DENGAN MENYEBUT NAMA . . . (26)

bismillah

DENGAN MENYEBUT NAMA . . . (26)

Untuk mengartikan kata Bismillah kita harus mengartikan setiap kata dan kelompok kata. Bapak Wahiduddin, pakar Islam dari India, dalam karangannya mengatakan: Dengan menyebut namaadalah idiom yang dapat diartikan: dengan berkat dari, di bawah pimpinan darisebagai alat daridengan dukungan dariuntuk kemuliaan sesuatu. Dalam sebuah idiom arti kata tidak dapat ditentukan secara harfiah.

Bismillah tidak berarti dan tidak bermanfaat kalau dipakai secara harfiah saja. Seorang tidak akan ditolong dengan hanya menyebut nama Allah, yaitu mengucapkan nama Allah dengan lidah. Bismillah yang tidak berasal dari hati yang suci dan penuh dengan kasih bagi Allah ditolak secara total oleh Sang Pencipta. Dengarkanlah kutukan Allah melalui Nabi Yesaya: “Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan, maka sebab itu, sesungguhnya, Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini, keajaiban yang menakjubkan; hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang, dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi.” (Kitab Nabi, Yesaya 29:13-14)

Wassalam!

Staff, Isa dan Islam

“Tunjukilah kami jalan yang lurus . . . (Al-Fatihah 6)

Sabda Isa kepadanya, “Akulah jalan . . . ” (Injil, Rasul Yahya 14:6)

Sumber : www.isadanislam.com

  • Share/Bookmark
Tagged as: ,
Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silahkan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Leave a Response

You must be logged in to post a comment.