sebagai penengah apa-apa yang selalu diperselisihkan tentang siapa “Tuhanmu” itu, yaitu dengan memberikan penegasan kepada semua orang yang masih ragu / bimbang: Mengapa Yesus Kristus setelah (bangkit dari kubur / Injil atau diangkat Allah / Alquran) naik ke Surga Dia disebut Tuhan ?

    Oleh karena itu begitu pentingnya kita membaca “Alkitab” karena merupakan ilmu pengetahuan yang terkait terhadap Alquran, dengan tujuan agar para pembaca tidak terpaku dengan nama Isa, dimana Isa Almasih adalah gambaran dari Yesus Kristus yang hanya dari sudut pandang manusia biasa saja sehingga bukan dari sudut ke Illahian.
    Hal itu terjadi sebab Allah Maha Tahu bahwa nama Yesus Kristus dibenci orang tanpa sebab, maka dengan Alquran’lah agar orang mengenal sosok gambaran Yesus Kristus yang ditulis dalam Alquran dengan sebutan nabi Isa, oleh karena itu di dalam surat 5:68 semua orang pembaca Alquran dihimbau untuk membaca Taurat dan Injil.

    Jadi jelas bagi mereka yang sudah menerima Isa Almasih sebagai Tuhan dan juru selamatnya, mereka disebut pengikut Isa (surat 3:55) yang tidak lain pengikut Yesus Kristus sehingga disebut “Kristen”, walaupun demikian mereka diseluruh dunia tidak pernah menyebut ‘Tuhan Isa Almasih” akan tetapi mereka menyebut “Tuhan Yesus Kristus”.

    Kesimpulannya bahwa Isa adalah nama samaran dari Yesus Kristus, hal ini bisa dilihat bahwa semua nabi-nabi dalam Kitab Taurat ditulis sesuai namanya, akan tetapi hanya satu tokoh saja dalam Injil yaitu Yesus Kristus harus berubah menjadi Isa Almasih, perlu kita tahu tidak ada satupun nama manusia didunia jika sudah mati kemudian berubah namanya!

    Itulah sebabnya mengapa Alquran tidak tepat diterjemahkan dengan bahasa lain, sebab suku kata nama “Isa Almasih tidak bisa dirubah dengan suku kata nama “ Yesus Kristus” sehingga akan berakibat berubah pula bunyi dari suku kata yang bersangkutan.

    Jadi yang perlu disimak oleh semua orang bahwa: ada kalimat yang berbunyi: “Kafirlah orang yang mengatakan Isa Tuhan, dan tidak ada kalimat yang berbunyi : “Kafirlah orang yang mengatakan Yesus Kristus Tuhan!”

    Itulah dilema yang terjadi antara Islam dan Kristen, sebab mereka semua memandang Kitab orang lain dari sudut pandang Kitabnya saja.

    Terimakasih,ws.

  12. @ RON-RON

    itulah bedanya pak

    ISLAM adalah UNTUK ARAB, sedangkan….
    YESUS KRISTUS adalah UNTUK UMAT MANUSIA DI SEGALA BANGSA

    sebelum Islam ada, sudah banyak orang Kristen Arab pak, mereka menyebut Yesus Kristus dengan sebutan Isa Almasih.

    gini deh… anda mempermasalahkan nama kan?
    coba kita berfikir logis dan arif:
    “APAKAH ORANG ARAB JUGA MENYEBUT KATA “JERUK” DALAM DIALEK BAHASA IBUNYA UNTUK MENGACU PADA BUAH YANG BERWARNA KUNING DAN MENGANDUNG VITAMIN C”

    memangnya anda gak pernah belajar tentang ilmu bahasa ya di sekolah????
    ente lebay dan terlalu hiperbola….

  13. “Jika Alquran benar, maka Alquran akan bertahan dalam setiap pengujian. Tetapi jika Alquran salah, maka lebih baik mengetahuinya sekarang daripada terus mengimaninya secara buta.”

    Alquran mengatakan dirinya berasal dari Allah, terjaga dari semua kesalahan, dan hal itu merupakan bukti pewahyuan.
    Alquran berani menantang manusia dengan berkata: “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran, kalau sekiranya Alquran bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya.”(Qs. 4:82).

    Konsekuensi dari klaim/pernyataan Alquran ini adalah…
    satu saja (satu ayat saja yg bertentangan) atau satu kesalahan yg ditemui dalam Alquran, maka sudahlah cukup untuk menggugurkan keberadaan Alquran sebagai Wahyu Allah.

    KONTRADIKSI/ PERTENTANGAN/ KETIDAKKONSISTEN AN ALQURAN:

    Antara lain:

    1. Siapakah yg pertama kali menjadi Muslim?
    Muhammad (Qs.6:14,163).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs.7:143).
    2. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Beberapa orang Mesir (Qs.26:51).
    3. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs.2:127-133, Qs.3:67).
    4. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam, yaitu manusia ciptaan pertama, yang menerima wahyu dari Allah Muslim (Qs.42:51).

    2. Bisakah Allah Muslim dilihat oleh manusia dan apakah Muhammad melihat Allahnya?
    Ya, Muhammad dapat melihat Allahnya ( Qs.53:1-18, Qs.81:15-29)

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.6:102-103 dan Qs.42:51 mengatakan bahwa Muhammad tidak dapat melihat Allahnya.

    3. Apakah pemberi peringatan (Rasul) dikirim kepada semua manusia sebelum kedatangan Muhammad?
    Ya, Allah Muslim telah mengirim pemberi peringatan (Rasul) kepada setiap orang ( Qs.10:47, 16:35-36, 35:24).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Ibrahim dan Ismael secara spesial telah dikirim oleh Allah Muslim untuk mengunjungi Mekah dan membangun Ka’bah serta memberi peringatan kepada orang2 di sana ( Qs.2:125-129) .
    2. Anehnya, Muhammad ternyata dikirim sebagai pemberi peringatan (Rasul) kepada orang2 yg belum memiliki rasul/pemberi peringatan tersebut sebelumnya ( Qs.28:46, 32:44, 36:2-6).

    Hal ini menimbulkan pertanyaan: “Bagaimana dengan Hud dan Sahih yg nyata2 juga telah dikirim sebagai pemberi peringatan ke Arab? Bagaimana juga dengan Kitab yg telah diberikan kepada Ismael? Dll ( Qs.11:50, 11:61).

    4. Apakah yg menjadi makanan orang2 di Neraka?
    Makanan orang2 yg ada di Neraka adalah Dhari atau pohon berduri (Qs.88 :6).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Makanan orang2 di Neraka adalah darah dan nanah (Qs.69:36).
    2. Makanan orang2 di Neraka adalah buah dari pohon Zaqqum (Qs.37:66).

    5. Bisakah malaikat2 menyebabkan kematian/penderitaa n terhadap manusia?
    Alquran menyerang mereka yg menyembah selain Allah Muslim, seperti malaikat, nabi. Mengapa? Karena malaikat dan dan nabi tidak bisa menciptakan, memberi kehidupan atau bahkan menyebabkan kematian atau penderitaan.

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. “Sesungguhnya orang2 yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri…(Qs.4:97).
    2. “(Yaitu) orang2 yg dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zalim kepada diri mereka sendiri” (Qs.16:28).
    3. “(Yaitu) orang2 yg diwafatkan dlm keadaan baik oleh para malaikat..” (Qs.16:32).
    4. “Katakanlah, “malaikat maut yg diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu..” (Qs.32:11).

    6. Bisakah umat Muslim menikah dengan orang Non-Muslim?
    Alquran melarang umat Muslim menikahi wanita penyembah berhala dan kafir juga musyrik serta menganggap orang di luar Islam adalah binatang yang paling jahat dan buas (Qs.2:221, 8:55, 9:28-33).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.5:5 yang ternyata memperbolehkan Umat Muslim untuk mengawini/menikahi wanita Kristen.

    7. Apakah Allah Muslim akan menganugerahi imbalan yg baik atas perbuatan2 baik orang Non-Muslim?
    Tidak ( Qs.9:17, 9:69).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.2:62 menjanjikan bhw Umat Kristen (Non-Muslim) akan diberi penghargaan atas perbuatan baik mereka.

    8. Berapa banyak Ibu yg dimiliki seorang Muslim?
    Hanya satu, yaitu wanita yg melahirkan mereka dan tiada yg lain ( Qs.58:2).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Ibu yg dimiliki seorang Muslim adalah dua (2) (Qs.4:23, termasuk seorang ibu yg merawat mereka).
    2. Ibu yg dimiliki seorang Muslim adalah sedikitnya sepuluh (10) (Qs.33:6).

    9. Mengenai pembagian harta warisan dalam Hukum Kewarisan Islam.
    Qs.4:11-12 dan Qs.4:176 menyatakan bahwa jika seorang lelaki Muslim meninggal dan ia meninggalkan 3 puteri, 2 orangtua, dan isteri..maka pembagian harta warisannya adalah 2/3 dari harta warisan yg diberikan kepada 3 puterinya secara bersamaan, 1/3 dari harta warisan diberikan untuk orangtuanya ( Qs.4:11) dan 1/8 untuk isterinya (Qs.4:12).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Jika lelaki Muslim meninggal, maka pembagian harta warisannya adalah ibunya menerima 1/3 dari harta warisan (Qs.4:11), isterinya menerima ¼ dari harta warisan ( Qs.4:12), dan 2 saudara perempuannya menerima 2/3 dari harta warisan (Qs.4:176), dan ditambah lagi hingga 5/12 dari harta warisan yang tersedia/ada.

    10. Berapa banyak malaikat yg berbicara kepada Maryam?
    Beberapa malaikat (several angels) (Qs.3:42, 3:45).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Malaikat yg berbicara kepada Maryam adalah hanya satu malaikat (Qs.19:17-21) .

    11. Berapakah 1 hari dimata Allah Muslim?
    1 hari dimata Allah Muslim = 1000 tahun (Qs.22:47, 32:5).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1 hari dimata Allah Muslim = 50.000 tahun (Qs.70:4)

    12. Ada berapa golongan/groupkah orang2 yg ada pada akhir zaman?
    Ada 3 golongan/group (Qs.56:7).

    Hal ini bertentangan dengan:

    a. Qs.90:18-19 mengatakan bahwa ada 2 golongan/group yg ada pada hari Penghakiman/ Akhir Zaman, yaitu golongan kanan dan golongan kiri.
    b. Qs.99:6-8 juga mengatakan bahwa akan ada 2 golongan/group yg ada pada hari Penghakiman/ Akhir Zaman, yaitu golongan yg berbuat baik dan yg berbuat jahat.

    13. Berapa harikah yg dibutuhkan Allah Muslim untuk menghancurkan orang2 Aad?
    Satu hari (Qs.54:19).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.41:16 dan Qs.69:6-7 mengatakan bahwa waktu yg dibutuhkan Allah Muslim untuk menghancurkan orang2 Aad adalah beberapa hari.

    14. Berapa harikah masa Penciptaan?
    Bila anda menjumah hari penciptaan dlm Qs.41:9 (4 hari), Qs.41:10 (2 hari) dan Qs.41 :12 (2 hari), maka total hari Penciptaan adalah 8 hari.

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.7:54, Qs.10:3, Qs.11:7 dan Qs.25:59 jelas menyebutkan bahwa Allah Muslim menciptakan langit dan bumi adalah dalam waktu 6 hari.

    15. Cepat atau lambatkah Penciptaan itu?
    Allah Muslim menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari (Qs.7:54, Qs.10:3, Qs.11 :7 dan Qs.25:59).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Allah Muslim mencipta secara “spontan” dan langsung jadi (Qs.2:117).

    16. Manakah yg lebih dahulu diciptakan: langit atau bumi?
    Pertama, bumi dulu yg diciptakan, lalu kemudian barulah langit ( Qs.2:29).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.79:27-30 yg menyebutkan bahwa yg diciptakan terlebih dahulu adalah langit, kemudian bumi.

    17. Bagaimanakah proses penciptaan terjadi?
    Dalam proses penciptaan langit dan bumi diciptakan dengan suka hati atau terpaksa ( Qs.41:11).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.21:30 menyebutkan bahwa langit dan bumi pada mulanya diciptakan telah bersatu padu, kemudian baru dipisahkan.

    18. Dari manakah manusia itu diciptakan?
    Dari Segumpal Darah (Qs.96:1-2).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Manusia diciptakan dari air (Qs.21:30, 24:45, 25:54).
    2. Manusia diciptakan dari tanah liat kering yg berasal dari Lumpur hitam (Qs.15:26).
    3. Manusia diciptakan dari debu tanah (Qs.3:59, 30:20, 35:11).
    4. Manusia diciptakan dari bahan yg tidak ada sama sekali (Qs.19:67).
    5. Manusia diciptakan dari bumi (Qs.11:61).
    6. Manusia diciptakan dari mani/sperma (Qs.75:37).

    19. Bolehkah menjadi perantara/orang yg bersyafaat atau tidak pada Hari Penghakiman/ Akhir Zaman?
    Boleh (Qs.20:109, 34:23, 43:86, 53:26).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Menjadi perantara/orang yg bersyafaat pada Hari Penghakiman/ Akhir Zaman adalah tidak boleh (Qs.2:122-123, 2:254, 6:51, 82:18-19).

    20. Dimanakah Allah Muslim dan tahtaNya?
    Allah Muslim lebih dekat daripada urat leher manusia (Qs.50:16).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Allah Muslim itu berada di tahtaNya/arasyNya (Qs.57:4)…tahtaNya dimana?!
    2. Allah Muslim itu tahtaNya berada di atas air (Qs.11:7).
    3. Allah Muslim itu tahtaNya berada antara 1.000 hingga 50.000 tahun untuk dijangkau (Qs.32:5, 70:4).

    21. Siapakah sumber malapetaka?
    Sumber malapetaka adalah Setan di “dalam” diri manusia atau gangguan (Qs.38:41).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Sumber malapetaka adalah kita sendiri (Qs.4:79).
    2. Sumber malapetaka adalah Allah sendiri (Qs.4:78).

    22. Apakah Allah Muslim memerintahkan untuk melakukan kejahatan/perbuatan keji?
    Tidak! (Qs.7:28, 16:90).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Allah Muslim memang memerintahkan untuk melakukan kejahatan/perbuatan keji (Qs.17:16, Qs.5:33, Qs.8:12, Qs.8:17).

    23. Salah satu dari 99 Nama dari Allah Muslim adalah MahaBenar

    Hal ini bertentangan dengan:

    Allah Muslim menjuluki diriNya sebagai “Sebesar-besar Penipu Daya / Penipu Ulung Penipu yg Hebat” (Qs.3:54)

    24. Karakter Allah muslim
    Allah Muslim adalah Jalan yg Lurus (Qs.19:36).

    Bertentangan dengan:

    Allah Muslim juga berwenang untuk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakiNya untuk disesatkan (Qs.4:88).

    25. Kemampuan Allah muslim terhadap manusia
    Allah Muslim itu MahaKuasa (Qs.2:20)

    Bertentangan dengan:

    Allah Muslim itu juga ditolong manusia (Qs.47:7).

    26. Apakah Allah muslim maha tahu?
    Allah Muslim itu Maha Mengetahui (Qs.4:24)

    Bertentangan dengan:

    Allah Muslim juga belum mengetahui (Qs.9:16).

    27. Allah Muslim itu Mahakaya (Qs.2:263)

    Bertentangan dengan:

    Allah Muslim meminjam kepada manusia (Qs.5:12).

    28. Berapa jumlah Allah muslim?
    Allah Muslim itu Esa/Satu/Tauhid (Qs.112:1)

    Bertentangan dengan:

    Allah Muslim itu lebih dari satu/jamak, karena setiap kali berfirman kepada nabiNya, kepada manusia, kepada malaikat maka Allah Muslim selalu berkata: “KAMI” (Lihat Qs.4:47, 6:92, 12:2, 13:37, 14:1, 15:6, 17:2, 18:7, 19:40, 20:55, 21:71, 29:15, 36:12, 40:78, 46:16, 49:13, 56:57, 66:12, 72:16, 80:25-27, 90:4, dll).

    29. Apakah malaikat itu pelindung?
    Tidak ada pelindung selain Allah Muslim (Qs.2:107, 29:22).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Qs.41:31 yg mencatat bahwa bahwa malaikat berkata: “Kamilah pelindung-pelindung mu dalam kehidupan dunia dan akhirat.”
    2. Peranan malaikat adalah sebagai pengawas dan penjaga (Qs.13:11, 50:17-18).
    3. Malaikat adalah pengawas pekerjaan manusia (Qs.82:10).

    30. Apakah semua yg ada di langit dan bumi tunduk kepada Allah Muslim?
    Ya (Qs.30:26).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Ternyata Setan/Iblis tidak tunduk kepada Allah Muslim (Qs.7:11, 15:28 -31, 17:61, 20:116, 38:71-74, 18:50)., bahkan orang2 Non-Muslim pun menolak taat dan tunduk kepada Allah Muslim sampai hari ini!

    31. Apakah Allah Muslim mengampuni dosa syirik?
    Dosa syirik dianggap dosa yg paling buruk dari segala dosa, tetapi penulis Quran tidak dapat memutuskan apakah Allah Muslim akan mengampuni dosa syirik atau tidak ( Qs.4:48, 4:116).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Dosa syirik adalah dapat diampuni (Qs.4:153).
    2. Dosa syirik adalah dapat diampuni (Qs.25:68-71) .

    32. Siapakah yg mewahyukan Alquran?
    Sosok Allah Muslim (Qs.53:2-18).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Yg mewahyukan Alquran adalah RuhulQudus/Roh Kudus (Qs.16:102, 26:192-194).
    2. Yg mewahyukan Alquran adalah para malaikat/banyak malaikat (jamak dalam bahasa Arabnya) (Qs.15:8).
    3. Yg mewahyukan Alquran adalah Jibril (Qs.2:97).

    Awas! Harap lihat Alquran dalam bahasa aslinya, dan tidak dikaburkan/ dicampur adukkan oleh istilah/sisipan dari “penterjemah” yg menyamaratakan/ menggantikan “Ruhul Qudus” “Jibril” dan “Malaikat”.

    33. Apakah Ibrahim menghancurkan berhala-hala?
    Ya (Qs.21:51-59).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Ibrahim tidak menghancurkan berhala, tetapi berdiam diri dan meninggalkan para penyembah berhala tersebut (Qs.19:41-49, 6:74-83).

    34. Tentang Raja Firaun: Apakah Raja Firaun menjadi Muslim atau menolak menjadi Muslim?
    Raja Firaun bertobat (menjadi Muslim) dan diselamatkan.

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.4:18 mencatat bahwa “Tidaklah tobat itu (diterima Allah Muslim) dari orang2 yg mengerjakan kejahatan…dst. .” Dengan kata lain, Raja Firaun tidak mungkin menjadi Muslim dan bertobat.

    35. Apakah ayat2 Alquran/Firman Allah dapat diganti?
    Firman Allah adalah sempurna dalam kebenaran dan keadilan dan tiada seorangpun yg dapat mengganti Firman Allah ( Qs.6:115).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Nyata-nyatanya Allah Muslim dan Muhammad juga mempertimbangan bahwa perlu juga untuk mengganti beberapa kalimat (Firman) Allah dengan yg lebih baik ( Qs.2:106, Qs.16:101).

    36. Apakah hukum bagi orang yg melakukan perbuatan keji?
    Didera (dipecut) sebanyak 100 kali, baik pria maupun wanita ( Qs.24:2).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Orang yg berzinah, khususnya pria hukumannya adalah jika bertobat dan memperbaiki diri, maka akan diampuni (Qs.4:16).
    2. Orang yg berzinah, khususnya wanita, hukumannya adalah dikurung didalam rumah sampai mati atau sampai Allah Muslim memberi jalan lain ( Qs.4:15).

    Pertanyaan: Mengapa penghukuman untuk pria dan wanita adalah sama dalam Qs.24, tetapi berbeda di Qs.4?

    37. Siapakah yg menderita akibat dari konsekuensi dosa?
    Alquran menyatakan bahwa setiap orang bertanggung jawab terhadap dosa yg diperbuatnya masing2 ( Qs.17:13-15, 53:38-42).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Anehnya, Alquran menyalahkan orang2 Yahudi pada zaman Muhammad karena dosa yang telah mereka lakukan 2000 tahun sebelumnya oleh orang2 Yahudi ketika menyembah Patung berhala Lembu Emas (Qs.7:152).

    38. Disebut apakah kota Mekah?
    Umat Muslim berani mengatakan kota Mekah adalah kota suci dan rumah Allahnya Muslim.

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.17:1 mengatakan bahwa kota Mekah adalah “al-Masjidil Haram”. Jadi kota Mekah adalah kota haram dan rumah Setan terkutuk.

    39. Apakah orang2 Kristen/Nasrani akan ke sorga?
    Ya (Qs.2:62, Qs.5:69)

    Hal ini bertentangan dengan:

    Orang2 Kristen/Nasrani tidak akan ke sorga (Qs.3:85).

    40. Apakah Raja Firaun tenggelam di laut atau selamat ketika mengejar nabi Musa dan umat Israel?
    Raja Firaun selamat (Qs.10:92).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Raja Firaun tenggelam di laut (Qs.28:40).
    2. Raja Firaun tenggelam di laut (Qs.17:103).
    3. Raja Firaun tenggelam di laut (Qs.43:55).

    41. Khamar (Arak): Baik atau Jahat?
    Meminum Khamar ( Arak) adalah perbuatan setan/iblis (Qs.5:90, 2:219).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Di sorga tersedia sungai-sungai dari khamar/arak (Qs.47:15).
    2. Di sorga tersedia sungai-sungai dari khamar/arak (Qs.83:22-25) .

    42. Jin dan manusia, apakah diciptakan untuk menyembah Allah Muslim atau neraka?
    Jin dan manusia diciptakan hanya untuk melayani Allah Muslim ( Qs.51:56).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Jin dan Manusia, beberapa di antara mereka diciptakan untuk menempati neraka jahanam (Qs.7:179).

    43. Siapakah yg menyesatkan manusia?
    Setan (Qs.4:119-120, 5:42 ).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Allah Muslim berwenang untuk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakiNya untuk disesatkan (Qs.4:88).
    2. Suatu bencana datangnya berasal dari sisi Allah Muslim (Qs.4:78).

    44. Salah satu dari nama Allah Muslim adalah Mahatahu (Qs.4:24).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.” (Allah kok ditipu?!)

    45. Apakah umat Muslim akan masuk ke neraka?
    Ya, umat Muslim sudah ditetapkan pasti akan mendatangi (masuk) ke neraka ( Qs.19:17).

    Hal ini bertentangan dengan:

    Allah Muslim adalah jalan yg lurus (Qs.19:36) dan Quran adalah jalan yang lurus (Qs.5:16). Aneh! Pertanyaan: Jika Allah Muslim dan Quran adalah jalan yg lurus, lalu mengapa umat Muslim ditetapkan harus masuk ke neraka?

    46. Allah muslim mengenal batas/kesewenangan?
    Allah Muslim tidak menyukai orang2 yg melampaui batas/sewenang- wenang (Qs.5:87).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Allah Muslim berwenang untuk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakiNya untuk disesatkan (Qs.4:88). Allah Muslim sewenang2 untuk menyesatkan umat manusia?!
    2. Allah Muslim memerintahkan umaatNya untuk membunuh dan Allah Muslim berkata: “Maka (yg sebenarnya) bukan kamu yg membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yg membunuh mereka ….” (Qs.8:17).

    47. Allah muslim itu jalan yang benar atau jahat?
    Allah Muslim adalah Petunjuk Jalan yg Lurus (Qs.19:36).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. “Barangsiapa yg disesatkan Allah, maka kamu sekali-kali tidak akan mendapat jalan” (Qs.4:143).
    2. “Dan barangsiapa yg disesatkan Allah, maka merekalah orang2 yg merugi.” (Qs.7:178).

    48. Agama islam adalah agama yang toleran?
    Alquran mengatakan: “Tidak ada paksaan dalam agama Islam…” (Qs.2:256)

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Qs. 5:33 mengatakan dan memerintahkan kepada umat Muslim untuk membunuh, memotong tangan dan kaki, melakukan penyaliban, membuang (menyingkirkan/ memusnahkan) orang2 yg menolak Allah Muslim & RasulNya (Mhd) serta ajarannya.
    2. Allah Muslim memerintahkan untuk memancung/memenggal kepala dan membunuh orang2 kafir (Non-Muslim) (Qs.47:4, Qs.9:5, Qs.8:12, Qs.8 :17, Qs.8:60, Qs.9:14, Qs.9:73, Qs.9:29, Qs.48:29, Qs.4:74, Qs.2:154, Qs.2:190-191, Qs.9:38, Qs.9:41, Qs.4:76).

    49. Allah muslim membenarkan bunuh diri
    Qs.2:54 berkata: “Bunuhlah dirimu sendiri! Hal itu lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yg menjadikan kamu, maka Tuhan akan menerima taubatmu …”

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.4:29: ” …Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepadamu.”

  14. capek d….baiknya kita masing2 jalankan aja ajaran di yakini…kamu dengan agamamu dan kami dengan agama kami….toh ntar urusannya ke Atas saat nafas diujung kerongkongan…….

  15. Agamaku agamaku agamamu agamamu, JADI JANGANLAH SEKALI-KALI MEMPERBANDINGKAN SUATU AGAMA, KEPERCAYAAN ITU LETAKNYA DIDALAM HATI BUKAN UNTUK DIPERDEBATKAN ATAUPUN DIPERBANDINGKAN,…

    untuk point 49 KAMU JANGAN MEMOTONG-MOTONG AYAT, TULIS YANG LENGKAP,

    Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertobatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. {1} Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima tobatmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”

    {1}”Membunuh dirimu” ada yang mengartikan: orang-orang yang tidak menyembah anak lembu itu membunuh orang yang menyembahnya. Ada pula yang mengartikan: orang yang menyembah patung anak lembu itu saling bunuh-membunuh, dan ada pula yang mengartikan: mereka disuruh membunuh diri mereka masing-masing untuk bertobat.

  16. Saya mau bertanya nih… Buat smuanya aja deh..

    Sebenarnya Al-quran itu turunnya dalam bentuk apa sih? dalam bentuk kertas atau bentuk wahyu untuk nabi yang kemudian yang diserukan oleh nabi? Koq sampai ada perintah untuk baca segala? brarti awal turunnya dalam bentuk tulisan donk? bener gak sih?

    Setahu saya klo nabi-nabi yang sudah ada, semua wahyunya dalam bentuk penglihatan atau langsung diberitahu oleh Allah sendiri kepada nabi tersebut, kemudian baru ditulis kedalam sebuah media tulis (bisa batu, daun, kertas, dsb)….

    apakah semua ayat Alquran yang turun selalu dalam bentuk tertulis? klo tidak, kenapa terjadi inkonsistensi spt demikian?

    Bukankah akan lebih mudah bagi Allah untuk menurunkan wahyu-Nya dari awal dalam bentuk penglihatan kepada nabi tsb, kmudian nabi tersebut baru memberitakan kepada orang-orang lain dan kemudian orang yang mendengar itu yang menuliskan apa yang dikatakan nabi?

    Agak membingungkan juga sih….

    Thx…

  17. Tingkah laku muhammad yang menikah puluhan kali, bahkan ada pernikahan yang mengundang kontroversi (bertentangan) dengan Alquran yang telah diwahyukan Allah pada saat itu sehingga turun lagi wahyu Alquran yang khusus memberikan keistimewaan kepada muhammad tentang pernikahan… Kemudian Statement dari para muslim mengatakan bahwa muhammad memiliki banyak istri karena untuk menolong dan mengangkat derajat wanita-wanita yang yang dinikahinya… Padahal ada sebagian diantara istri muhammad dinikahi dalam keadaan yang sangat tertekan (dalam tawanan perang), atau sebelumnya telah memiliki suami yang sah, kemudian dengan ayat Alquran yang baru maka muhammad dapat menikahi mereka dengan sah….

    Trus klo dikatakan lagi, poligami lebih baik dari pada berbuat zinah… menurut saya muhammad juga sering bersetubuh dengan budak-budak yang dimilikinya, apakah ini juga bukan tindakan tercemar dan zinah?

    -Apakah orang-orang terlalu takut untuk mengkritik muhammad karena muhammad adalah seorang nabi?

    -apakah mereka takut akan diintimidasi oleh muhammad dan pengikut2nya? (karena kita ketahui bersama bahwa di dalam Alquran bahwa pembangkangan terhadap nabi bisa dikatakan sebagai kafir).

    -apakah Alquran dapat dijadikan pembenaran yang sah atas tindak-tindak kejahatan (pembunuhan dan perampasan) yang dilakukan olah muhammad dan pengikutnya (kalo bisa, hal ini sangat bahaya)? sedangkan saja muhammad sendiri sering melanggar ayat Alquran yang dikeluarkan pertama kali dan kemudian baru muncul pengecualian untuk dirinya (atau sebelum dia telah melanggar, maka turun ayat pengecualian, sehingga dia tidak dikatakan melanggar)…

    Menurut saya dengan sistem turunnya ayat-ayat Alquran yang sepenggal-sepenggal akan sangat menguntungkan muhammad dan pengikutnya untuk mencapai kepentingannya sendiri. Karena jika ada ayat-ayat pengganti di dalam Alquran, maka Alquran dapat disamakan dengan UU yang ada di Indonesia yang seringkali menggunakan sistem trial & error untuk menemukan hal yang lebih baik. Jika UU yang ini tidak baik atau ada yang kurang maka dapat direvisi sewaktu-waktu.

    Apakah ayat-ayat tentang puasa yang ada di dalam Alquran diturunkan pada saat awal mereka melakukan puasa? apakah muncul lagi ayat tentang puasa yang menyempurnakan ayat-ayat sebelumnya? misal : seperti Sangsi untuk hubungan sex pada siang hari bulan puasa adalah yang bersangkutan harus berpuasa 40 hari secara berturut-turut. kalo dia tidak mampu maka dia harus memberi makan kepada fakjir miskin selama 40 hari Apakah sanksi itu sudah ada sejak awal puasa diatur dalam Alquran?

    Menurut saya Alquran dapat sangat disanksikan kebenarannya…. apalagi jika ada ayat yang mengatakan (mengutip dari perkataan anda):
    “MUhammad telah diampuni oleh Allah swt, kesalahan yang sudah maupun yang belum diperbuatnya”
    Tidakkah anda pernah mempertanyakan dalam hati anda tentang kebenaran ayat ini?

    Menurut saya Allah telah ceroboh telah memberikan muhammad, Alquran dengan ayat yang turun sepenggal-sepengal, dan kecerobohan yang terbesar adalah menurunkan sebuah ayat yang sangat memberikan kesempatan yang sangat besar untuk muhammad mempersalahgunakan kepercayaan itu dengan ayat yang sangat ampuh yaitu “MUhammad telah diampuni oleh Allah swt, kesalahan yang sudah maupun yang belum diperbuatnya” Artinya semua dosa dan kesalahan muhammad akan diampuni, apapun itu baik sekarang maupun yang akan datang…

    Dengan adanya ayat itu muhammad bisa saja selama ini telah banyak membuat ayat-ayat Alquran demi kepentingannya sendiri, mulai membenarkan tindakannya yang kejam tehadap orang-orang yang dianggap kafir (padahal di dalamnya juga terdapat orang ahli2 kitab, tapi masih saja orang2 itu disebut kafir). Pernahkah anda bertanya “mungkinkah ada ayat Alquran yang muncul dari dalam benak muhammad sendiri?” karena Allah telah memberi kendali penuh muhammad terhadap alquran (tentunya dengan didukung ayat super itu)? Kenapa Allah sangat mengurusi kehidupan rumah tangga dan kepuasan utusannya dengan ayat-ayat suciNya itu? Bukankan telah dikatakan bahwa ayat Alquran itu untuk semua manusia (termasuk muhammad), kenapa muncul pengecualian untuk muhammad (yang pada halnya hanya manusia biasa)?

    Apakah anda juga pernah bertanya kenapa ayat Alqura tidak berhenti diturunkan selama muhammad masih hidup (maksudnya knpa koq tidak berhenti sebelum 10/5/3/dsb tahun muhammad meninggal)? kenapa tidak diturunkan seluruh ayat-ayat untuk mengatur sesuatu, knpa selalu ada ayat lain yang mengikuti? hal ini bisa membuat orang yang hidup pada jaman itu bingung dengan peraturan yang berubah-ubah (sama kaya UU di negeri kita ini).

    Pernahkah anda bertanya seperti demikian? muhammad = Alquran?

    Terima kasih….

    Maaf untuk menyambung komentar saya di atas…

    Intinya menurut saya, setelah munculnya ayat “MUhammad telah diampuni oleh Allah swt, kesalahan yang sudah maupun yang belum diperbuatnya”, Allah tidak akan bisa mencegah muhammad untuk menggunakan Alquran sebagai senjata untuk mencapai tujuan dan kepentingan pribadi dirinya sandiri. Karena dosa apapun yang dilakukan muhammad (termasuk menggunakan Alquran sebagai jalan pentas mencapi tujuannya) pasti akan diampuni oleh Allah (ditambah lagi di dalam Alquran dikatakan bahwa Allah tidak pernah mengingkari janji atau sumpahnya)…. Hal ini adalah kesempatan besar bagi muhammad untuk BERTINDAK SEBAGAI ALLAH melalui Alquran, karena tidak ada yang akan tahu jika ada ayat Alquran yang merupakan buatan muhammad, meskipun Allah Maha Tahu, ALLAH TIDAK DAPAT BERBUAT APA-APA SELAIN MEMAAFKAN DOSA MUHAMMAD…

    Hal ini sangat dapat menyebabkan keabsahan Alquran sebagai wahyu dari Allah dipertanyakan… Karena kita tidak pernah tahu isi hati manusia termasuk muhammad… Kalo Allah sudah pasti Maha Tahu, dan pasti Allah tidak akan mungkin mengeluarkan ayat seperti itu, karena itu sama saja memberikan kesempatan pada manusia (muhammad) untuk mengakui hasil pikirannya sebagai Firman Allah… Kalo Allah sudah pasti Maha Tahu, sudah pasti ayat Alquran akan diturunkan semuanya pada saat bersamaan (tanpa ada revisi ayat pengganti), sehingga tidak perlu ada penungguan yang panjang untuk menunggu Alquran itu sempurna…

    Thx…

  18. Kalau ada orang yang berpendapat bahwa tidak mungkin hanya karangan belaka dari Muhammad, karena di dalam Alquran terkandung ilmu pengetahuan yang sangat tinggi di dalamnya (meskipun tidak detil, dan terkadang terkesan dipaksakan). Memang benar mungkin di dalam Alquran terdapat konsep dasar atau dapat dikatakan sebagai pemahaman awam tentang hukum-hukum alam dasar. Tetapi hal itu tidak menutupi KEMUNGKINAN bahwa Alquran sebagai karangan Muhammad, karena Muhammad tidak tinggal di dunia ini seorang diri.

    Mau komentar tentang Muhammad sebagai orang buta huruf yang dianggap bodoh dulu :

    Buta huruf dapat terjadi karena orang tersebut belum pernah mengalami pendidikan secara formal tentang membaca.

    Buta huruf = bodoh?

    Statement ini dapat dikatakan benar untuk jaman sekarang karena era saat ini semua ilmu pengetahuan yang tinggi hanya dapat diperoleh secara tertulis (dibutuhkan kemampuan membaca).

    Tetapi untuk jaman dulu, hal itu belum tentu benar… pada jaman dulu transfer knowledge dapat dilakukan dengan cara lisan dan tatap muka secara langsung. Karena itu orang yang memiliki wawasan yang luas adalah orang yang paling banyak berinteraksi dengan orang lain, mendengarkan cerita dari orang lain. Sedangkan Muhammad pada awalnya adalah seorang pedagang, tentu ia memiliki banyak wawasan dan teman.

    Kalau ada yang mengatakan tidak mungkin Muhammad mencomot crita nabi-nabi dari Kitab-kitab yang ada terlebih dahulu karena Muhammad tidak bisa membaca, hal itu terlalu ceroboh, karena Muhammad masih memiliki pendengaran yang baik, tentu saja dia bisa mendengar cerita tersebut dari seseorang, misalnya saja pedagang dari tanah Yahudi, Mesir atau tempat2 lainnya…

    Kalau misalnya ada yang mengatakan bahwa tidak mungkin klo Alquran itu karangan Muhammad atau manusia pada jaman itu, karena di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan yang sangat tinggi yang bahkan sampai saat ini belum ada.
    Sangat ceroboh sekali jika kita mengatakan bahwa teknologi orang jaman dahulu itu tidak maju, atau orang jaman dahulu itu tidak tau apa-apa. Pada jaman dahulu, dapat kita lihat Mesir, memiliki peradaban yang sangat maju pada jamannya, dapat membangun Piramida yang bahkan untuk ukuran teknologi jaman sekarang masih dibilang cukup sulit. Akan tetapi bangsa Mesir dapat melakukannya dengan teknologi yang mereka miliki pada jaman itu. Orang-orang jaman dahulu jg sudah tahu tentang ilmu perbintangan, penanggalan, cuaca, dll…

    Dan jangan menyangka juga jika ilmu pengetahuan yang ada pada jaman dahulu itu sampai saat ini masih ada. Banyak ilmu pengetahuan yang hilang karena tidak tercatat karena disampaikan secara lisan, atau eksklusif pada kelompok/bangsa tertentu sehingga saat bangsa itu musnah tidak ada yang meneruskannya kepada orang lain. Berbeda dengan jaman sekarang teknologi dan ilmu pengetahuan terbuka untuk umum, sehingga kemungkinan untuk hilang sangat kecil. Sehingga sekarang ini ada kelompok ilmuan yang dikagetkan dengan penemuan tempat yang diyakini dulu sebagai reaktor nuklir ribuan tahun yang lalu.

    Muhammad tentunya tidak hidup sendiri ia banyak berinteraksi dengan orang, mendengar, tentunya ia akan mampu menulis Alquran yang berisi dasar-dasar ilmu alam seperti saat ini. Jadi jangan kira orang jaman dahulu tidak tahu tentang hukum-hukum alam yang ada, meskipun hanya dasarnya saja.

    Sangat tidak bijaksana jika mengukur keabsahan kitab suci dari ilmu pengetahuan yang terdapat di dalamnya. Karena jika ada kitab suci yang dibuat pada saat ini tentunya akan berisi ilmu pengetahuan yang lebih banyak.

    Apakah pernah mendengar kisah tentang Muhammad diberi perintah Baca! oleh malaikat Jibril? disuruh baca apakah Muhammad pada saat itu? bukankan Alquran turun dalam bentuk wahyu dan kemudian dituliskan kembali oleh juru tulis Muhammad? kenapa terjadi keanehan seperti itu? Kemana kitab yang disuruh baca oleh malaikat jibril itu? Kitab apakah itu? apakah Alquran? atau kitab yang lain? (tidak mungkin Alquran, karena semua isi Alquran katanya adalah perkataan Allah yang keluar dari mulut Muhammad)

    Terima kasih, semoga dapat menjadi renungan….

  19. @BIONIC
    apa yg anda katakan diatas memang kebenaran yg selalu ditutup-tutupi oleh para pemuka Islam di dunia. Mereka malu kalau mengkhotbahkan tentang kelakuan Muhammad yg mereka sebut sebagai nabi besar. Gw kasihan aja melihat anak yg masih polos didoktrin untuk meledakkan dirinya yg katanya demi masuk surga…
    menurut saya Alquran hanya sebuah kitab COPY-PASTE-EDIT
    dan lagi orang-orang Muslim mengklaim bahwa Islam adalah agama Allah. Ini berarti Allah itu agamanya Islam. menurut gw statement itu adalah suatu intimidasi dan pembenaran dalam menumpas setiap orang yg menolak ajaran Islam.

  20. Inilah jawaban atas keraguan Penghujat Islam tentang Kemurnian AL-Qur’an oleh Sir William Muir:

    Wahyu Ilahi itu adalah dasar rukun Islam. Membaca beberapa ayat merupakan bahagian pokok dari sembahyang sehari-hari yang bersifat umum atau khusus. Melakukan pembacaan ini adalah wajib dan sunnah, yang dalam erti agama adalah perbuatan baik yang akan mendapat pahala bagi yang melakukannya. Inilah sunnah pertama yang sudah merupakan konsensi. Dan itu pula yang telah diberitakan oleh wahyu. Oleh karena itu penghafal al-Qur’an di kalangan Muslimin yang mula-mula itu banyak sekali, kalau bukan semuanya. Ada di antara mereka pada awal masa kekuasaan Islam itu dapat membaca sampai pada ciri-cirinya yang khas. Tradisi Arab telah membantu pula mempermudahkan pekerjaan ini. Kecintaan mereka luar biasa besarnya. Oleh karena untuk memburu segala yang datang dari para penyairnya tidak mudah dicapai, maka seperti dalam mencatat segala sesuatu yang berhubungan dengan nasab keturunan dan kabilah-kabilah mereka, sudah biasa pula mereka mencatat sajak-sajak itu dalam lembaran hati mereka sendiri. Oleh karena itu daya ingat (memori) mereka tumbuh dengan subur. Kemudian pada masa itu mereka menerima al-Qur’an dengan persiapan dan dengan jiwa yang hidup. Begitu kuatnya daya ingat sahabat-sahabat Nabi, disertai pula dengan kemahuan yang luar biasa hendak menghafal al-Qur’an, sehingga mereka, bersama-sama dengan Nabi dapat mengulang kembali dengan ketelitian yang meyakinkan sekali segala yang diketahui daripada Nabi sehingga waktu mereka membacanya itu.

    Sebab al-Qur’an Ditulis Semula

    Semasa Sayyidina Utshman bin Affan menjadi Khalifah pengaruh Islam telah berkembang luas. Islam telah sampai ke Afrika Utara di barat dan hingga ke Azarbaijan di timur. Ini bermakna telah begitu ramai orang yang bukan Arab memeluk Islam. Keadaan ini memerlukan ramai guru yang boleh membaca al-Qur’an dan memahami Islam dengan baik untuk mengajar orang yang baru memeluk Islam. Beberapa orang sahabat telah dihantar ke tempat-tempat tertentu untuk mengajar al-Qur’an.

    Masing-masing tempat membaca al-Qur’an mengikut bacaan sahabat yang mengajar mereka. Dengan ini timbul sedikit perbedaan dari segi bacaan dan sebutan huruf al-Qur’an di antara tempat-tempat tersebut. Di Sham contohnya, mereka membaca mengikut bacaan Abdullah bin Mas’ud. Di tempat lain pula membaca mengikut bacaan Abu Musa al-‘Asya’ariy.

    Keadaan ini hampir-hampir menyebabkan berlaku permusuhan dan persengketaan di antara saudara-saudara baru Islam. Masing-masing mengatakan bacaannya yang betul menyalahkan orang lain. Seorang sahabat bernama Huzaifah bin al-Yaman yang bersama-sama dengan orang Sham dan Iraq dalam peperangan di Armenia dan Azarbaijan melihat sendiri keadaan itu. Sekembalinya ke Madinah, beliau terus pergi berjumpa Khalifah Uthman bin Affan dan menceritakan hal tersebut.

    Beliau mencadangkan supaya khalifah menulis semula al-Qur’an dalam beberapa naskah untuk dihantar ke bandar-bandar besar supaya semua orang Islam dapat membaca al-Quran dengan satu cara yang sama. Khalifah bersetuju dengan cara itu dan seterusnya menubuhkan panitia untuk menulis al-Qur’an. Al-Qur’an yang ditulis semula inilah yang dinamakan Mushaf Uthmaniy.

    Dalam bahasa yang mudah, sebab al-Qur’an ditulis semula ialah untuk menyelamatkan umat Islam dan juga al-Qur’an itu sendiri. Selain itu bertujuan agar semua orang Islam membaca al-Quran dengan satu cara bacaan sahaja, melainkan bagi orang-orang yang belajar membaca al-Qur’an dengan Tujuh Huruf, maka mereka boleh membacanya dengan berbagai-bagai Qira’at dengan syarat-syarat dan kaedah-kaedah tertentu.

    Persatuan Islam Zaman Usthman

    Maka yang sampai kepada kita adalah sekarang adalah Mushaf Usthman. Begitu cermat penjagaan al-Qur’an itu, sehingga hampir tidak kita dapati – bahkan memang tidak kita dapati – perbezaan apapun daripada naskah-naskah yang tidak terhitung banyaknya, yang tersebar ke seluruh pelusuk dunia Islam yang luas ini. Sekalipun akibat terbunuhnya Uthman sendiri – seperempat abad kemudian sesudah Muhammad wafat – telah menimbulkan adanya kelompok-kelompok yang marah dan memberontak sehingga dapat menggoncangkan kesatuan dunia Islam – dan memang demikian adanya – namun al-Qur’an yang satu, itu juga yang selalu tetap menjadi al-Qur’an bagi semuanya.

    Demikianlah, Islam yang hanya mengenal satu kitab itu ialah bukti yang nyata sekali, bahwa apa yang ada di depan kita sekarang ini tidak lain adalah teks yang telah dihimpun atas perintah dan usaha murni Sayyidina ‘Usthman bin Affan.

    Di seluruh dunia ini tiada sebuah kitab pun selain al-Qur’an yang berbelas-belas abad lamanya tetap lengkap dengan teks yang begitu murni dan rapi. Adanya cara membaca yang berbeza-beza itu sedikit sekali sampai menimbulkan kehairanan. Perbezaan ini kebanyakannya terbatas hanya pada cara penyebutan huruf hidup saja atau pada tempat-tempat tanda berhenti, yang sebenarnya timbul hanya belakangan saja dalam sejarah, yang tidak ada hubungannya dengan Mushaf Uthman. Sekarang, sesudah ternyata bahwa al-Qur’an yang kita baca ialah teks Mushaf Uthman yang tidak berubah-ubah.

    Perbincangan berikutnya, adakah teks ini yang memang persis bentuknya seperti yang dihimpun oleh Zaid sesudah adanya persetujuan menghilangkan segi perbezaan dalam cara membaca yang hanya sedikit sekali jumlahnya dan tidak pula penting itu? Segala pembuktian yang ada pada kita amat meyakinkan, bahawa memang demikian. Tidak ada dalam berita-berita lama atau yang patut dipercaya yang melemparkan kesangsian terhadap Uthman sedikitpun, bahwa dia bermaksud mengubah al-Qur’an demi kepentingannya.

    Memang benar, bahawa Syi’ah kemudian menuduh bahawa Usthman mengabaikan beberapa ayat yang mengagungkan Ali. Akan tetapi dugaan ini tidak dapat diterima oleh akal kita sama sekali. Ketika Mushaf ini diakui, antara pihak Umawiy dengan pihak Alawiy (golongan Mu’awiyah dan golongan Ali) belum terjadi sesuatu perselisihan faham. Bahkan persatuan Islam masa itu benar-benar kuat tanpa ada sebarang pengancaman bahaya. Di samping itu juga, Ali belum melukiskan tuntutannya dalam bentuknya yang lengkap. Jadi tiadalah maksud-maksud tertentu yang akan mendorong Uthman melakukan pelanggaran yang sangat dibenci oleh umat Islam itu. Orang-orang yang benar-benar memahami dan hafal al-Qur’an seperti yang mereka dengar sendiri waktu Nabi membacanya, mereka masih hidup tatkala Uthman mengumpulkan mushaf itu.

    Andai kata ayat-ayat yang mengagungkan Ali itu sudah ada, tentu terdapat juga teksnya di tangan pengikut-pengikutnya yang banyak itu. Dua alasan ini saja sudah cukup untuk menyokong usaha menghilangkan ayat-ayat itu. Lagi pula, pengikut-pengikut Ali sudah berdiri sendiri sesudah Uthman wafat, lalu mereka mengangkat Ali sebagai pengganti. Dapatkah diterima akal — pada waktu mereka sudah memegang kekuasaan — bahawa mereka akan menerima al-Qur’an yang sudah terpotong-potong, dan terpotong yang disengaja pula untuk menghilangkan tujuan pemimpin mereka?! Sungguhpun begitu, mereka tetap membaca al-Qur’an yang juga dibaca oleh lawan-lawan mereka. Tiada bayangan sedikit pun bahawa mereka akan menentangnya. Bahkan Ali sendiri telah memerintahkan supaya menyebarkan naskah itu sebanyak-banyaknya. Malah ada diberitakan, bahawa ada beberapa di antaranya yang ditulis dengan tangannya sendiri.

    Memang benar bahawa para pemberontak itu telah membuat pangkal pemberontakan mereka karena ‘Uthman telah mengumpulkan al-Qur’an lalu memerintahkan supaya semua naskah dimusnahkan selain Mushaf Usthman. Jadi tentangan mereka ditujukan kepada langkah-langkah ‘Usthman dalam hal itu saja, yang menurut anggapan mereka tidak boleh dilakukan. Tetapi sebaliknya, tidak seorang yang menunjukkan adanya usaha mengubah atau menukar isi al-Qur’an. Tuduhan demikian pada waktu itu adalah suatu usaha untuk merosakkan secara terang-terangan. Hanya kemudian golongan Syi’ah saja yang mengatakan itu untuk kepentingan mereka sendiri.

    Sekarang kita dapat mengambil kesimpulan dengan yakin dan tegas, bahawa Mushaf Usthman itu tetap dalam bentuknya yang persis seperti yang dihimpun oleh Zaid bin Thabit, dengan lebih disesuaikan bahan-bahannya yang sudah ada lebih dulu dengan dialek Quraisy. Kemudian menyisihkan bacaan-bacaan selebihnya yang pada waktu itu terpancar-pancar di seluruh daerah itu.

    Mushaf Usthman Cermat Dan Lengkap

    Sungguhpun begitu, masih ada suatu persoalan penting yaitu adakah yang dikumpulkan oleh Zaid itu merupakan bentuk yang sebenarnya dan lengkap seperti yang diwahyukan kepada Muhammad?

    Pertimbangan-pertimbangan di bawah ini cukup memberikan keyakinan, bahwa itu adalah susunan sebenarnya yang telah selengkapnya dicapai waktu itu.

    Pertama: Pengumpulan pertama selesai di bawah pengawasan Abu Bakar al-Siddiq. Sedangkan Abu Bakar seorang sahabat yang jujur dan setia kepada Muhammad. Dia juga adalah orang yang sepenuhnya beriman pada kesucian sumber al-Qur’an; orang yang hubungannya begitu erat sekali dengan Nabi selama 20 tahun terakhir dalam hayatnya, serta kelakuannya dalam khilafah dengan cara yang begitu sederhana, bijaksana dan bersih dari gejala buruk. Ia beriman bahawa apa yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad s.a.w itu adalah wahyu dari Allah, sehingga tujuan utamanya ialah memelihara pengumpulan wahyu itu semua dalam keadaan murni sepenuhnya.

    Pernyataan semacam ini berlaku juga terhadap Umar yang sudah menyelesaikan pengumpulan itu pada masa khilafahnya. Pernyataan semacam ini juga yang berlaku terhadap semua kaum Muslimin waktu itu, tidak ada perbedaan antara para penulis yang membantu melakukan pengumpulan itu, dengan seorang mu’min biasa yang miskin, yang memiliki wahyu tertulis di atas tulang-tulang atau daun-daunan, lalu membawanya semua kepada Zaid. Semangat mereka semua sama, ingin memperlihatkan kalimat-kalimat dan kata-kata seperti yang dibacakan oleh Nabi, bahwa itu adalah risalah dari Tuhan. Keinginan mereka hendak memelihara kemurnian itu sudah menjadi perasaan semua orang, sebab tiada sesuatu yang lebih dalam tertanam dalam jiwa mereka seperti rasa kudus yang agung itu, yang sudah mereka percayai sepenuhnya sebagai firman Allah.

    Dalam al-Qur’an terdapat peringatan-peringatan bagi siapa yang mengadakan kebohongan atas Allah atau menyembunyikan sesuatu dari wahyuNya. Kita tidak akan dapat menerima, bahwa pada kaum Muslimin yang mula-mula dengan semangat mereka terhadap agama yang begitu rupa mereka sucikan itu, akan terlintas fikiran yang akan membawa akibat begitu jauh membelakangi iman.

    Kedua: Pengumpulan tersebut selesai selama dua atau tiga tahun sesudah Muhammad wafat. Kita sudah melihat beberapa orang pengikutnya, yang sudah hafal wahyu itu dan setiap Muslim sudah hafal sebagian, juga sudah ada sekumpulan ahli-ahli al-Qur’an yang ditunjuk oleh pemerintah dan dikirim ke segenap penjuru daerah Islam untuk melaksanakan upacara-upacara dan mengajar orang memperdalami ilmu agama. Dari mereka semua itu terjalinlah suatu penghubung antara wahyu yang dibaca Muhammad pada waktu itu dengan yang dikumpulkan oleh Zaid. Kaum Muslimin bukan saja bermaksud jujur dalam mengumpulkan al-Qur’an dalam satu mushaf itu, tapi juga mempunyai segala kerjasama yang dapat menjamin terlaksananya maksud tersebut, menjamin terlaksananya segala yang sudah terkumpul dalam kitab itu, yang ada di tangan mereka sesudah dengan teliti dan sempurna dikumpulkan.

    Ketiga: Kita juga mempunyai jaminan yang lebih kuat dipercayai tentang ketelitian dan kelengkapannya itu, yakni bahagian-bahagian al-Qur’an yang tertulis, yang sudah ada sejak masa Muhammad masih hidup, dan yang sudah tentu jumlah naskahnya pun sudah banyak sebelum pengumpulan al-Qur’an itu. Naskah-naskah demikian ini kebanyakan sudah ada di tangan mereka semua yang dapat membaca. Kita mengetahui, bahwa apa yang dikumpulkan Zaid itu sudah beredar di tangan orang dan langsung dibaca sesudah pengumpulannya.

    Maka amat logik kita mengambil kesimpulan bahwa semua yang terkandung dalam bahagian itu, sudah mencakupi. Oleh karena itu keputusan mereka semua sudah tepat pada tempatnya. Tidak ada suatu sumber yang sampai kepada kita yang menyebutkan, bahwa para penghimpun itu telah sengaja membuang sesuatu bahagian, atau sesuatu ayat, atau kalimat, ataupun apa yang terdapat di dalamnya itu, berbeda dengan yang ada dalam mushaf yang sudah dikumpulkan itu. Dalam arti kata lain, dalam Mushaf Usthman tidak ada sesuatu yang diabaikan, sekalipun yang kurang penting.

    Keempat: Isi dan susunan al-Qur’an itu jelas sekali menunjukkan cermatnya pengumpulan. Bahagian-bahagian yang bermacam-macam disusun satu sama lain secara sederhana tanpa dipaksa-paksa atau dibuat-buat.
    Tiada tangan yang coba mau mengubah atau mau memperlihatkan kebolehannya sendiri. Itu menunjukkan adanya iman dan kejujuran si penulis dalam menjalankan tugasnya itu. Ia tidak berani mengambil ayat-ayat suci itu melebihi daripada yang apa adanya, lalu meletakkannya yang satu di samping yang lain.

    Jadi kesimpulan yang dapat kita sebutkan dengan meyakinkan sekali ialah bahawa Mushaf Zaid dan Usthman itu bukan hanya hasil ketelitian saja, bahkan — seperti beberapa kejadian menunjukkan — penghimpunnya tidak bermaksud mengabai apa pun dari wahyu itu. Kita juga dapat meyakinkan, berdasarkan bukti-bukti yang kuat, bahawa setiap ayat dari al-Qur’an itu, memang sangat teliti sekali seperti yang dibaca oleh Muhammad.

    Inilah pandangan Sir William Muir seperti yang disebut dalam kata pengantar “The Life of Mohammad” (m.s. xiv-xxix).

  21. @@@@KUTIPAN ISLA:

    KONTRADIKSI/ PERTENTANGAN/ KETIDAKKONSISTEN AN ALQURAN:

    Antara lain:

    1. Siapakah yg pertama kali menjadi Muslim?
    Muhammad (Qs.6:14,163).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs.7:143).
    2. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Beberapa orang Mesir (Qs.26:51).
    3. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs.2:127-133, Qs.3:67).
    4. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam, yaitu manusia ciptaan pertama, yang menerima wahyu dari Allah Muslim (Qs.42:51).

    KOMEN :) :
    DIBAWAH INI AYAT-AYAT DARI AL-QURAN YANG DIKLAIM ISLA BERTENTANGAN SOAL SIAPA YANG MENJADI MUSLIM PERTAMA KALI:)

    (Qs.6:14,163)

    Katakanlah: “Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi, padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan?”. Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama sekali menyerah diri (kepada Allah), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang-orang musyrik.”
    QS. al-An’am (6) : 14

    Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah) “.
    QS. al-An’am (6) : 163

    AYAT PENENTANG MENURUT ISLA :)

    (Qs.7:143)DIKLAIM ISLA JIKA AYAT INI MENYATAKAN NABI MUSA AS ADALAH MUSLIM PERTAMA KALI :)

    MARI KITA BUKTIKAN BENAR APA TIDAK KLAIMNYA ISLA:)

    Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat Engkau”. Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tetapi melihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Tuhannya nampak bagi gunung itu, kejadian itu menjadikan gunung itu hancur luluh dan Musapun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: “Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman”.
    QS. al-A’raf (7) : 143

    (TERNYATA AYAT INI MENCERITAKAN KISAH NABI MUSA AS SAAT DIBUKIT THURSINA, DAN BELIAU MENYATAKAN KEIMANANNYA KEPADA ALLAH SWT)

    NEXT :)

    (Qs.26:51)DIKLAIM ISLA JIKA AYAT INI MENYATAKAN BEBERAPA ORANG MESIR ADALAH MUSLIM PERTAMA KALI :)

    SAYA TAMBAHKAN AYATNYA SUPAYA JELAS DAN MARI KITA BUKTIKAN BENAR APA TIDAK KLAIMNYA ISLA:)

    Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah),
    QS. asy-Syu’ara (26) : 46

    mereka berkata: “Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,
    QS. asy-Syu’ara (26) : 47

    (yaitu) Tuhan Musa dan Harun”.
    QS. asy-Syu’ara (26) : 48

    Firaun berkata: “Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya”.
    QS. asy-Syu’ara (26) : 49

    Mereka berkata: “Tidak ada kemudharatan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami,
    QS. asy-Syu’ara (26) : 50

    sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman”.
    QS. asy-Syu’ara (26) : 51

    (TERNYATA AYAT TERSEBUT MENCERITAKAN TENTANG PARA AHLI SIHIR DIZAMAN FIRAUN YANG KEMBALI BERIMAN KEPADA ALLAH SWT SETELAH MELIHAT MUKJIZAT NABI MUSA AS)

    NEXT:)

    (Qs.2:127-133, Qs.3:67)DIKLAIM ISLA JIKA AYAT INI MENYATAKAN NABI IBRAHIM AS ADALAH MUSLIM PERTAMA KALI :)

    MARI KITA BUKTIKAN BENAR APA TIDAK KLAIMNYA ISLA:)

    Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa):” Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui “.
    QS. al-Baqarah (2) : 127

    Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
    QS. al-Baqarah (2) : 128

    Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur’an) dan hikmah serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
    QS. al-Baqarah (2) : 129

    Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.
    QS. al-Baqarah (2) : 130

    Ketika Tuhannya berfirman kepadanya:” Tunduk patuhlah! Ibrahim menjawab: “Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam”.
    QS. al-Baqarah (2) : 131

    Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yaqub, (Ibrahim berkata): “Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.
    QS. al-Baqarah (2) : 132

    Adakah kamu hadir ketika Yaqub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.”
    QS. al-Baqarah (2) : 133

    (TERNYATA AYAT INI MENCERITAKAN KISAH NABI IBRAHIM AS DAN NABI ISMAIL AS SAAT MENDIRIKAN BAITULLAH DAN AGAMA YANG DIBAWA NABI IBRAHIM ADALAH AGAMA ISLAM (QS. al-Baqarah (2) : 132)

    LALU Qs.3:67 , SAYA TAMBAHKAN BEBERAPA AYAT SUPAYA JELAS

    Katakanlah:” Wahai Ahli Kitab, marilah kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain daripada Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang menyerahkan diri (kepada Allah)”.
    QS. Ali Imran (3) : 64

    Wahai Ahli Kitab, mengapa kamu bantah membantah tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak berpikir?
    QS. Ali Imran (3) : 65

    Beginilah kamu, kamu ini (sewajarnya) bantah membantah tentang hal yang kamu ketahui, maka kenapa kamu bantah membantah tentang hal yang tidak kamu ketahui?; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.
    QS. Ali Imran (3) : 66
    Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi menyerahkan diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia dari golongan orang yang musyrik. ”
    QS. Ali Imran (3) : 67

    (AYAT INI TERNYATA MENCERITAKAN TENTANG PERDEBATAN AHLI KITAB TENTANG AJARAN NABI IBRAHIM AS DAN PERINGATAN ALLAH SWT KEPADA MEREKA)

    KESIMPULAN:
    - DARI SEMUA AYAT YANG DIKUTIP ISLA TIDAK ADA PERTENTANGAN SATUPUN SEPERTI YANG DIKLAIM ISLA

    - TERNYATA AJARAN AGAMA YANG DIBAWA OLEH NABI IBRAHIM AS = AJARAN AGAMA YANG DIBAWA NABI MUHAMMAD SAW YAITU AJARAN AGAMA ISLAM

    - TIDAK ADA SEDIKITPUN BERBICARA AYAT-AYAT DIATAS TENTANG SIAPA YANG MENJADI MUSLIM PERTAMA KALI :)

    - LALU DASAR PEMIKIRAN APA YANG MELANDASI ISLA UNTUK MENGKLAIM SEPERTI ITU? (TANYAKANLAH PADA ISLA SENDIRI)

    NEXT :)

    @@@@KUTIPAN ISLA:

    2. Bisakah Allah Muslim dilihat oleh manusia dan apakah Muhammad melihat Allahnya?
    Ya, Muhammad dapat melihat Allahnya ( Qs.53:1-18, Qs.81:15-29)

    Hal ini bertentangan dengan:

    Qs.6:102-103 dan Qs.42:51 mengatakan bahwa Muhammad tidak dapat melihat Allahnya.

    KOMEN :) :

    MARI KITA BUKTIKAN APAKAH PADA AYAT DIBAWAH INI MENYATAKAN NABI MUHAMMAD SAW MELIHAT ALLAH SWT

    Qs.53:1-18

    Demi bintang ketika terbenam,
    QS. an-Najm (53) : 1

    kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru,
    QS. an-Najm (53) : 2

    Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya.
    QS. an-Najm (53) : 3

    Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),
    QS. an-Najm (53) : 4

    yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat,
    QS. an-Najm (53) : 5

    Yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli,
    QS. an-Najm (53) : 6

    sedang dia berada di ufuk yang tinggi.
    QS. an-Najm (53) : 7

    Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi,
    QS. an-Najm (53) : 8

    maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi).
    QS. an-Najm (53) : 9

    Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan.
    QS. an-Najm (53) : 10

    Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya.
    QS. an-Najm (53) : 11

    Maka apakah kaum (musyrik Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya?
    QS. an-Najm (53) : 12

    Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
    QS. an-Najm (53) : 13

    (yaitu) di Sidratil Muntaha.
    QS. an-Najm (53) : 14

    Di dekatnya ada surga tempat tinggal,
    QS. an-Najm (53) : 15

    (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.
    QS. an-Najm (53) : 16

    Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.
    QS. an-Najm (53) : 17

    Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.
    QS. an-Najm (53) : 18

    MARI KITA BUKTIKAN APAKAH PADA AYAT DIBAWAH INI MENYATAKAN NABI MUHAMMAD SAW MELIHAT ALLAH SWT

    Qs.81:15-29

    Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang,
    QS. at-Takwir (81) : 15

    Yang beredar dan terbenam,
    QS. at-Takwir (81) : 16

    demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya,
    QS. at-Takwir (81) : 17

    dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing,
    QS. at-Takwir (81) : 18

    sesungguhnya Al Qur’an itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),
    QS. at-Takwir (81) : 19

    Yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai Arsy,
    QS. at-Takwir (81) : 20

    Yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya
    QS. at-Takwir (81) : 21

    dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila.
    QS. at-Takwir (81) : 22

    Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang.
    QS. at-Takwir (81) : 23

    Dan dia (Muhammad) bukanlah seorang yang bakhil untuk menerangkan apa yang ghaib.
    QS. at-Takwir (81) : 24

    Dan Al Qur’an itu bukanlah perkataan syaithan yang terkutuk,
    QS. at-Takwir (81) : 25

    maka ke manakah kamu akan pergi?
    QS. at-Takwir (81) : 26

    Al Qur’an itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam,
    QS. at-Takwir (81) : 27

    (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus.
    QS. at-Takwir (81) : 28

    Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah. Tuhan semesta alam.
    QS. at-Takwir (81) : 29

    (TERNYATA PADA 2 SURAT DAN DI AYAT-AYAT DIATAS, NABI MUHAMMAD SAW MELIHAT WUJUD MALAIKAT JIBRIL (SI PEMBAWA WAHYU))

    :) LALU MENGAPA ISLA MENGATAKAN JIKA AYAT TERSEBUT MENYATAKAN NABI MUHAMMAD SAW MELIHAT ALLAH SWT???

    (TANYAKANLAH PADA ISLA, AL-QURAN APA YANG DIPAKAINYA)

    DAN INI SURAT DAN AYAT PENENTANG YANG DIKLAIM ISLA YANG MENYATAKAN ALLAH SWT TIDAK DAPAT DILIHAT DAN SAYA MENGIMANINYA JUGA :) SERTA SAYA TAMBAHKAN BEBERAPA AYAT SUPAYA JELAS

    Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): “Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.
    QS. al-An’am (6) : 100

    Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.
    QS. al-An’am (6) : 101

    (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.
    QS. al-An’am (6) : 102

    Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
    QS. al-An’am (6) : 103

    (AYAT DIATAS MENGENAI PERINGATAN ALLAH SWT BAGI JIN DAN MANUSIA YANG MENGATAKAN ” ALLAH SWT PUNYA ANAK “..DAN AYAT DIATAS MEMBERIKAN BANTAHANNYA SERTA MENYATAKAN JIKA ALLAH SWT TIDAK DAPAT DILIHAT )

    KESIMPULAN :

    - TANYAKAN PADA ISLA, AL-QURAN APA YANG DIPAKAINYA UNTUK MENGELUARKAN STATEMENNYA ?

    - AYAT YANG DIKUTIP ISLA TIDAK MENYATAKAN BAHWA NABI MUHAMMAD SAW MELIHAT ALLAH SWT MELAINKAN MELIHAT JIBRIL

    - ALLAH SWT MEMPERINGATKAN KEPADA MANUSIA DAN JIN YANG SENANG BERBOHONG DENGAN MENGATAKAN “ALLAH SWT MEMPUNYAI ANAK”

    - ALLAH TIDAK DAPAT DILIHAT

    - TERNYATA AYAT-AYAT YANG DIKUTIP ISLA MALAH SALING MEMPERKUAT BUKAN BERTENTANGAN

    NEXT:)

    @@@@KUTIPAN ISLA :

    3. Apakah pemberi peringatan (Rasul) dikirim kepada semua manusia sebelum kedatangan Muhammad?
    Ya, Allah Muslim telah mengirim pemberi peringatan (Rasul) kepada setiap orang ( Qs.10:47, 16:35-36, 35:24).

    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Ibrahim dan Ismael secara spesial telah dikirim oleh Allah Muslim untuk mengunjungi Mekah dan membangun Ka’bah serta memberi peringatan kepada orang2 di sana ( Qs.2:125-129) .
    2. Anehnya, Muhammad ternyata dikirim sebagai pemberi peringatan (Rasul) kepada orang2 yg belum memiliki rasul/pemberi peringatan tersebut sebelumnya ( Qs.28:46, 32:44, 36:2-6).

    Hal ini menimbulkan pertanyaan: “Bagaimana dengan Hud dan Sahih yg nyata2 juga telah dikirim sebagai pemberi peringatan ke Arab? Bagaimana juga dengan Kitab yg telah diberikan kepada Ismael? Dll ( Qs.11:50, 11:61).

    KOMEN :) :

    DI KLAIM PADA NO 3 INI TERASA SANGAT RANCU SEKALI APA YANG DIPERTENTANGKAN ISLA INI, TAPI MARI KITA LIHAT DARI AYAT YANG DIPERTENTANGKANNYA.

    Wahai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat.
    QS. al-Baqarah (2) : 122

    Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan seseorang lain sedikitpun dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya dan tidak akan memberi manfaat sesuatu syafaat kepadanya dan tidak (pula) mereka akan ditolong.
    QS. al-Baqarah (2) : 123

    Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim berkata: ” (Dan saya mohon juga) dari keturunanku”. Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim”.
    QS. al-Baqarah (2) : 124

    Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang itikaaf, yang ruku dan yang sujud”.
    QS. al-Baqarah (2) : 125

    Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman:” Dan kepada orang yang kafir pun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali “.
    QS. al-Baqarah (2) : 126

    Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa):” Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui “.
    QS. al-Baqarah (2) : 127

    Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
    QS. al-Baqarah (2) : 128

    Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur’an) dan hikmah serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
    QS. al-Baqarah (2) : 129

    Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.
    QS. al-Baqarah (2) : 130

    Ketika Tuhannya berfirman kepadanya:” Tunduk patuhlah! Ibrahim menjawab: “Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam”.
    QS. al-Baqarah (2) : 131

    Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yaqub, (Ibrahim berkata): “Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.
    QS. al-Baqarah (2) : 132

    Adakah kamu hadir ketika Yaqub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.”
    QS. al-Baqarah (2) : 133

    Itu adalah umat yang lalu; baginya apa yang telah diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu usahakan, dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan.
    QS. al-Baqarah (2) : 134

    Dan mereka berkata: “Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk”. Katakanlah: “Tidak, melainkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik”.
    QS. al-Baqarah (2) : 135

    Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yaqub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
    QS. al-Baqarah (2) : 136

    (BANI ISRAIL, YAHUDI INILAH UMAT YANG DIMAKSUD LALU APANYA YANG BERTENTANGAN???)

    Dan tidaklah kamu (Muhammad) berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami menyampaikan perintah kepada Musa, dan tiada pula kamu termasuk orang-orang yang menyaksikan.
    QS. al-Qashash (28) : 44

    Tetapi Kami telah mengadakan beberapa generasi, dan berlalulah atas mereka masa yang panjang, dan tiadalah kamu tinggal bersama-sama penduduk Mad-yan dengan membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka, tetapi Kami telah mengutus Rasul-rasul.
    QS. al-Qashash (28) : 45

    Dan tiadalah kamu berada di dekat gunung Thur ketika Kami menyeru (Musa), tetapi (Kami beritahukan itu kepadamu) sebagai rahmat dari Tuhanmu, supaya kamu memberi peringatan kepada kaum (Quraisy) yang sekali-kali belum datang kepada mereka pemberi peringatan sebelum kamu agar mereka ingat.
    QS. al-Qashash (28) : 46

    (JIKA NABI MUHAMMAD SAW DI UTUS PADA KAUM QURAISY (ARAB) LALU APA YANG BERTENTANGAN????)

    LALU :)

    Dan kepada kaum Aad (Kami utus) saudara mereka Hud. Ia berkata: “Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Kamu hanyalah mengada-adakan saja.
    QS. Hud (11) : 50

    Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: “Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya).”
    QS. Hud (11) : 61

    KESIMPULAN :

    - BAHWA BENAR JIKA SEBELUM KEDATANGAN NABI MUHAMMAD SAW, KAUM SEBELUMNYA TELAH DIDATANGI PARA RASUL SEBAGAI PEMBERI PERINGATAN

    - NABI NUH AS,NABI HUD ASNABI IBRAHIM AS,NABI ISMAIL AS,NABI SHALEH AS DIUTUS PADA KAUMNYA MASING-MASING YANG BERASAL DARI BANI ISRAIL (BUKAN ARAB)

    - NABI MUHAMMAD SAW DIUTUS PADA KAUM QURAISY (ARAB)

    - DAN TERBUKTI JIKA AYAT-AYAT YANG DIKLAIM OLEH ISLA BERTENTANGAN, MALAH SALING MENDUKUNG PERNYATAAN DIMANA SEBELUM NABI MUHAMMAD SAW DIUTUS, KAUM-KAUM SEBELUMNYA YANG BERASAL DARI BANI ISRAIL TELAH DIDATANGI PEMBERI PERINGATAN (RASUL)

    SAYA RASA CUKUP SUDAH 3 PAPARAN DIATAS MEMBUKTIKAN BAHWA APA YANG DIKLAIM ISLA SAMA SEKALI KELIRU..:)

    PENDAPAT SAYA MENGENAI KLAIM ISLA INI: ISLA SEPERTINYA BINGUNG DALAM MEMBACA AL-QURAN KARENA TIDAK DIDASARI OLEH ILMU MELAINKAN HANYA HASRATNYA SAJA UNTUK MELAKUKAN TIPU DAYA SEMATA:) SEHINGGA IA BERANI MENGATAKAN AL-QURAN ITU BERTENTANGAN AYAT-AYATNYA :) dan TIPU DAYANYA DIBALAS OLEH ALLAH SWT

  22. @ CHANDRA

    Penjelasan SEKEDARNYA aja ya pak?
    :)

  23. haha~ klo mw membandingkan ayat yg kontradiksi tu jgn stengah2 oom isla…jgn comot 1 atau 2 ayat aj…tiap org yg baca comment anda pasti langsung bikin image yg buruk…

    http://injilkristen.tripod.com/

    RAHASIA KAUM MISSIONARIS (PARA PENDETA & PASTOR) YANG TAKUT DIKETAHUI OLEH UMATNYA SENDIRI

    BERIKUT INI ADALAH SEBAGIAN INFORMASI YANG SELAMA INI DISEMBUNYIKAN OLEH GEREJA AGAR UMAT KRISTEN / KATHOLIK TIDAK MEMPELAJARI ALKITAB MEREKA SENDIRI SECARA MENDALAM, APALAGI SAMPAI DENGAN MEMBANDINGKAN ANTAR SATU KITAB DENGAN KITAB LAIN, SANGAT DILARANG KERAS.

    ————————————————————————————–
    INDEKS AL-KITAB

    Kitab agama ini adalah milik umat Kristiani, dikenal dengan sebutan Alkitab atau Bibel (Inggris : Bible, Jerman : Bijbel), terdiri dari dua bagian kitab, yaitu Kitab Perjanjian Lama (PL) dan Kitab Perjanjian Baru (PB). Di dalam Perjaniian Lama Tuhan pernah berfirman bahwa orang-oran Israel itu sangat durhaka dan hobi merubah-rubah kitab suci (baca: Kitab Mikha 3:1 – 12 dan Ulangan 31:27). Akibatnya, kitab suci ini menjadi bercampur-baur antara kebenaran ilahi dan kesalahan-kesalahan manusiawi yang ditulis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

    Maka Alkitab tidak boleh dibaca dengan doktrin yang harus diterima apa adanya bahwa Alkitab itu pasti baik dan benar, karena Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia. Akal budi inilah yang mendatangkan karunia (Amsal 13:15). Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan (Amsal 10:21). Gunakanlah akal untuk menguji dan menyaring Alkitab antara ayat-ayat firman Tuhan dan ayat-ayat buatan manusia. Sesuai dengan perintah berikut : “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik” (I Tesalonika 5: 2 1).

    AYAT-AYAT ILLAHI :

    Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas
    1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
    2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
    3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
    4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
    5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).

    Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Tuhan
    1. Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10:29).
    2. Tuhan lebih besar dari pada Yesus (Yohanes 14:28).
    3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus 16:19, Roma 8:4).
    4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasul 7:56).
    5. Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24:36).
    6. Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius ll:25, Lukas 10:21).
    7. Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27:46, Markus 15:34).
    8. Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23:44-46, Yohanes 19:30).
    9. Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5:30).

    Yesus adalah utusan Tuhan (Rasul Allah)
    Dalil : Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30,7:29,33,8:16,18,26,9:4,10:36,II:42,13:20,16:5, 17:3,8,23,25.

    Tidak ada dosa waris dan Penebusan dosa
    Para nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa Waris dan Penebusan Dosa. Risalah Allah yang dibawa oleh semua nabi-Nya itu pada hakekatnya sama saja, yaitu Tauhid dan amal shalih. Semua nabi menekankan adanya tanggung jawab individu atas segala perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27, Yeremia 31:29-30, II Tawarikh 25:4).

    Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
    Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

    Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.

    Ayat-ayat yang dimaksud adalah :
    1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.
    2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.
    3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca.
    4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.
    5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.
    6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
    7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.
    8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
    9. Yohanes 16:7-1 5, nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.
    10. Dan lain-lain.

    AYAT-AYAT BUATAN MANUSIA :

    Ayat-ayat Porno (cabul)
    1 Yehezkiel 23: 1-21, ayat-ayat jorok tentang seksual.
    Diceritakan di dalamnya penyimpangan seksual yang sangat berbahaya bagi perkembangan psikologis bila dibaca oleh anak-anak di bawah umur. Ada kalimat-kalimat yang sangat cabul dengan menyebut buah dada, buah zakar, menjamah-jamah, memegang-megang, birahi, dan lainlain.

    2. Yehezkiel 16: 22-38, ayat porno yang bugil-bugil.
    “….Waktu engkau telanjang bugil sambil menendang nendang dengan kakimu …. (ay.22). “…dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan meregangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah” (ay.25.”Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu…..”(ay.26). “engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum puas” (ay.28). “Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (ay. 30). “….engkau yang memberi hadiah 1 umpan kepada semua yang mecintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal” (ay. 33). Aku akan menyingkap auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihatseluruh kemaluanmu: (ay.37).

    3. Ulangan 23: 1-2, Tuhan menyebut “Buah Pelir”.

    4. Hosa 3: 1, nabi Hosea disuruh Tuhan untuk mencintai perempuan yang suka bersundal (pelacur) dan berzinah. Jika benar bahwa Tuhan pernah menyuruh nabi-Nya untuk mencintai pelacur, semua laki-laki akan rebutan menjadi nabi. Dan, semua wanita akan rebutan untuk menjadi pelacur, supaya dicintai oleh nabi Allah.

    5. Kidung agung 4:1-7, puisi rayuan yang memuji kecantikan dengan menyebut buah dada dan susu.

    6. Kejadian 38:8-9, kisah asal-usul onani (masturbasi) oleh leluhur Yesus.

    7. Kidung Agung 7:6-13. Puisi Kenikmatan Cinta yang memuji kecantikan dan cinta yang memakai kata-kata seksual, yakni keindahan buah dada dan keinginan untuk memegang-megang buah dada. “Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dada gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan gugusannya.Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur.

    Pelecehan Alkitab (Bibel) kepada Tuhan
    1. Tuhan menyesal dan pilu hati? (Kejadian 6:5-6, Keluaran 32:14).
    2. Tuhan mengah-mengah, megap-megap, dan mengerang seperti perempuan yang melahirkan? (Yesaya 42:13).
    3. Roh Tuhan melayang-layang (terapung-apung) di atas permukaan air? (Kejadian 1:1-2).
    4. Tuhan jorok, menyuruh makan tahi? (Yehezkiel 4:12-1 5).
    5. Tuhan kelihatan alas kaki-Nya? (Keluaran 24:10).
    6. Tuhan merasa jenuh/jemu/bosan? (Yeremia 15:6).
    7. Tuhan petak umpet dengan Adam? ( Kejadian 3:8-10).
    8. Tuhan besanan dengan manusia? (Kejadian 6:2).
    9. Tuhan kalah dalam duel melawan Yakub? (Kejadian 32:28).
    10. Tuhan bersiul memanggil manusia? (Zakharia 10: 8).
    11. Tuhan bersuit? (Yesaya 7: 18, Yesaya 5: 26).
    12. Tuhan menengking? (Yeremia 25: 30)
    13. Tuhan lelah kepayahan dan kecapaian? (Keluaran 31: 17).
    14. Tuhan menyuruh mencintai pelacur? (Hosea 3:1).
    15. Tuhan kelihatan punggungnya-Nya? (Keluaran 3 3: 23).

    Pelecahan Alkitab (Bibel) kepada Para Nabi Allah
    1 . Nabi Nuh mabuk-mabukan sampai teler dan telanjang bugil (Kejadian 9: 18-27).

    2. Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (Kejadian 19:30-38). Heboh … !!! Skandal seks ayah dan anak kandung oleh nabi??

    3. Nabi Daud melakukan skandal seks dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri. Setelah Batsyeba mengandung suaminya dibunuh oleh Daud, kemudian Batsyeba dinikahi Daud diboyong ke istana (II Samuel l l: 2-27).

    4. Ketika sudah tua, Nabi Daud tidur dengan perawan yang masih muda (I Raja-raja 1: 1-3).

    5. Nabi Yakub bekerja sama dengan ibu kandungnya untuk membohongi dan menipu ayah kandungnya, supaya Israel diberkati (Kejadian 27: 1-46).

    6. Yehuda (putra Nabi Yakub) menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38: 13-19). Skandal seksa ayah dan menantu dalam kitab suci!?

    7. Absalom (putra Nabi Daud) memperkosa gundik ayahnya sendiri (11 Samuel 16: 21-23). Perselingkuhan anak dengan ibu (gundik ayah) dalam Kitab Suci?!

    8. Amnon (putra Daud) memperkosa saudara perempuannya (II Samuel 13: 7-14). Incest antara anak nabi dengan saudaranya sendiri ?!?

    9. Ruben (putra tertua Nabi Yakub) melakukan hubungan seks dengan Bilha, gundik ayahnya (Kejadian 35:22). Gundik ayah diperkosa anaknya sendiri ?!?

    10. Nabi Sulaiman (Salomo) tidak taat kepada Tuhan karena lebih mencintai 700 istri dan menyimpan 300 gundik (I Raja-raja 11:3) Mustahil ada nabi yang rakus wanita..

    11. Nabi Harun membuat dan menyembah patung emas (Keluaran 32:2-4).

    12. Nabi Isa (Yesus) orang bodoh, idiot, dan emosional. Pada waktu bukan musim buah ara, Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berbuah (Markus ll: 12-14; bandingkan: Yohanes 2:4 dan Yohanes 7:8-10).

    Catatan : Nama-nama pezinah tersebut ada dalam silsilah yesus (Matius 1:1-17 dan Lukas 3:23-38).

    Ayat-ayat yang tidak masuk akal (irasional)
    1. Anak lebih tua 2 tahun daripada ayahnya pada waktu II Tawarikh 21:5,20, Yoram berusia 32 tahun jadi raja dan memerintah Yerusalem selama 8 tahun lalu meninggal (pada usia 40 tahun). II Tawarikh 22: 1-2, Setelah Yoram meninggal, dia digantikan Ahazia, anaknya pada usia 42 tahun. Jadi, Ahazia lebih tua 2 tahun daripada ayahnya.

    2. Usia 11 tahun sudah tidak punya anak
    Ahas berumur 20 tahun ketika naik dan memerintah kerajaan selama 16 tahun (II Raja-raja 16:2). Sepeninggal Ahas, tahta kerajaan diganti oleh Hizkia, anaknya (II Rajaraja 16: 20). Hizkia berusia 25 tahun waktu naik tahta menjadi raja (II Raja-raja 18: 2).
    Jadi, dalam usia 11 tahun Ahaz sudah punya anak ??!!

    3. Tuhan salah hitung
    Kejadian 46: 8-1 5, disebutkan daftar nama-nama bani Israel yang datang ke Mesir berjumlah 34 nama. Padahal pada ayat 1 5 disebutkan “Jadi seluruhnya, laki-laki dan perempuan, berjumlah 33 jiwa”. Pakai Tuhan tidak pandai berhitung ??

    Ayat-ayat yang mustahil dipraktekkan

    1. Hukum Sabat
    Hari Sabat (Sabtu) adalah hari Tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukum mati (Keluaran 20:8-11,31:15,35:2-3).
    Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modem. Siapa yang sanggup mengamalkan ? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat ?

    2. Bunuh orang kafir dan musyrik!! (Ulangan 13: 6-9)
    Ayat ini memeiintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong Hu Chu, dan lain-lain.

    3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan (Imamat 19: 19).
    Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.

    4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5:29).
    Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.

    5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa (Matiusl8:8-9)
    Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahi dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.

    6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5: 39-44)
    Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak dilawan ? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan.
    Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan subur berkembang.

    7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6: 27-29). Ajaran ini sangat menguntungkan penjajah.

    8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan dilarang membawa kasur dalam pedalanan (Matius 10:9-10). Kenyataannya, umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.

    Ayat-ayat takhayul (mistis)
    Simson (Inggris: Samson) adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna selama rambutnya tidak dicukur. (Hakim-hakim 16:1-22).

    Diceritakan dalam kitab Hakim-hakim 16:1-22 bahwa Samson adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna. Dia bisa mencabut kedua daun pintu gerbang kota beserta kedua tiang dan semua palangnya, Ialu semuanya diletakkan di atas kedua bahunya dan dipindahkan ke puncak gunung (ay. 3). Tapi sayangnya dia jatuh cinta kepada seorang pelacur (wanita sundal) yang bernama Delila. Mala Delila disewa oleh raja Filistin dengan bayaran 1100 uang perak untuk mencari rahasia Samson (ay. 5).

    Di atas pangkuan pelacur Delila, akhimya Samson tergoda rayuan dan bujukan sehingga membuka rahasia kesaktiannya. Bahwa selama rambut kepalanya tidak dicukur, maka seluruh kekuatannya akan musnah dan dia menjadi orang lemah (ay. 17). Maka setelah nabi Samson tertidur di atas pangkuan pelacur Delila, rambutnya dicukur. Lalu musnahlah seluruh kesaktiaan dan kekuatan Samson. (ay.19). Kemudian kedua mata Samson dicungkil sehingga jadilah Samson buta mata akibat rahasia kesaktiannya dicukur (ay. 21).

    Cerita ini adalah cerita takhayul (mistik) yang biasanya berkembang di masyarakat primitif.

    Ayat-ayat Diskrimatif
    Perbuatan riba (rente) dilarang dilakukan kepada Israel, tapi boleh dilakukan kepada non Israel (Ulangan 23: 19-20).
    Ayat ini jelas buatan orang Yahudi, sebab tidak mungkin Tuhan berlaku diskiiminatif dengan melarang mengambil bunga uang kepada bangsa Yahudi, sementara mengambil bunga kepada orang selain Yahudi diperbolehkan. Dan sangat bertentangan dengan kitab Keluaran 22: 25: “Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang umat-Ku, orang miskin diantaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga kepadanya”.

    Ayat-ayat Ramalan Bibel yang meleset tak terpenuhi

    1. Ramalan Paulus tentang kedatangan Yesus (I Tesalonika 4: 16-17).
    Dalam ayat ini Paulus meramalkan bahwa setelah kebangkitan Yesus dari kubur, dia dan seluruh pengikutnya yang masih hidup itu akan diangkat bersama-sama dengan Yesus dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Ramalan ini tidak terpenuhi bukan Yesus yang menjemput Paulus, tapi pedang kaisar Nero yang memenggal leher Paulus di Roma tahun 64 M.
    Ramalan Paulus ini tidak akan terjadi, meski dia diberi waktu 2000 tahun lagi untuk menunggu kegenapan nubuatnya.

    2. Ramalan kedatangan Yesus (Matius 10:23, 16:28, Markus 9:1 dan Lukas 9:27).
    Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kotakota Israel. Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang Ialu.

    3. Hak keturunan Abraham (Kejadian 21: 12).
    Dalam ayat ini Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham adalah berasal dari Ishak. Nubuat ini meleset jauh besar, Sebab dalam I Tawarikh 1:28-30 Ismail juga disebut sebagai anak keturunan Abraham.

    4. Ramalan Tuhan Meleset (Yeremia 34:4-5)
    Dalam ayat Tuhan berfirman bahwa Zedekia, raja Yehuda tidak akan mati oleh pedang, melainkan akan mati dengan damai. Nubuat ini meleset jauh, dalam kitab Yeremia 52: 10-11 diceritakan bahwa pada dalam akhir hayatnya Zedekia tewas ditangan raja Babel. Sebelum meninggal, mata Zedekia dibutakan, lalu dibelenggu dengan rantai tembaga. Kemudian ditaruh dalam rumah hukuman sampai meninggal.

    5. Nubuat Tuhan tidak terjadi (Yeremia 36: 30).
    Dalam kitab Yeremia 36:30 Tuhan berfirman bahwa keturunan Yoyakim tidak ada yang naik tahta kerajaan Daud. Nubuat ini tenyata meleset. Diceritakan dalam kitab II Rajaraja 24: 6 bahwa sepeninggal Yoyakim, yang naik tahta menggantikannya adalah Yoyakin, anaknya.

    AYAT-AYAT KONTRADIKSI :

    Kontradiksi Perjanjian Lama
    1. Siapakah anak Daud yang kedua ?
    a. Kileab (II Samuel 3: 2-3).
    b. Daniel (I Tawarikh 3: 1)

    2. Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik atau tidak ?
    a. Ya! Daud mengambil beberapa gundik dan istrei (11 Samuel 5: 13-16).
    b. Tidak! Daud hanya mengambil beberapa isteri saja (I Tawarikh 14: 3-7).

    3. Berapa anak-anak Daud dari gundik di Yerusalem ?
    a. 11 orang (Samuel 5: 13-16).
    b. 13 orang (I Tawarikh 14 3-7).

    4. Di Kota mana Daud mengambil tembaga ?
    a. Betah dan Berotai (II Samuel 8: 8).
    b. Tibhat dan dari Kun (I Tawarikh 18: 8)

    5. Siapa anak Tou yang diutus untuk mengucapkan selamatkepada Daud ?
    a. Yoram (II Samuel 8: 10).
    b. Hadoram (1 Tawarikh 18: 9- 1 0)

    6. Dari orang bangsa saja Daud mengambil perak dan emas untuk Tuhan ?
    a. Aram (II Samuel 8: 11-12).
    b. Edom (I Tawarikh 18: 14-16).

    7. Siapakah panitera (sekretaris) Daud ?
    a. Seraya (II Samuel 8: 15-17).
    b. Sausa (I Tawarikh 18: 14-16).

    8. Berapakah tentara berkuda tawanan Daud ?
    a. 1.700 orang (II Samuel 8: 4).
    b. 7.000 orang (I Tawarikh 18: 4).

    9. Berapa ekor kuda kereta yang dibunuh Daud ?
    a. 700 ekor (II Samuel 10: 18).
    b. 7.000 ekor (I Tawarikh 19:18).

    10. Yang dibunuh Daud, pasukan berkuda atau pasukan jalan kaki ?
    a. 40.000 pasukan berkuda (II Samuel 10:8).
    b. 40.000 pasukan berjalan kaki (I Tawarikh 19: 18).

    11. Siapakah panglima musuh yang tewas di tangan Daud?
    a. Sobakh (II Samuel 10: 18).
    b. Sofakh (I Tawarikh 19: 18).

    12. Daud memerangi Israel atas hasutan Tuhan atau atas bujukan iblis ?
    a. Tuhan murka Ialu menghasut Daud (II Samuel 24: 1).
    b. Setan bangkit Ialu membujuk Daud (I Tawarikh 21:1)

    13. Siapakah kepala Triwira pengiring Yahudi ?
    a. Isyabaal, orang Hakhmoni (II Samuel 23: 8).
    b. Yasobam bin Hakhmoni (I Tawarikh 11:11).

    14. Kepala Triwira Daud membunuh berapa orang ?
    a. 800 orang (II Samuel 23:8).
    b. 300 orang (I Tawarikh 11:11).

    15. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Israel ?
    a. 800 orang (II Samuel 24: 9).
    b. 1.100.000 orang (I Tawarikh 21:5).

    16. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Yehuda ?
    a. 500.000 orang (11 Samuel 24:9).
    b. 470.000 orang (I Tawarikh 21:5).

    17. Berapakah kandang kuda milik Salomo (Sulaiman ?
    a. 40.000 kandang (I Raja-raja 4:26).
    b. 4.000 kandang (II Tawarikh 2:2).

    18. Berapa mandor pengawas kerajaan Salomo (Sulaiman)?
    a. 3.300 mandor (1 Raja-raja 5:16).
    b. 3.600 mandor (II Tawarikh 2:2).

    19. Berapa bat air di Bait Suci buatan Salomo ?
    a. 2.000 bat air (I Raja-raja 7:26).
    b. 3.000 bat air (II Tawarikh 4:5).

    20. Berapakah jumlah keturunan Yakub seluruhnya ?
    a. 66 jiwa (Kejadian 46:26).
    b. jiwa (Keluaran 1:5).

    21. Yang diharamkan, kelinci ataukah kelinci hutan ?
    a. Kelinci (Imamat ll: 6).
    b. Kelinci hutan (Ulangan 14: 6).

    22. Yang haramkan, babi ataukah babi hutan ?
    a. Babi hutan (Ulangan 14: 8, Imamat ll: 7).
    b. Babi (Yesaya 66: 17).

    23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem ?
    a. 3 bulan (11 Raja-raja 24: 8).
    b. 3 bulan 10 hari (11 Tawarikh 36: 9).

    24. Berapa lama Yesua dan Yoab yang pulang kembali ke Yerusalem dan Yehuda dari pembuangan Nebukadnezar ?
    a. 2.812 orang (Ezra 2:6).
    b. 2.818 orang (Nehemia 7:11).

    25. Berapa anak-anak Benyamin ?
    a. 10 orang (Kejadian 46:21).
    b. 5 orang (Bilangan 26:38-39).
    c. 3 orang (I Tawarikh 7:6).
    d. 5 orang (1 Tawarikh 8:1-5).
    Komentar Silsilah anak Benyamin itu, semuanya tidak sama baik nama maupun jumlahnya.

    26. Berapa cucu Benyamin (anak-anak Bela) ?
    a. 5 orang (I Tawarikh 7:7).
    b. 9 orang (I Tawarikh 8:3-5).
    c. 2 orang (Bilangan 26:40).
    Buka dan bacalah ayat yang dimaksud. Terlihat jelas bahwa semua nama dan jumlah cucu Benyamin tidak ada yang sama.

    27. Tuhan salah dalam batasan usia ?
    a. Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja “Berfirman Tuhan: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja” (Kejadian 6:3). “Maka berkatalah TUHAN,’Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun” (Kejadian 6:3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
    b. Batasan usia dari Tuhan itu salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam hidup selama 930 tahun (Kej. 5:3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej. 5:6-8), Enos hidup selama 905 tahun (Kej.9-11), Keenam hidup selama 9 1 0 tahun (Kej. 5:12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5:15-17), Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5:18-20), Henokh hidup selama 365 tahun (Kej. 5:21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5:25-27), Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5:28-32), Nuh hidup selama 950 tahun (Kej. 9:29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad hidup selama 438 tahun (Kej. 11:12-13), Selah hidup selama 433 tahun (Kej. ll: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. ll:16-17). Peleg hidup selama 239 tahun (Kej. ll:18-19), Rehu hidup selama 239 tahun (Kej.11: 22-21), Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. ll: 24-25), Yakub hidup selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej. 6:15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6:19), Harun hidup selama 123 tahun (BH 33:39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).

    28. Tuhan menyesal atau tidak ?
    a. Tuhan tidak punya sifat menyesal (I Samuel 15:29, Bilangan 23:19).
    b. Tuhan menyesal dan pilu hati karena telah menciptakan manusia yang akhimya cenderung berbuatjahat di muka bumi (Kejadian 6:5-6). Tuhan menyesal karena telah Saul sabagai raja di Israel (I Samuel IS: 10-11, 35). Tuhan menyesal setelah mengacungkan tangan ke Yerusalem (II Samuel 24:16).Tuhan menyesal karena telah merancang malapetaka (Yeremia, 26:3, Yeremia 42:10, Keluaran 32: 14).

    29. Tuhan bisa dilihat atau tidak ?
    a. Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar (Yohanes 5: 37,I Timotius 1:17, I Timotius 6:16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4:12).
    b. Tuhan bisa dihhat dengan mata kepala (Keluaran 33:11), Kejadian 18:1, Yohanes 5:37), Keluaran 33:20; I Timotius 6:16, I Timotius 1: 17,I Yohanes 4:12, Kejadian 26:24).
    c. Tuhan kelihatan kaki-Nya (Keluaran 24:9-10).
    d. Tuhan kelihatan sedang duduk (Yesaya 6:1).
    e. Tuhan bias dilihat dari jauh(Yeremia 31:3).

    Sebenarnya masih ada ratusan lagi daftar kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Tapi karena keterbatasan ruang muat, maka dalam indeks ini dicukupkan sampai disini daftar ayat kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Untuk selengkapnya baca buku “Fakta Dan Data Kepalsuan Alkitab (Bibel)” yang akan segera terbit.

    Kontradiksi Perjanjian Baru :

    Silsilah Yesus dalam Alkitab bisa dilihat di dua kitab Injil yaitu Injil Matius 1:1-17 dan Injil Lukas 3: 23-38. sementara injil Markus dan Injil Yohanes diam seribu bahasa tak tahu menahu tentang silsilah Yesus.

    1. Siapakah leluhur Yesus dari Adam sampai dengan Abraham?
    a. Lukas menuliskan 21 nama dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham.
    b. Matius tidak menuliskan satu nama pun dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham. Apakah Tuhan tidak memberikan inspirasi Yesus kepada Matius ? Apakah Tuhan pilih kasih terhadap Lukas ? Padahal Lukas termasuk dalam daftar murid Yesus di Injil Matius 10:2-4.

    2. Berapa nama silsilah dari Abraham sampai dengan Daud ?
    a. Lukas mencatat 15 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
    b. Matius hanya mencatat 14 nama dari Daud sampai dengan Yesus.

    3. Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud, siapakah anak Hezron?
    a. Anak Hezron adalah Arni (Lukas 3: 33).
    b. Anak Hezron adalah Ram (Matius 1: 3).

    4. Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?
    a. Lukas mencatat 43 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
    b. Matius hanya mencatat 28 nama dari Daud sampai dengan Yesus.

    5. Siapakah kakek Yesus ?
    a. Yakub (Matius 1:6).
    b. Eli (Lukas 3:31).

    6. Siapakah anak daud yang menurunkan Yesus ?
    a. Salomo (Matius 1: 6).
    b. Natan (Lukas 3:31).

    7. Yesus memasuki Yerusalem naik apa ?
    a. Seekor keledai (Markus ll:7; Lukas 19:35).
    b. Seekor keledai betina dan seekor keledai (Matius 21:7).

    8. Ketika Yesus bertemu Yalrus, apakah anak perempuan Yairus sudah mati?
    a. Ya! Sudah mati! (Matius 9:18).
    b. Belum mati! Masih sakit dan hampir! (Markus 5: 23).

    9. Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam pedalanan ?
    a. Ya, boleh ! (Markus 6: 7-9).
    b. Tidak, tidak boleh!! (Matius 10: 9- 1 0, Lukas 9: 1-3).

    10. Kesaksian Yesus tentang dirinya, benar atau salah ?
    a. Tidak benar (Yohanes 5: 31).
    b. Benar (Yohanes 8:14).

    11. Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di Yerikho?
    a. Dua orang buta (Matius 20:29-30).
    b. Hanya satu orang buta saja (Markus 10:46).

    12. Dimana Yesus menemui orang kerasukan setan ?
    a. Di Gedara (Matius 8:28).
    b. Di Gerasa (Markus 5:1-2).

    13. Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditemui Yesus ?
    a. Ada 2 orang (Matius 8:28).
    b. Hanya 1 orang saja (Markus 5: 1-2).

    14. Apa yang diucapkan Yudas di hadapan Yesus ?
    a. Salam Rabi (Matius 26: 49).
    b. Rabi (Markus 14: 45),
    c. Yudas tidak mengucapkan apa-apa/diam (Lukas 22:47).

    15. Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana respon para muridnya ?
    a. Mereka menyembah Yesus (Matius 14:33).
    b. Mereka tercengang dan bingung (Markus 6:51-52).

    16. Jam berapa Yesus disalibkan ?
    a. Jam sembilan (Markus 15:25).
    b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19:14).

    17. Yesus membawa damai dan keselematan atau onar ?
    a. Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).
    b. Yesus membawa onar, pedang dan kekacauan keluarga (Matius 10: 34-36).

    18. Apa hukumnya bersunat ?
    a. Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14, 17:14, Kejadian 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat, (Matius 5: 17-20, Lirkas 2:21). Yesusjuga disunat (lukas 2: 21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul IS: 1-2).
    b. Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6, I Korintus 7:18-19).
    19. Bolehkah makan babi ?
    a. Babi haram dimakan (Ulangan 14:8, Imamat 11:7, Yesaya 66:17).
    b. Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 6: 12, I Korintus 10:25, Kolose 2:16, I Timotius 4-5, Roma 14:17).

    20. Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga ?
    a. Tidak ada! Hanya Yesus saja yang pemah naik ke sorga (Yohanes 3: 13).
    b. Henokh dan Elia telah naik ke sorga (Kejadian 5: 24, II Raja-raja 2. 1 1).

    AYAT-AYAT TUHAN YANG RAGU-RAGU :

    Tuhan ragu-ragu dalam ispirasi wahyu-Nya, sehingga memakai kata dugaan “kira-kira”.

    Kira-kira jam 3 malam (Matius 14:25, Markus 6:48), kira-kira jam 3 (Matius 27:46), Kira-kira jam 3 petang (Kisah Para Rasul 10: 3) . Kira-kira jam 4 (Yohanes 1:39), Kira-kira jam 5 petang (Matius 20:6), Kira-kira jam 5 (Matius 20:9), Kirakira jam 9 (Kisah Para Rasul 23:23),

    Kira-kira jam 9 pagi (Matius 20:3), Kira-kira jam 12 (Lukas 23:44, Yohanes 19:14), (irakira pukul 12 (Matius 20:5, Yohanes 4: 6, Kisah Para Rasul 10:9), Kira-kira 2 jam (Kisah Para Rasul 19:34), Kira-kira 3 jam (Kisah Para Rasul 5:7).

    Kira-kira 12 orang (Kisah Para Rasul 19:7), Kira kira 20 orang (I Samuel 14:14), 1 Samuel 25:13, I Raja-raja 22:6, Kisah Para Rasul 5:36), kira-kira 600 orang (1 Samuel 14: 2,1 Samuel 23:13).

    Kira-kira 1000 orang (Yudas 9:49), kira-kira dua atau tiga ribu orang (Yosua 7:3), kira-kira 3000 orang (Yosua 7: 4, Yudas 16:27), kira-kira 3000 jiwa (Kisah Para Rasul 2: 41), kira-kira 4000 orang (1 Samuel 4:2, Markus 8:9), kira-kira 5000 orang (Yosua 8:12), kira-kira 5000 laki-laki (Matius 14:21, Lukas 9:14, Yohanes 6:10, Kisah Para Rasul 4: 4).

    Kira-kira 10.000 orang (Yudas 3:29), kira-kira lima belas ribu orang (Yudas 8:10), kira-kira 40.000 orang (Yosua 4:13).

    Kira-kira 8 hari (Lukas 9: 28), kira-kira 10 hari (1 Samuel 25: 38), Kira-kira 3 bulan (Kejadian 38: 24. Lukas 1: 56), kirakira 12 tahun (Lukas 8: 42), kira-kira 30 tahun (Lukas 3: 23), kira-kira 100 tahun (Roma 4: 19), kira-kira 450 tahun (Kisah Para Rasul 13: 20).

    Kira-kira 50 kati (Yohanes 19: 39), kira-kira 200 hasta (Yohanes 21: 8), kira-kira 2000 ekor babi (Markus 5: 13), kirakira 2 mil (Yohanes 11: 18).

    KESAKSIAN PARA TEOLOG KRISTEN :

    1. Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland :
    “Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta,1967, hal 298).

    2. Dr. Mr D.C Mulder:
    “Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita suci menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur ……. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).

    3. Dr. Welter Lempp;
    “Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal 58). “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal, 65).

    4. Dr. R. Soedarmo:
    “Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci denganbentuk sekarang masih dapat diperbaiki” (Ikhtisar Dogamtika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47). “Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).

    SOLUSI AKHIR

    Karena Alkitab (Bibel) sudah terbukti kepalsuannya, maka seharusnya kita berpaling dari Alkitab (Bibel). Carilah kitab suci yang sudah teruji keasliannya sepanjang zaman. Ciri-ciri kitab suci tersebut adalah:

    1. Keotentikannya dijamin langsung oleh Tuhan.
    2. Masih ada bahasa ashnya sesuai dengan sewaktu kitab suci tersebut diturunkan kepada nabi yang menerimanya.
    3. Mudah dihafal karena Tuhan memberikan kemudahan bagi umat-Nya untuk menghafalkan wahyunya.
    4. Umat yang meyakininya banyak yang hafal kitab suci tersebut diluar kepala.
    5. Tidak mengandung pornografi.
    6. Tidak ada kontradiksi antar ayat.
    7. Relevan sepanjang zaman.
    =============================================

  24. @ onad & sdr2 muslim yg selalu mempertanyakan ayat2 Alkitab.
    Anda memberikan daftar di mana anda sulit menerima Alkitab sebagai Firman Allah. Dalam buku Jawaban Bagi Keraguan Anda, karya R.A.Torrey, Penerbit Kalam Hidup, kita dapat penjelasan yang saya dapat intisarikan:

    1. Kesukaran2 dalam Alkitab sudah sewajarnya ada. Alkitab berisi pernyataan Allah yang Mahasempurna kepada manusia yang tidak sempurna dan terbatas pengertiannya. Apabila ada suatu buku yang berisi semudah dan sesederhana daftar perkalian, yang diakui sebagai Firman Allah, apakah anda akan percaya? Tentu tidak, karena buku itu terlampau sederhana untuk menjadi pernyataan sempurna dari Allah yang tak terbatas.
    2. Kesukaran atau sanggahan dalam doktrin Alkitab tidak serta merta merupakan bukti bahwa Alkitab tidak benar. Seseorang dianggap berpikiran picik kalau ia menolak kebenaran yang sudah teruji baik hanya karena ada beberapa fakta yang dianggapnya tidak sesuai dengan kebenaran itu.
    3. Kesukaran akan jauh lebih besar apabila Alkitab bukan Firman Allah. Bagaimana kita menerangkan fakta nubuat2 yang digenapi dalam Alkitab? Bagaimana kita menerangkan kesatuan tema Yesus Kristus dalam 66 kitab yang ditulis lebih dari 40 orang penulis dalam suatu rentang waktu yang sangat jauh dalam tempat dan keadaan yang berbeda2, jika Allah bukan Pengarang Alkitab yang sesungguhnya? Anda tdk dapat menyangkal bhw isi Alkitab berkuasa untuk menyelamatkan orang dari dosa, memberikan damai, harapan dan sukacita, dan mengangkat manusia kepada Allah. Sekalipun semua buku lain disatukan, tetapi tetap kumpulan buku itu tidak dapat melakukan apa yang dapat dilakukan Alkitab. Kesukaran yang diperhadapkan pada orang2 yg menyangkal bhw Alkitab berasal dari Allah dan mempunyai kuasa Allah, jauh lebih banyak dan lebih besar daripada kesukaran2 yg diperhadapkan pada orang2 yg percaya bhw Alkitab berasal dari Allah dan mengandung kuasa Allah.
    4. Fakta bahwa anda tidak dapat menyelesaikan suatu kesukaran tidak membuktikan bahwa kesukaran itu tidak dapat diatasi. Demikian pula keberatan bukannya tidak dapat diterangkan. Kadang kita mengira kesukaran itu merupakan hal yang sama sekali baru, padahal sudah ditemukan dan dipecahkan jauh sebelum kita dilahirkan. Kesukaran yg nampaknya sama sekali tdk dapat dipecahkan ternyata dapat dipecahkan orang lain.
    5. Sesuatu yang tampaknya merupakan kelemahan akan sangat tidak berarti dibandingkan banyaknya kelebihannya. Jika seseorang menghabiskan begitu banyak waktu membicarakan panjang lebar hal2 yang tidak penting dan dianggap kelemahan di dalam Alkitab, maka hal ini menunjukkan betapa bobroknya hati dan pikiran manusia itu. Mereka mengabaikan sama sekali hal2 yang indah, mulia, agung dan ajaib yang tak ada bandingannya di dalam setiap halaman Alkitab.
    Apa pendapat kita melihat seseorang yang mempelajari sebuah lukisan, tetapi memusatkan seluruh perhatiannya pada sesuatu yang nampaknya seperti tahi lalat di sudut lukisan tersebut?
    6. Kesukaran2 jauh lebih berarti bagi orang2 yang membaca Alkitab secara dangkal daripada bagi orang2 yang menyelidiki Alkitab secara mendalam. Orang2 yang membaca Alkitab secara dangkal ialah orang2 yang mengabaikan sama sekali isi dan arti yang sebenarnya dari Alkitab. Bagi mereka kesukaran2 Alkitab nampaknya penting sekali.
    7. Kesukaran2 itu akan segera lenyap apabila kita menyelidiki Alkitab dengan teliti dan hati nurani yang tulus dan dengan disertai doa. Berapa banyak hal yang ada di dalam Alkitab yang dahulu pernah membuat kita heran dan bingung, kemudian dapat diterangkan dengan baik sehingga tidak menimbulkan kesukaran lagi.

  25. satu hal yg perlu diragukan pd muhammad sbg nabi.. muhammad sama sekali tidak diberi kuasa utk melakukan mukjizat yg mengherankan.. untuk diturunkan kepada pengikutnya.. atau semacam pernyataan2 yg yg bisa menjadi mukjizat. . dalam islam, tidak ada tanda2 mengherankan yg diajarkan muhammad.

    berita2 sekarang yg heboh paling berita orang kafir jadi muslim, seseorang jadi mualaf.TIDAK pernah LEBIH dr itu (itupun bukan krn mukjizat dgn kuasa, hnya krn seorang muslim berhasil memberi penalaran logis soal isi kitab kpd seorang non muslim).

    bandingkan dg pengikut Yesus yg kalian anggap bukan Tuhan, dan kejadian2 yg tertulis dalam Alkitab yg kalian anggap dipalsukan : pengikut Yesus bs melakukan mukjizat PERSIS spt dlm alkitab (yg kalian anggap sdh dipalsukan), spt menyembuhkan yg sakit, mendoakan yg lumpuh hingga bs berjalan,yg buta bisa melihat, bahkan banyak orang mati bangkit dan ini kejadian nyata…(persis dalam alkitab) bahkan sy sendiri pernah mendoakan yg sakit dan saat itu sembuh total (anda bantah bhw ini kebetulan menurut anda, atau ini adlh sihir?).maaf, ini terjadi berkali2 dalam hidup sy dlm nama Yesus yg Telah BANGKIT dr kematian(hayo, bilang boong lg… xixixi).. itu br sy.. belum lg pengikut Yesus yg lain. atau (coba renungkan) jgn2 al quran itu bukan pewahyuan Allah? atau hny bikinan muhamad krn saat itu tidak mau percaya pd penebusan Yesus? kalo benar dr Allah, kenapa tidak ada KUASANYA? kenapa tidak ada Satupun JAMINAN bg pengikutnya bhw akan selamat di akhirat?

    kalau Yesus itu bukan Tuhan dan Alkitab yg sekarang itu palsu, lalu kenapa KUASA yg seperti dalam alkitab itu bisa benar2 terjadi sampai sekarang? inilah salah satu cara membuktikan siapa yg harus diikuti.. bukan hny pembuktian2 ayat (krn seorang kristen pun bisa kalah debat soal ayat dg muslim)… sbb tidak akan ada gunanya bs berargumen soal ayat kitab kalo dirinya sendiri TIDAK SELAMAT DAN TIDAK MENDAPAT JAMINAN KESELAMATAN.

    adakah KUASA Kesembuhan,pemulihan dan KEBANGKITAN orang mati dalam sejarah kehidupan seorang Muslim? kenapa justru banyak terjadi di dalam kehidupan orang2 Kristen? hayo… :) jgn hnya jago membandingkan ayat. tunjukkan apakah ada KUASA di balik ayat yg saudara2 muslim gunakan.

    Anda tetap tidak percaya pun tidak masalah…. tp pertanyaannya: Bgm kalau Yesus (spt dlm Alkitab) itu benar2 Tuhan dan Juruselamat? Bgm kalau Kisah PENEBUSAN itu memang benar? sebab sampai hari ini KUASA darah Yesus tidak tertandingi di seluruh dunia, sungguh terbukti KUASA itu…. dan kalau anda dan keluarga anda tidak percaya jg, berarti anda melewatkan kesempatan utk diselamatkan…

Leave a Response

You must be logged in to post a comment.