Mimpi Tentang Isa Almasih

Mimpi dan Visi Tentang Isa Almasih

Mimpi dan Visi Tentang Isa Almasih

Mimpi dan visi sering memberi tuntunan kepada manusia melalui apa yang tercatat dalam sejarah. Allah sering menggunakan mimpi sebagai sarana untuk menyampaikan kehendakNya kepada manusia. Mimpi-mimpi yang khusus ini dicatat dalam Buku Taurat Kitab Kejadian, ditulis oleh Nabi Musa (Moses, pbuh);

  • Yakub (Jacob, pbuh) (28:12 & 31:10)
  • Laban (31:24)
  • Yusuf (Joseph, pbuh) (37:9-11)
  • Abimelech (20:3-7)
  • Perahu Mesir (41:1-8). (Perahu juga disebutkan di Al Qur’an Surah 10, ayat 90-92)

Dan dalam buku-buku lain yang dikenal sebagai Perjanjian Lama yang sering juga disebut sebagai Taurat:

  • Gideon (Kitab Hakim-Hakim, 7),
  • Raja Salomo (Solomon) (Kitab 1 Raja-Raja, 3:5)
  • Orang-orang Midian (Kitab Hakim-Hakim, 7:13)
  • Raja Nebukadnezar (Kitab Daniel, 2:1; 4:10, 18)

Dan dalam Injil (Perjanjian Baru), kita menemukan:

  • Jusuf, suami Maria (Maryam), ibu Yesus
    “…malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus”. “Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” “Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: SESUNGGUHNYA, ANAK DARA ITU AKAN MENGANDUNG DAN MELAHIRKAN SEORANG ANAK LAKI-LAKI, DAN MEREKA AKAN MENAMAKAN DIA IMANUEL –YANG BERARTI: ALLAH MENYERTAI KITA.” (Kitab Matius 1:20-23. Lihat juga 2:12, 13, 19)
  • Orang-orang majus dari Timur yang dituntun ke tempat kelahiran Isa al Masih (Yesus) (Kitab Matius 2:12).
  • Istri Pilatus (Kitab Matius 27:19)
  • Paulus. Tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: “Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!” (Kisah Para Rasul 16:19; lihat juga 18:9; 27:23)

Allah itu luarbiasa! Seperti yang dilakukan-Nya dimasa lalu, Allah menunjukkan belas kasihan-Nya dan tuntunan-Nya kepada umat Muslim di seluruh dunia dewasa ini! Bacalah cerita berikut ini yang disampaikan oleh rekan-rekan Muslim dari penjuru dunia yang menceritakan mimpi-mimpi mereka dan sekarang telah mengikuti Isa al Masih sebagai Penyelamat mareka:

“…dua malaikat berpakaian putih berdiri di atas gunung. Yesus berdiri diantara malaikat-malaikat itu. Dia meninggalkan malaikat-malaikat itu dan datang ke tempat dimana saya berdiri. Ketika Dia menghampiri saya, saya berlutut dan Dia meletakkan tangan-Nya diatas kepala saya…”

“… bermimpi dia sedang duduk dengan tangannya diletakkan pada sebuah kursi. Lalu dia melihat seseorang datang yang dikenalnya sebagai Yesus. Yesus memegang tali dan tali tersebut jatuh dari tangan-Nya…”

“…Dalam mimpi Yesus berkata agar saya datang kepadaNya dan membaca Alkitab dan Dia akan menunjukkan jalan, kebenaran dan hidup…”

“…Saya sedang berdiri disuatu bentuk salib dengan dinding yang rendah sekelilingnya. Di tangan kanan, saya memegang tumpukan kertas putih polos. Saya berdiri di balok salib dan melihat sekelompok kecil orang yang berdiri di atasnya. Mereka semua mengenakan pakaian panjang berwarna putih, tetapi satu diantara mereka tampak berbeda. Dia berdiri pada bagian kanan dan dengan tangan kirinya dia memberi arah pada orang-orang melalui sebuah pintu. Dibelakang pintu ada cahaya namun saya tak dapat melihat apa yang ada disana. Sesaat saya berdiri dalam mimpi dan saat berikutnya saya melihat salib dari atas…”

“…Saya melihat beberapa orang Kristen berdiri berbaris menuju Surga. Saya mencoba untuk masuk ke dalam barisan ini, tetapi suatu makhluk yang sangat tinggi menghalangi jalan saya dan saya mulai menangis karena tempat dimana saya berada begitu mengerikan, sedangkan tempat dimana mereka berada sangat indah, begitu cantik dan tampak sangat biru…”

“…Saya kembali tidur setelah doa singkat dan mengalami mimpi kedua. Kali ini saya melihat Yesus seperti saya melihat-Nya dalam filem beberapa tahun yang lalu, yang videonya telah rusak. Dia tergantung dikayu salib dengan paku ditangan dan kaki-Nya. Namun demikian Dia tersenyum dan berbicara kepada saya. Kendati Dia sekarat, Dia begitu indah. Salib itu besar dan saya terlihat seperti anak kecil. Leher saya tertarik kebelakang untuk melihat wajah Yesus secara lengkap dan tiba-tiba sebuah lingkaran cahaya besar datang dari langit ke atas salib dan ke arah saya…”

“…Saya sedang berenang. Waktu itu sangat gelap, bintang dilangit tidak terlihat. Setelah berenang sesaat, saya berhenti dan melihat keatas langit. Tiba-tiba, saya melihat sebuah bintang bersinar. Saya menutup wajah saya dan membuat sebuah keinginan. Saya berkata, “Bintang Pagi, ajar saya tentang rahasia kehidupan”…Saya tetap membawa impian ini bertahun-tahun dan pola seperti ini berlanjut sampai bulan sebelum saya beralih iman. Waktu itu saya membaca Wahyu 22:16 yang berkata, “Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang…”

Sebuah majalah yang terbit di Kalifornia menurunkan laporan berikut ini (dari hasil jajak pendapat lebih dari 600 Muslim yang beriman kepada Yesus) [1]:

“Kendati mimpi tidak berperan berarti dalam pengambilan keputusan bagi kebanyakan orang Barat, lebih dari seperempat yang di survey menyatakan dengan cukup tegas bahwa mimpi dan visi menjadi kunci yang membawa mereka kepada Kristus dan menjadi daya tahan dalam masa-masa sulit. Rick love, Direktur bidang Internasional Frontiers mengakui pola seperti ini. Dia menulis bahwa, “sebagaimana Allah mengunakan visi merubah hidup Paulus, dalam cara yang sama Dia menyatakan Diri-Nya kepada kaum Muslim melalui mimpi dan visi. Sebagaimana Allah mempersiapkan Kornelius untuk mendengar Alkitab/Injil melalui sebuah visi, demikian juga Allah mempersiapkan banyak Muslim untuk meresponi berita sukacita kebenaran-Nya’ [2]

Seorang percaya dari Guinea menceritakan mimpi tentang seorang figur yang kemudian dipercayainya sebagai Kristus. Figur tersebut mengenakan jubah putih memanggil orang Guinea tersebut untuk datang kepada-Nya. Dalam mimpi yang berkaitan, dia mengingat kembali bahwa tangan dari figur yang sama memberi isyarat kepadanya. Mimpi-mimpi seperti ini telah dikenal sebagai pola diantara kaum Muslim. Kendati ada variasi, Kristus yang tampak dalam jubah putih menjadi image yang berulang pada mereka yang mengalami mimpi dan visi. Sama halnya, seorang wanita Muslim Melayu terpanggil oleh visi yang dialaminya tentang orang tuanya yang Kristen yang telah meninggal. Dia melihat orang tuanya bergembira di surga. Yesus tampak dalam pakaian jubah putih berkata, ” Jika kamu mau datang kepada-Ku, datanglah.” Merasa bahwa dia telah berusaha sekuat tenaga mencari Allah tanpa hasil, sekarang dia melihat bahwa Allah sediri yang berinisiatif menjangkaunya melalui Yesus.

Seorang yang “terpanggil” dari Timur Tengah penderita sakit kepala hebat tengah terbaring di tempat tidurnya setelah berdoa bagi anaknya yang sakit. Seorang pria dengan wajah yang indah dan damai muncul. Berpakaian putih, pria tersebut berjalan kearahnya dan memegang kepalanya tiga kali. Pagi berikutnya, sakit kepala yang dideritanya hilang, demikian juga dengan penyakit anaknya. Dapat dipahami bahwa sekarang dia bersaksi dengan yakin, “Saya percaya kekuatan doa dalam nama Yesus.”

Mayoritas dari mimpi yang terjadi kelihatannya terbagi atas satu atau dua kategori besar. Yang pertama dapat dianggap sebagai mimpi persiapan. Seperti Kristus muncul dalam jubah putih, visi yang mengkonfirmasi pandangan atau percakapan yang dialami seseorang tentang Kristus atau iman Kristen. Yang kedua dapat disebut mimpi yang memberi kekuatan. Mimpi dan visi disini biasanya memberi kekuatan kepada orang percaya menghadapi aniaya.

Persiapan. Seorang wanita Sunni dari Semenanjung Arab bermimpi didatangi seorang figur yang berkata kepadanya supaya menjumpai seorang wanita Kristen yang dikenalnya. Figur tersebut yang kemudian diyakininya sebagai Kristus berkata kepadanya bahwa wanita Kristen tadi akan mengajarinya.

Sebelum pertobatannya, seorang pria Persia mempunyai sebuah visi. Dalam visi tersebut dia jatuh dalam kegelapan di sebuah jurang dan diselamatkan oleh suatu cahaya yang menarik punggungnya.

Dalam suatu jalinan yang mengagumkan bagaimana Allah menggunakan mimpi dan tidur, seorang wanita Algeria bersaksi bahwa neneknya yang Muslim berkata dalam mimpi, “Yesus tidak mati. Saya ingin katakan Dia ada disini.”

Seorang pria Afrika Barat menceritakan sebuah visi yang singkat tapi penuh kuasa, yang dialaminya sebelum dirinya bertobat. Dia melihat seorang Muslim yang taat berada di neraka dan seorang Kristen yang miskin yang tidak sanggup memberi derma berada di surga. Sebuah suara menyatakan bahwa perbedaannya adalah kepercayaan pada Yesus.

Memberi Kuasa. Seorang percaya dari Afrika Utara yang menjalani hukuman penjara menemukan kekuatan yang diperlukannya melalui sebuah mimpi. Dalam mimpinya dia melihat ribuan orang percaya memenuhi jalan yang ada dikotanya, memproklamirkan iman mereka secara terbuka. Iman seperti itu dilarang di kota tersebut. Dalam penjara dia disiksa, dibiarkan tanpa busana berjam-jam, dipukuli dengan tangkai berisi aliran listrik dan berulangkali diancam mau dibunuh.

Perjumpaan. Kendati tidak persis sebuah mimpi atau visi, sejumlah orang dengan latar belakang Muslim mengalami perjumpaan supernatural yang menolong mereka berpaling pada Yesus. Seorang Muslim Mesir sedang membaca Injil (Bible) ketika dia sampai pada Lukas 3, dimana Roh Kudus turun atas Yesus dalam rupa burung merpati. Allah berkata, “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”. Ketika dia membaca ayat ini, angin kencang masuk ke ruangan dimana dia berada. Satu suara berkata kepadanya, “Akulah Yesus Kristus yang kamu benci. Akulah Tuhan yang kamu cari.” Ketika mendengar itu, dia menangis dan menangis serta menerima Yesus sejak saat itu.”

Terlepas dari perspektif seseorang akan mimpi dan visi serta jalan iman orang Kristen, sulit untuk mempertimbangkan pelayanan kepada kaum Muslim tanpa pengakuan dan keterbukaan bagi Allah terus menjangkau jiwa-jiwa kepada-Nya melalui apa yang dipandang sebagai cara yang tidak konvensional.

Cerita Al-’Uris
Al-’Uris adalah seorang figur historis yang dikaitkan dengan keluarga Saladin dan catatan tentang Ayyubids dan konflik mereka dengan kaum Crusader. Sejarah Muslim mencatat suatu mimpi yang dialami Al-’Uris yang kelihatannya sangat mirip dengan cerita-cerita yang dikemukakan diatas:

“Al-’Uris melihat dalam mimpi Yesus Kristus, Anak Maria, yang kelihatannya menampakkan wajah-Nya kepada Al-’Uris dari surga. Al-’Uris bertanya kepada-Nya, “Apakah penyaliban itu benar-benar terjadi?” Yesus berkata, “Ya, penyaliban itu benar-benar terjadi.” Al-’Uris kemudian menyampaikan mimpinya itu kepada seorang penafsir mimpi, yang berkata, “Orang yang melihat mimpi semacam ini akan disalibkan. Karena Yesus adalah sempurna dan hanya dapat berkata yang benar, namun penyaliban yang dibicarakan-Nya tidak berkaitan dengan diri-Nya karena Al-Qur’an secara jelas menyatakan bahwa Yesus tidak disalibkan atau dibunuh. Karena itu, ini hanyalah mimpi, dan dia yang mengalami mimpi itulah yang akan disalibkan.” Hal ini terjadi seperti yang dikatakan penafsir mimpi. (hal.205)” [3]

Sedihnya, diberitakan bahwa Al-’Uris mengalami kematian yang mengerikan bebeerapa saat setelah dia memberitahu mimpinya kepada seseorang yang tidak percaya atas kebangkitan Yesus. Jika cerita ini benar, jelas bahwa Yesus berusaha mengatakan kepadanya tentang kebenaran dari kematian dan kebangkitan-Nya untuk membawa Al-’Uris datang kepada-Nya. Barangkali Al-’Uris menyatakan imannya kepada Yesus sebagai Penyelamatnya karena cerita ini menyatakan dia sendiri disalibkan. Sebagai pencari kebenaran, barangkali dia bersedia mengikuti kebenaran itu kendati hal tersebut membawanya pada kematian yang tidak umum.

Step berikutnya
Apakah Anda mengalami mimpi atau visi tenang Isa? Dia mau mengatakan pada Anda sesuatu hal yang sangat penting: keyakinan tentang keselamatan dan bagaimana menerima Allah. Kami akan bergembira dapat berkorespondensi dengan Anda melalui email apabila Anda ada pertanyaan. (Lihat informasi bagaimana menghubungi kami secara lebih detil. Korespondensi akan disimpan secara rahasia). Atau mungkin Anda ingin menyampaikan kepada seseorang yang Anda kenal tentang mimpi yang Anda alami.

Jika Anda belum mengalami mimpi tentang Isa, jangan panik. Dia tidak berbicara kepada setiap orang dengan cara seperti itu. Berdoalah meminta petunjuk dari Allah dan meminta agar Dia menunjukkan Anda jalan kebenaran dalam diri Isa al Masih.

Catatan kaki:

  1. 1. Bahan ini adalah sebagian dari artikel yang diterbitkan oleh majalah Mission Frontiers, Maret 2001. www.missionfrontiers.org. Dicetak ulang dengan ijin..
  2. Rick Love, Muslims, Magic and the Kingdom of God (Pasadena, William Carey Library, 2000), 156
  3. The Muslim Jesus: Sayings and Stories in Islamic Literature by Tarif Khalidi, Harvard University Press, 2001. Jamal al-Din Wasil (d. 697/1298), Mufarrij al-Kurub, 1:248. Cf. al-Abshihi, al-Mustatraf, 2:83 (variant).

Sumber : www.isaalmasih.net

Link terkait lainnya : Bukan Sekedar Mimpi

  • Share/Bookmark

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silahkan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

14 Comments

  1. setuju semua itu memang benar , makanya sekarang marilah sebarkan beritah bahwa hanya kristus lah satu-satunya nabi yang benar.

  2. Yang benar itu pasti yang MENANG. Apakah TUHAN yang MATI di TIANG SALIB.itu…yang menang?

    Siapakah yang MATI di TIANG SALIB itu..? PEmenang kah atau PECUNDANG kah….?

  3. ck.ckckckckck, @GAZSRING: Anda tidak tahu apa2 ttg kekristenan bung jadi jgn kasih komentar.dan anda tidak beriman ttg karya Allah utk keselamatan manusia. yang mati itu adl tubuh jasmani Yesus.tubuh manusiaNya,tetapi Ke-IlahianNYa tdk Mati,Dan Ingat dlm Alquran ada ayat berkata, mengenai Yesus .”Dan kesejahteraan melimpah bagiKu,saat Aku dilahirkan ,Aku wafat,Dan Dibangkitkan Hidup kembali.Apa artinya walaupun Tubuh manusia-Nya sifat KeAllahan-Nya ttp hidup.dan Allah TIDAK TERBATAS,walaupun Allah memenuhi dan melengkapi tubuh Yesus tp DiriNya jg ttp ada,Dia TDK TERBATAS ruang dan waktu dan dpt berada dimanapun tidak terikat dlm 1 tubuh saja.Dia Allah dpt berada di byk tempat disaat yg sama.

  4. saya setuju banget dengan muhamad nuh..
    thx gbu

  5. @M.Nuh ; u wrote walaupun Tubuh manusia-Nya sifat KeAllahan-Nya ttp hidup

    komen : coba anda paparkan peristiwa penyaliban itu lewat ayat-ayat dikitab suci anda,ketika yesus berteriak-teriak memanggil tuhannya..adakah tuhan seperti itu???????saat penyaliban bukannya semua muridnya kabur jadi gak ada yang lihat penyaliban itu, so siapa yang disalib dan siapa yang bangkit..?bukankah yesus makan dan minum saat bangkit dihadapan murid-muridnya???adakah orang yang sudah mati masih makan dan minum????Kata kalian yesus mati ditiang salib untuk menebus dosa-dosa manusia,bukankah dosa warisan itu ditentang oleh ayat dikitab suci anda (bahwa anak tidak menanggung dosa bapak)jadi apa artinya dia disalib????????hmmmmmmmmmmm….udah deh bos,intinya kalian konsumsi aja ajaran kalian ini untuk publik sendiri,jangan dipaksakan untuk orang lain menjadi paham karena jelas-jelas secara nalar gak bisa diterima………..

  6. @ Chandra

    U wrote :
    coba anda paparkan peristiwa penyaliban itu lewat ayat-ayat dikitab suci anda,ketika yesus berteriak-teriak memanggil tuhannya..adakah tuhan seperti itu???????

    Tanggapan:
    Saat itu kemausiaan Yesuslah yang berteriak.
    Btw, anda sudah pernah baca ya, apa anda tidak merasa bahwa Yesus menyarakan apa yg ada di hati anda? Tidakkah anda merindukan Allah? Sudahkah anda bertemu denganNya?

    U wrote:
    saat penyaliban bukannya semua muridnya kabur jadi gak ada yang lihat penyaliban itu, so siapa yang disalib dan siapa yang bangkit..?

    Comment:
    Tenang saja Bro murid2 yg ketakutan itu memang pada kabur, tapi masih banyak orang lain yg mengikuti Yesus sampe ke tiang Salib kok. Termasuk para prajurit yang bahkan setelah Yesus di kubur ditugasi menjaga makamnya 24 jam. Jadi jangan kuatir salah orang deh. Lagian kalo ga ada orang emang Yesus mau menyalibkan diriNya sendiri repot bin susah Bro :) (baca lagi yah kisahnya :) )

    U wrote:
    bukankah yesus makan dan minum saat bangkit dihadapan murid-muridnya???adakah orang yang sudah mati masih makan dan minum????

    Comment:
    Waduh Bro Chandra bingung yah. Justru itulah Bro, Yesus makan & Minum itu untuk menunjukkan kepada murid2nya (juga kepada anda) bahwa dia tidak lagi mati melainkan sudah bangkit & HIDUP.

    U wrote:
    Kata kalian yesus mati ditiang salib untuk menebus dosa-dosa manusia,bukankah dosa warisan itu ditentang oleh ayat dikitab suci anda (bahwa anak tidak menanggung dosa bapak)jadi apa artinya dia disalib????????

    Comment:
    Ayat yg mana Bro, saya kok kelupaan, mohon dikutpkan dong. (Maaf, merepotkan :D )
    Btw, kalimat anda “anak tidak menanggung dosa bapak” tidak serta merta menimbulkan kesimpulan bahwa dosa2 itu tidak bisa ditebus. Mohon diperiksa kembali :)

    U wrote:
    hmmmmmmmmmmm….udah deh bos,intinya kalian konsumsi aja ajaran kalian ini untuk publik sendiri,jangan dipaksakan untuk orang lain menjadi paham karena jelas-jelas secara nalar gak bisa diterima………..

    Comment:
    Kalo ga bisa terima ga usah dipaksakan nerima Bro. Pupuk saja Cinta Kasih di hati anda untuk Allah & Sesama. Itu sudah lebih dari cukup bagi Yesus.

    Peace & Love 2 U & 2 all

  7. bung chandra,..ga usah susah2 ngebuktiin Yesus mati dari versi alkitab dan siapa saksinya.km ga bakal percaya,deh…hehehe…ya ialah.Lbh tepat kalo pake Kitab km aja (Al-Quran). Tolong dibaca yah :Surat Al Maryam 19:33… Isa pada masa kecilnya berkata ” Berbahagialah Aku pada waktu Aku dilahirkan, DIMATIKAN dan DIBANGKITKAN kembali” mmmh… Kitabmu aja nyatet kata2 pengakuan Isa Al-Masih(yg bersangkutan)..kok km nggak ngakuin? Hayo… :)
    Kalo km ga percaya isi Alkitab yg km anggap sdh dipalsukan, lalu kenapa jadinya km ga mengakui isi Quran km sendiri yg jelas2 menunjukkan kematian dan kebangkitan Yesus/Isa (yg sm benang merahnya dg yg di Alkitab)? hayo…. :)

    ayolah bung… jgn mengeraskan hati… coba deh sholat tahajud dl… cari tahu Siapa sesungguhnya Jalan yg Lurus itu (Al Quran sendiri mengakui bhw Isa berkata bhw Dia adalah Jalan yg Lurus itu)… relevan dg firman Yesus :Akulah Jalan, dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada yang bisa datang pada Bapa kalau tidak melalui Aku. Nah kok bisa ya hrs melalui Dia? makanya,bung… jgn cuma cari fakta ayat, ga bakal puas, deh. ga bakal ketemu. dan bung chandra akan trs diikuti perasaan bingung(:benar ga sih,yg benar yg mana ya?) akan muter2 di situ…. saran sy(peace,bung:) ) tinggalin dulu ayat alkitab dan alquran yg membuat tdk puas.coba ganti dengan pengalaman ilahi secara pribadi… terserah caranya gmn.yg penting sisihkan sejenak waktu utk berdoa (mungkin sholat tahajud, dll) spy bung chandra menemukan siapa sesungguhnya Jalan Yang Lurus itu.tp sblmnya maaf,sy tdk bermaksud menyinggung perasaan bung chandra sbg Muslim.. tapi ini masukan sy yg terbaik..banyak kok crita yg tadinya membantah dan membantah, tapi akhirnya ketemu jg lewat pengalaman pribadi secara ilahi…oke,bung… tdk ada slhnya kalo dicoba..krn kita tdk akan tahu hasil dr “sesuatu” sebelum kita mencobanya..salam.

  8. buat yang demen mimpi in yesus, emang wajah yesus versi mana ni yang ada dalam mimpinya :) bukankah wajah yesus banyak versinya :) Jadi pengen nanya juga siapa yang menjadi juru gambar atau photografer nya sehingga ada gambar wajah yesus sampe sekarang malah dalam berbagai rupa..:)

  9. @ chandra :Kata kalian yesus mati ditiang salib untuk menebus dosa-dosa manusia,bukankah dosa warisan itu ditentang oleh ayat dikitab suci anda (bahwa anak tidak menanggung dosa bapak)

    comment:
    anak tidak menanggung dosa bapak, memang benar.akibat dosa ditanggung oleh masing2 yg punya dosa.tp ingat bro, itu di urutan perjanjian lama dmn Yesus blm dtg krn saat itu dosa msh ditanggung sendiri2 (masing2) dg mempersembahkan kurban dan darah yg ditentukan saat itu berupa kambing,domba,burung dara yg terbaik) tapi korban yg spt itu tidak sempurna, makanya Yesus disebut Domba Allah sbg pengganti korban yg paling sempurna,kudus dan tidak bercacat shg dosa anak maupun bapak ditanggung bukan lagi oleh anak dan bapak itu tapi oleh Yesus (jd,itulah makna perjanjian baru :anak dan bapak dan semua orang berdosa tdk perlu lg memberi kurban penebus salah krn dosanya sudah ditanggungkan pd Yesus) .

    @ chandra:buat yang demen mimpi in yesus, emang wajah yesus versi mana ni yang ada dalam mimpinya :) bukankah wajah yesus banyak versinya :) Jadi pengen nanya juga siapa yang menjadi juru gambar atau photografer nya sehingga ada gambar wajah yesus sampe sekarang malah dalam berbagai rupa..:)

    comment:
    dari smua yg bermimpi, selalu yesus yg dimimpikan dan tidak jadi patokan spt wajah yang mana dan spt apa(berewok,gondrong,berkumis atau tidak).yg punya mimpi yg bs membedakan apakah itu yesus atau bukan. mereka merasakannya di dalam bathin mereka.ga penting spt apa wajahnya, yang penting apakah itu yesus atau bukan.dan setiap yg punya mimpi selalu merasakan itu Yesus PERSIS spt yg dikisahkan di Alkitab (yg kalian anggap sudah dipalsukan) bhw di dalam mimpi itu Yesus sll menawarkan KESELAMATAN, Dia adalah Jalan dan kebenaran dan hidup,Dialah Juruselamat.

    hanya dalih anda aja utk mengelakkan bhw itu bukan yesus dg mempermasalahkan GAMBAR FISIKnya(terlalu dangkal,bro)…padahal stiap orang yg punya mimpi MENYAKSIKAN bhw itu Yesus(tapi anda bilang bukan,kok anda tahu ya). Ingat nggak, salah satu kesaksian lain: pernah di acara rohani RCTI (live) kalau nggak salah kira2 thn 2000/2001 di bulan ramadhan, Inneke Koesherawati jadi pemandu acara dan menanyakan keadaan rohani dede yusuf sbg tamu. Dede yusuf menceritakan keluhannya ttg cobaan2 hidupnya yg dia tuangkan dalam doa2nya. kmd Dede Yusuf secara spontan bercerita ttg mimpi yg barusan dia dapat tidak lama setelah dia mendoakan keluhannya , yaitu dia melihat Isa Al masih sedang memikul salib yg begitu berat dimana salib itu adlh dosa seluruh dunia yg dipikulkan di atas pundak Yesus (dan scr spontan Inneke lgs mengarahkan pembicaraan ke topik yg lain tanpa komentar apa2 soal mimpi itu).. dan skrg anda membantah lg itu bukan Yesus? silahkan,tidak masalah..
    walaupun sudah tlalu bnyk orang yg mengalami mimpi spt itu (yg isi mimpinya relevan dg isi alkitab:yg anda anggap sdh dipalsukan) tapi sayang anda masih tidak percaya.. krn (maaf)anda sibuk dg ayat2 bantahan yg kosong dan tidak ada KUASAnya..

  10. good story, smoga banyak muslim yg bertobat mendengar kisah nyata ini… God bless U :)

  11. Kesaksian tentang Tuhan kita Yesus Kristus akan terus ada hingga kedatangannya yang kedua kali dan semoga kisah2 tersebut dapat menguatkan iman kita sebagai orang Kristen dan memberikan jalan keselamatan bagi mereka yang belum percaya.
    Amin

  12. kenapa yesus trs yg jd bhn mimpi y?ada apa?kenapa bukan rosullulah?

  13. @ ahh…

    U wrote:
    kenapa yesus trs yg jd bhn mimpi y?ada apa?kenapa bukan rosullulah?

    tanggapan:
    karena Dia hidup dan terus melanjutkan karya keselamatanNya.

    sedangkan Rasullullah sudah mati dan sekarang sedang di alam barzah, bengong menunggu hari kiamat saat dia akan dihakimi.

    nanti pun Yesus yang bakal menghakiminya.

    Peace & LOVE 2 all

  14. hehehe … mesti sabar kasih pencerahan buat si chandra yg tipikal … cuma kasih Tuhan yg bisa membuka hati dia akan “jalan kebenaran dan hidup” … kalau Tuhan berkenan pasti akan di lakukan-Nya … kalaupun tidak … buat kita nothing to loose (gak ada untungnya juga)

Leave a Response

You must be logged in to post a comment.