AL-QURAN & ALKITAB DALAM SKEMA PERBANDINGAN

Alquran Sana'a yang terbukti berbeda dengan apa yang ada sekarang

Alquran Sana'a yang terbukti berbeda dengan apa yang ada sekarang

Kita jejerkan perbedaan kontras antara Al-Quran dengan Alkitab Yahweh, yang sesungguhnya sudah mendapatkan pembenaran dari Al-Quran sendiri, tetapi entah kenapa dikemudian hari Taurat dan Injil dll dituduh oleh pakar Muslim sebagai kitab-kitab palsu, padahal tak ada satupun yang dapat menunjukkan dimana kepalsuannya yang sebenarnya.

Penuduhan demikian telah mempermalukan pihak penuduh sendiri karena membuka kelemahan Islam dimana Muhammad justru diperintahkan Allah untuk berkonsultasi dengan orang-orang yang membaca Alkitab (surat 10:94). Perenungan terhadap ringkasan padat dari skema perbandingan ini akan turut pula memberikan pencerahan yang berguna.

Sumber : www.buktisaksi.com

ALQURAN ALKITAB
Ditulis dari sumber 1 orang 40 orang
Hanya 1 kitab, 114 surat 66 kitab
Diturunkan dalam 23 tahun 1500-an tahun
Ditulis dalam radius 500 km 5.000 km
Ditulis dalam 1 budaya Multi budaya:Israel, Babylon, Asyria, Mesir, Yunani, Romawi, dll
Volume, 18% Alkitab (lebih tipis dari Perjanjian Baru) Volume 100%
Berisi sekitar 6.240 ayat Berisi 41.173 ayat
Semua ayat adalah klaim 1 orang, tanpa saksi mata Dengan banyak saksi mata dalam sejumlah Wahyu
Surat Makkiyah dan Madaniyah (namun dapat disisipi ayat susulan. Mis. 5 ayat pertama surat 96 dan 74) Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru
Tidak ada rujukan tempat dan lokasi. Kisah diberitakan dalam ruang kosong. Mencantumkan waktu dan tempat dimana diperlukan otentisitas dan validasi.
Tidak utuh, harus dilengkapi oleh Hadis, bahkan perlu penjelasan dari Alkitab (QS 10: 94) Utuh, lengkap, ajaran, moral dan etika serta jalan & keselamatan yang pasti.
Didiktekan kata per kata lewat mahluk Ruh (yang kemudian  disebut “Jibril”) Diilhamkan oleh Tuhan/ Roh Kudus sendiri
Wahyu bersifat monolog searah,
tak ada ruang tanya jawab nabi
dengan Allahnya.

Tuhan berbicara dengan manusia secara dialogis

Allah berbicara menurut urut waktu, tetapi Surat dan Ayat disusun ulang oleh Nabi & sahabatnya secara acak. Disusun secara kronologis apa adanya diwahyukan.
Disampaikan kpd “Nabi” ketika belum mengetahui Allah (masih bingung, tidak tahu jalan, QS 93: 7) Disampaikan kepada Hamba Tuhan yang amat mengenal elohimnya.
Diturunkan lewat kejadian/pengalaman yang mencekam, susah dan menyiksa penerimanya (dicekik, dering lonceng ke telinga, nafas berat, terjatuh dengan bibir gemetar. Bandingkan 20:2) Disampaikan secara damai, lega, pantas dan tanpa teror
Tidak ada ayat yang dinyatakan sebagai Hukum Paling Utama utk kemanusiaan Mempunyai ayat HukumYang Terutama: Hukum Kasih
Ada Ayat “setan” yang bisa masuk, tapi dibersihkan Allah
(22:52, 17:73, 52:19-22)
Murni, tak ada pewahyuan setan yang masuk dalam Alkitab (Amsal 30:5)
Ada Kalimat asli setan yang diucapkan Allah secara verbatim, masuk nyelonong dalam kekudusan Quran (8:48) Mulut Tuhan haram dipakai untuk mengulang ayat setan
Ayat-ayat dapat dibatalkan dan
diganti dengan yang baru (nasakh),
yang dianggap lebih baik (2:106)
Ayat-ayat Tuhan bersifat kekal, seperti sifat diriNya
Dianggap/ klaim sebagai mujizat terbesar, tapi tidak memuat nubuat adikodrati. Berisi ratusan nubuat adikodrati yang terbukti/ digenapi. Tak ada cara untuk menolak bukti seperti ini. Otomatis harus dianggap
mujizat hebat dan dipercaya.
Dianggap mujizat terbesar, tapi tidak menghunjukkan kuasanya on the spot ketika diucapkan (mis.“Kun faya kun”) Tidak    dianggap     langsung mujizat, tapi ada kuasa-Nya yang berucap “Jadilah”! Dan itu terjadi, disaksikan dihadapan massa. (Matius 9:29; Lukas 5:13)
Test kebenaran Al-Quran dengan menantang membuat Surat semisal Quran (10:38), atau menantang lawan utk menemukan kontradiksi dalam Al-Quran (4:82). Kebenaran Alkitab dan Yesus a.l. ditandai oleh tantangan utk bernubuat dan bermuji- zat secara adikodrati (tanda nabi Yunus, bukan ramalan umum/ trend), dan tanda/ tantangan yang menunjukan Kekudusan, tidak berbuat dosa (Yesaya41:21-23, Mat. 12:39, Yohanes 8: 46)
Membenarkan Alkitab, dan menyuruh manusia untuk mengimaninya Tidak membenarkan apa-apa yang bertentangan dengan Alkitab ( Galatia 1: 8  )
  • Share/Bookmark

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silahkan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

13 Comments

  1. Nubuat Alkitab utk alquran:
    Tetapi sekalipun kami atau seorang (muhamad?) malaikat dari sorga (jibril?) yang memberitakan kepada kamu suatu injil (alquran?) yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Galatia 1:8

  2. wakakakakakakkaakakakaakaka……..perbandingan apa ni?????cuma kulit arinya aja yang ditonjolin…..sekalian donk di copy paste semua isi ALKITAB dengan beragam versi sama Al-quran yang cuma 1 versi,itu baru bener bro……Klo cuma gini mah,makin yakin aku klo Isi Injil dah melenceng jauuuuuuuuuuuuh banget……!

  3. Kalau melenceng, melenceng dari mana ya?
    Maksudnya dari quran? Yang duluan mana ya?
    yang melenceng jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh bangetttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt itu al-quran kaliiiiiiiiiiiiiiiii.

  4. Saya setuju banget jika yang duluan injil lalu di Genapi oleh AL-quran sama seperti kitab taurat yang digenapi Injil…..Lalu jika Al-quran mengomentari isi Injil tentu tepat donk,karena Al-quran turun terakhir kan gak mungkin klo Injil yang mengomentari Al-quran….

  5. Menurut saya pribadi.

    Al-Quran adalah suatu down grade.

    Sepanjang bacaaan Injil berisi hubungan Cinta Kasih antara TUHAN dengan Manusia & Manusia dengan sesamanya. Di dalamnya Manusia beroleh hak untuk memanggil ALLAH dengan sebutan penuh Cinta ABBA Ya BAPA.

    Sedangkan Al-Quran berisi hubungan antara seorang hamba (kalo tidak boleh disebut budak) dengan Majikan & antara hamba dgn hamba lainnya. Didalamnya penuh berisi petunjuk apa yg disukai & apa yg dimurkai Majikan bila dilakukan oleh HambaNya.

    Yesus dengan hukum Cinta KasihNya tak pernah sekalipun memerintahkan kekerasan dalam memberitakan kabar gembira. Bahkan Dia memarahi Petrus yg melukai orang demi membela Gurunya.

    Sedangkan Muhammad dengan disahkan oleh Al-Quran mengobarkan perang dengan alasan membela diri/Islam. Dia juga memerintahkan membunuh orang2 yg dianggap mengancam keberadaan Islam.

    Bagaimana Down Grade ini bisa terjadi wallahualam…. Mungkin banyak penjelasan….
    Saya lebih suka menganggap bhw itu terjadi karena Allah harus menyesuaikan diri dengan manusia, adat istiadat & budaya bangsa Arab saat itu.

    Jadi pilih mana….. Baru tapi DownGrade atau lama tapi The Best Ever…???

    Peace & LOVE 2 all

  6. Saat para sejarawan Kristen mencoba menelusuri keaslian Alkitab, namun mereka menemui kebuntuan karena Alkitab yang asli tidak ada lagi, atau musnah. Bahkan Stefan Leks, seorang pakar Bibliologi Katolik mengatakan “Diseluruh dunia tidak usah dicari teks asli Kitab Suci Alkitab, sebab teks itu memang tidak ada”. Karena Alkitab terlalu sering dan banyak diterjemahkan maka tentunya Alkitab sudah dimanipulasi dan diterjemahkan sesuai dengan hawa nafsu penulisnya—setan. Maka dari itu, Alkitab berisi pernyataan-pernyataan yang sangat tidak masuk akal, tidak beradab, dan sangat tidak mendidik. Dalam Alkitab, terdapat pula kata-kata cabul, sadistis, penghinaan kepada Allah dan Nabinya dan lain-lain.

    A. Kitab Suci Paling Cabul yang Pernah Ada

    Seorang Profesor Perjanjian Lama di Union Theological Seminary, Daud M. Carr, dalam bukunya The Erotic Word memandang bahwa Alkitab merupakan Firman Tuhan yang erotis. Nyatanya memang, Alkitab adalah sebuah kitab porno terbesar. Lihat saja, dalam Alkitab banyak diceritakan tentang ketelanjangan, pemerkosaan, perzinahan, sodomi, prostitusi, hubungan sedarah, hamil di luar nikah, pesta seks semalam suntuk, lesbianisme, orgasme, oral seks, penyebutan buah dada, zakar, dan lain-lain.

    Diantaranya adalah kutipan Yehezkiel 23:1–21 “….Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya, di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang…” “…Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda. Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu”.

    Lalu dalam Kidung Agung 7:7-8 “ 7) Sosok tubuhmu seumpama pohon kurma, dan buah dadamu gugusannya. 8) Kataku: Aku ingin memanjat pohon kurma itu, dan memegang gugusan-gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur…”

    Masih banyak lagi kata-kata seumpama diatas, diantaranya: Yehezkiel 16:22-38, Ulangan 23:1-2, Hosea 3:1, Kidung Agung 4:1-7, Kejadian 19:30-38, II Samuel 1:2-27, I Raja-raja 1:1-3, Kejadian 38:13-19, II Samuel 16:21-23, II Samuel 13:7-14, Kejadian 35:22.

    Bahkan, Nabi pun tidak luput dari penghinaan Alkitab. Alkitab menggambarkan bahwa Nabi Luth A.s. bersetubuh dengan kedua puterinya setelah beliau diperdaya oleh keduanya dengan minuman anggur. Nabi Ibrahim A.s menyuruh hambanya untuk memegang kemaluannya. Nabi Ya’kub A.s meniduri Lea anak Laban, beliau juga meniduri Rahel, saudarinya. Nabi Daud A.s memperkosa Batsyeba, isteri tetangganya hingga hamil setelah mengintip Batsyeba yang sedang mandi.

    Dalam kacamata Islam, para Nabi tidak mungkin berbuat seperti itu. Karena para Nabi adalah utusan Allah yang dibimbing ke jalan yang lurus dan sangat tidak mungkin melakukan dosa.

    Kita dapat membaca dengan jelas mengenai cerita-cerita cabul dan tidak senonoh yang terdapat dalam separuh isi alkitab. Saya lebih memandang Alkitab sebagai firman dari setan dibandingkan dari tuhan. Inilah kitab paling cabul yang pernah ada. Kitab ini lebih berbahaya daripada majalah paling porno sekali pun. Saya memandang begitu karena Alkitab adalah sebuah kitab yang dibaca dan diimani oleh separuh penduduk dunia. Alkitab mampu mendoktrin pikiran-pikiran pembacanya sehingga gaya hidup pembacanya sesuai dengan isi Alkitab yang porno.

    Maka tidak heran jika dunia barat yang rakyatnya hampir semua beriman kepada Alkitab menghalalkan pornografi dan pornoaksi bahkan perzinahan. Kita bisa melihat hanya dengan menonton film barat yang mayoritas fulgar dan pemuja selangkangan.

    B. Kata-kata Sadistis dalam Alkitab

    Ksatria Salibis dalam Perang Salib abad ke-12 yang membantai dan menyiksa siapa saja yang dianggap menjadi musuh-musuhnya telah terdoktin oleh kata-kata dalam Alkitab. Saat mereka menyiksa dan membantai siapa saja yang dianggap musuh mereka, mereka menukil ayat perjanjian lama dalam Alkitab dan membenarkan apa yang mereka lakukan. Ahmad Riznanto dalam bukunya Nabi Isa yang Ternoda menyebutkan pada Perang Teluk, seorang pembom F-16 telah menuliskan Yesaya 21:9 pada bom-bomnya. Michael Griffin membunuh Dr. David Gunn pada tanggal 10 maret 1993 karena terinspirasi Kejadian 9:5-6.

    Kalimat-kalimat sadis banyak terdapat dalam Alkitab seperti gantunglah mereka, patoklah kepalanya, perkosa dan bunuhlah, bunuh dan musnahkanlah, bakar mereka, makanlah anak-anakmu, bencilah keluargamu dan banyak lagi.

    Nabi Daud A.s dikisahkan menjagal 22.000 orang tawanan Aram (Syiria) setelah gencatan senjata dari pertempuran. Nabi Musa A.s diceritakan pernah memerintahkan pembunuhan terhadap 100.000 orang pemuda dan 68.000 perempuan yang tak berdaya. Padahal kita telah tahu sendiri bahwa seorang Nabi tidak mungkin berbuat perbuatan yang bisa mencelakakan seseorang walaupun kepada wanita kafir sekalipun. Terlebih lagi yang dikisahkan bahwa Nabi Daud A.s membunuh tawanan setelah mereka menyerah. Ini membuktikan bahwa Nabi Daud A.s tidak berprikemanusiaan. Sementara tidak mungkin seorang nabi bersifat fasik.

    Allah juga tidak luput dari hinaan Alkitab. Dikisahkan Tuhan membunuh semua anak sulung. Tuhan membantai orang berkulit hitam. Tuhan memerintahkan berzinah. Tuhan menyetujui aborsi dan banyak lagi.

    Jelas sudah bahwa Alkitab adalah sebuah kitab yang berisi ‘firman setan’ yang menginginkan kerusakan dan kerusuhan di muka bumi. Dr. Jim Walker dalam bukunya The Dark Bible mengatakan “Bahkan hari ini, peperangan yang paling kejam, terorisme, dan kejahatan-kejahatan juga terjadi di seluruh bumi berdasarkan kepercayaan-kepercayaan Agama masa lampau, banyak diantaranya secara langsung berasal dari ayat-ayat dalam perjanjian lama dan perjanjian baru (Alkitab)”.

    Merekalah Orang-orang Bodoh yang Tidak Mengerti Sejarah dan Sains

    Namun, tetap saja ada orang-orang yang berdalih bahwa bukan hanya Alkitab yang terdapat kata-kata seperti itu. Mereka berpendapat bahwa dalam Al-Qur’an juga ada ayat semacam itu; surat Al-Maaidah ayat 33 disebutkan perbuatan potong tangan dan kaki, disalib, dibunuh dan diasingkan. Tapi ayat tersebut berbeda sangat jauh ketimbang ayat-ayat setan Alkitab. Dalam Alkitab kata-kata sadis atau pun porno berbentuk cerita, sehingga membawa pembacanya untuk larut dalam jalan cerita. Tidak beda dengan cerita-cerita porno dalam majalah porno. Sedangkan Al-Qur’an, kata-kata tersebut adalah sebuah syariat, peraturan dan bentuk hukuman yang logis.

    Orang yang mengimani Alkitab adalah orang yang bodoh dan tidak mengenal prikemanusiaan. Mereka bodoh karena bisa dibodohi oleh kitab suci mereka—Alkitab. Tidak berprikemanusiaan karena mengimani kalimat-kalimat sadistis dalam Alkitab. Penulis heran, bagaimana bisa mereka beriman kepada sebuah kitab yang lebih berbahaya dari pada majalah porno, lebih sadis dibandingkan film perang dan lebih gak jelas dari pada hal yang abstrak.

    Sementara, lebih bodoh lagi orang-orang yang menghina Al-Qur’an. Tidak bisa dipungkiri lagi oleh kita semua bahwa Al-Qur’an lebih baik dan mulia dibandingkan Alkitab. Mereka yang menghina Al-Qur’an menganggap bahwa Alkitab yang mereka peluk lebih baik. Padahal, mereka hanyalah orang bodoh berotak udang yang tidak mengerti sejarah dan sains.

    Sejarah mencatat bahwa Galileo Galilei, Copernicus, dan Bruno dibakar hidup-hidup karena mengatakan bahwa bumi yang mengelilingi matahari dan semua orang mengetahui itu berarti bertentangan dengan dalil dalam Alkitab yang menyatakan sebaliknya—matahari yang mengelilingi bumi.

    Dalam Alkitab, Kejadian 1:1-19 menerangkan bahwa penciptaan alam raya terjadi dalam empat hari. Tuhan menciptakan terang, gelap, tumbuh-tumbuhan dan semua yang ada di bumi dalam tiga hari. Baru pada hari ke empat tuhan menciptakan matahari

    Sedangkan Al-Qur’an mengatakan bahwa bulan mengorbit dan mengelilingi bumi. Tidak hanya itu, matahari pun yang memang berjalan dan beredar dipinggir galaksi bimasakti, sudah disebutkan dalam Al-Qur’an surat Luqman ayat 29.

    Terdapat lebih banyak lagi ketidakilmiahan yang terdapat dalam Alkitab. Namun, untuk menepis ketidakilmiahan Alkitab tersebut, sarjana Kristen, John Young menulis bahwa ketidakilmiahan Alkitab menunjukan kitab itu memang bukanlah kitab yang ditulis untuk tujuan ilmiah. Lalu jika memang begitu, mengapa Alkitab memuat data-data ilmiah yang sangat terperinci?

    Jelaslah ketidakilmiahan Alkitab di depan kita, kemudian sekarang, ada orang-orang berotak dengkul yang menghina, menginjak dan memperlakukan Al-Qur’an seperti kotoran manusia!! Dengan begitu mereka mengklaim Alkitablah lebih baik. Sebenarnya, dimanakah otak orang-orang Kristen, terutama yang menghina Al-Qur’an!!?

  7. itukan menurut anda,ya boleh-boleh aja,toh gak akan merusak kemulian Isi dari Al-Quran

  8. 1.Jikalau Injil palsu, kenapa banyak yg coba memalsukan mis injil barabas. Apa berharganya barang palsu dipalsukan lagi.
    Jikalau injil palsu, tentulah anda tidak perlu repot2 menyerang keasliannya. Toh palsu, berarti isinya amburadul, bukan? Jikalau isinya palsu, dapatkah hasilnya adalah kasih dan damai sejahtera, gantinya kebencian dan kegelisahan.
    2. Anda harus membaca Alkitab pada konteksnya, jangan hanya mencomot ayat per ayat. Mis. kisah Ohola dan Oholiba adalah kecaman keras Allah terhadap perzinahan/ketidaksetiaan Israel. Demikian pula Alkitab memaparkan dosa seksual yg ada secara terbuka dan pasti di belakangnya ada akibat yang menyertai, mis. kehancuran keluarga Daud sendiri melalui matinya anak yg dilahirkan Batsyeba, anak2nya saling membunuh, anaknya sendiri memberontak thdp kerajaannya. Jika bagi anda isinya obat perangsang seks otak cabul anda, bagi saya justru rambu2 Allah utk tidak melakukan hal2 spt itu mengingat ada konsekuensi fatal di belakangnya. Bagi Alkitab racun tetap dilabeli racun. Demikian pula buku2 kedokteran, ada bagian2 yg anda anggap cabul, tetapi bagi mahasiswa kedokteran adalah hal yg sangat bermanfaat mendidik.
    Mengenai nabi2 melakukan hal2 berdosa/tdk dikenan Tuhan merupakan bukti nabi adalah manusia biasa yang memerlukan pengampunan Allah. Nabi Yesaya berkata, segala kesalehan kami adalah kain kotor di hadapanMu. Nabi2 dipilih berdasarkan kehendak Allah bukan karena ia berbuat baik. Karena semua orang telah berbuat dosa, kata Alkitab, dan upah dosa adalah maut (kematian).
    3. Apakah Allah bertindak sadis dengan air bah zaman Nuh (saya yakin alquran ada cerita demikian), melenyapkan seisi dunia karena telah berbuat dosa? Itulah hal yang adil sebenar2nya bahwa masing2 kita harus mati karena dosa2 kita. Tetapi Allah karena kasihNya bagi seisi dunia merelakan AnakNya mati untuk menggantikan hukuman mati yg kita harus tanggung.
    4. Di dlm Alkitab tdk ada dalil demikian. Hanya tafsiran para uskup semata pada masa yang disebut Zaman Kegelapan (Darkness Ages) sebelum timbulnya pembaharuan Protestan oleh Martin Luther. Inilah akibatnya apabila Alkitab hanya satu bahasa yaitu bahasa Latin semata (sama dgn alquran yg bangga dgn bhs Arabnya). Para pemuka agama mempunyai otoritas penuh menafsirkan Alkitab, sedangkan rakyat kecil yg hanya bisa bahasa ibunya sendiri menjadi korban pembodohan. Allah telah menyebabkan kegerakan reformasi besar2an di Eropa dengan menerjemahkan Alkitab ke dalam berbagai bahasa dunia agar keselamatan mudah dimengerti rakyat awam, terbuka untuk dipelajari siapapun. Kebenaran yg sederhana jangan diperumit hanya demi mengagungkan kesempurnaan/keaslian bahasa semata. Jangan sampai kita mati tanpa mengerti apa arti bahasa kitab yg kita percayai alias mati konyol.
    5. Alkitab tidak ilmiah dengan tidak mengakui teori Darwin bahwa manusia berasal dari monyet?
    Tidak ilmiahkah mengatakan Bahtera Nuh terdampar di gunung Ararat di Turki dan bukan di bukit Judi di Armenia? Apakah Copernicus akan menemukan Amerika, jika bumi ini rata? Mengapa banyak sarjana2 ilmu pengetahuan di benua barat yg berkembang karena kekristenan dibandingkan yang dihasilkan oleh kebudayaan Islam? Karena Alkitab terbuka untuk dikritisi kebenaran yg terkandung di dalamnya. Sementara alquran menutup diri membuat pengikutnya bagai katak dalam tempurung, kebenarannya tidak mau dikonfrontasi langsung karena takut kebenaran terungkap bahwa isi alquran adalah untuk menentang keilahian Kristus.

  9. @ Onad

    Menjawab pernyataan anda tentang yang sadis2. Serta tetap selalu konsisten pada pemahaman saya;

    SIAPAPUN ORANGNYA, APAPUN ALASANNYA BILA DIA MENCIDERAI MANUSIA & KEMANUSIAAN MAKA DIA TELAH MELANGGAR HUKUM CINTA KASIH YANG DIAJARKAN YESUS.

    Siapapun tanpa kecuali!!!

    Tapi untuk Jihad yang diajarkan & dilakukan Muhammad tentu saja dia bisa dengan mudah memperolah dasar & pembenaran dalam Al-Quran.

    Jadi apakah Al-Quran seturut dengan Ajaran Cinta Kasih, silahkan renungkan sendiri.

    Atau bila ga mau memandang Ajaran Cinta Kasih yang di ajarkan Yesus, saya ganti deh pertanyaannya.
    Adakah Cinta Kasih dalam Al-Quran?

    Dari dulu kok gak ada yang mengutipkan ayat2 cinta kasih dari Al-Quran. Mohon dikutipkan dong. Truly, Saya akan sangat bahagia bila tahu ayat2 semacam itu juga ada dalam Al-Quran.

    Bila pendapat saya keliru mohon dimaafkan & mohon dikoreksi.

    @baby blue
    Salam sejahtera, semoga damai & kasih Tuhan menyertai saudara.
    Tetaplah semangat membagikan cinta kasih :)

    Peace & LOVE 2 U & 2 all

  10. @ ONAD

    Coba postingannya yang lebih inovatif dan kretif lagi donk.
    :)

  11. CHANDRA WROTE

    wakakakakakakkaakakakaakaka……..perbandingan apa ni?????cuma kulit arinya aja yang ditonjolin…..sekalian donk di copy paste semua isi ALKITAB dengan beragam versi sama Al-quran yang cuma 1 versi,itu baru bener bro……Klo cuma gini mah,makin yakin aku klo Isi Injil dah melenceng jauuuuuuuuuuuuh banget……!

    JAWAB:
    Saya harap anda tidak sedang pura-pura bodoh atau sedang menertawakan kebodohan anda sendiri.

    1. Alquran mengkalim bahwa Yesus (isa), MUsa, Nuh, Daud, Salomo, Yakub, Ismael, Ishak, Abraham, bahkan Adam beragama Islam semuanya. Padahal mereka hidup ratusan bahkan ribuan tahun sebelum Islam dan Muhammad ada.
    Jadi, inilah kualitas AL-QURAN yang disebut Chandra sebagai tidak melenceng!!! huahahahaha :)

    Bahkan Islam agama Allah!!! kok bisa tahu ya kalau Tuhan itu punya agama yang bernama Islam…. padahal kata umat Islam, Allah tidak dapat dipahami dan jauh dari sepengetahuan akal pikiran manusia.

  12. Saya ingin menanyakan kepada kawan2 Kristen, sejak kapankah Yesus itu menjadi Tuhan? Apakah karena Yesus tidak memiliki ayah? Apakah Tuhan bisa digambarkan dengan manusia seperti Yesus……kalau Yesus memang Tuhan mengapa pada saat di salib Yesus tidak ada kekuatan untuk melawan orang2 yang mensalibnya pada waktu itu…..kalau alasan untuk menebus dosa ummatnya, apa betul Tuhan yang menghapus dosa justru Tuhan Yesus sendiri yang harus berkorban untuk menebus dosa. Ini pertanyaan mendasar yang saya kira perlu mendapatkan jawaban yang masuk akal. Terima kasih. Mohon maaf kalau kurang berkenan.

    somma

  13. @Somma
    Yesus adalah Tuhan karena:

    Pengakuan Setan/Roh jahat/Iblis
    Roh jahat/setan/iblis pun mengakui bahwa Yesus itu Anak Allah
    yang Mahatinggi dan mereka juga ketakutan melihat kedatangan Yesus
    dan juga takut dihukum di nerakan sebelum waktunya (Baca Matius 8:29-
    31, Markus 3:11, Markus 5:7).

    Pengakuan Allah Bapa
    Allah Bapa (BapaNya Yesus) pun mengakui bhw Yesus itu adalah
    anakNya (Matius 3:17).

    Pengakuan para Nabi-nabiNya dalam Kitab Perjanjian Lama, yaitu:
    Nabi Yesaya menubuatkan/meramalkan kurang lebih 700 tahun sebelum kedatangan Yesus ke bumi secara ilahi bhw Yesus akan datang ke bumi dan lahir. Nabi Yesaya berkata: “Seorang anak telah
    lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita, lambang
    pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang:
    Penasihat Ajaib, Bapa yang Kekal, Raja Damai” (Yesaya 9:5).
    Nubuat Nabi Yesaya ini mengatakan bahwa Yesus itu memiliki dua sifat (100% Allah dan 100% manusia).
    Nubuat ini digenapi oleh Yesus dalam Kitab
    Perjanjian Baru, yaitu melalui pendeklarasian Yesus dimana Yesus
    sendiri memproklamirkan diriNya bhw Yesus adalah Tuhan/Allah. Yesus
    berkata: Kamu menyebut Aku guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat,
    sebab memang Akulah guru dan Tuhan (Yohanes 13:13).

    Pengakuan malaikat Gabriel/Jibril
    Malaikat Gabriel/Jibril pun mengakui dan menyebut Yesus adalah
    Anak Allah Yang Mahatinggi (Lukas 1:32, Matius 1:23).

    Pengakuan para murid Yesus
    Yohanes mengakui Yesus adalah Firman Allah yang telah menjadi
    manusia/daging (Yohanes 1:1,14). Petrus juga mengakui bhw Yesus
    adalah Mesias, Anak Allah Yang Hidup (Matius 16:16). Tomas juga
    mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah (Yoh. 20:28). Paulus
    juga mengakui Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat (Filipi 2:6, Titus 2:13).

    Pengakuan orang-orang di sekitar/tempat Yesus disalibkan Penjahat yang disalibkan bersama dengan Yesus juga mengakui bahwa Yesus adalah Raja dan Pemilik Sorga/Firdaus (Lukas 23:41-43). Kepala
    Pasukan yang menyalibkan Yesus juga mengakui bhw Yesus adalah Anak Allah (Matius 27:54).

    Pengakuan Yesus sendiri
    Yesus berkata: “Kamu menyebut Aku (Yesus) guru dan Tuhan, dan
    katamu itu tepat, sebab memang Akulah guru dan Tuhan” (Yohanes 13:13).

    Sebagai Tambahan:
    Alquran mengkalim bhw Alquran percaya kepada para nabiNya yang
    terdahulu (dalam Taurat dan Injil), lalu mengapa nubuat/ramalan ilahi
    dan pengakuan para nabiNya, seperti Nabi Yesaya, Nabi Sulaiman yang
    mencatat ketuhanan Yesus itu sengaja “dikorup/dihilangkan/tidak
    diakui” kebenarannya? Atas dasar apa sehingga Alquran berani dan
    lancang menghilangkan dan tidak mengakui nubuat/ramalan ilahi dari
    para nabiNya yang terdahulu dalam Taurat (Kitab Perjanjian Lama)
    mengenai ketuhanan Yesus?

    Bahkan Alquran pun mencatat bahwa Yesus/Isa itu adalah:

    Yesus/Isa itu adalah jalan yang lurus (Qs.43:61) Yesus/Isa itu adalah supaya diikuti (Qs.43:61) Yesus itu pembawa terang supaya ditaati (Qs.43:63)
    Yesus/Isa adalah Utusan Allah dan dan FirmanNya (Qs.4:171)
    Yesus/Isa adalah Roh Allah yang menjelma menjadi manusia
    sempurna (Qs.19:17)
    Yesus/Isa adalah suci (Qs.19:19)
    Yesus/Isa adalah teladan (Qs.43:59)
    Yesus/Isa adalah disucikan terhadap orang kafir (Qs.3:55)
    Yesus/Isa adalah saleh (Qs.3:46)
    dll….
    Jadi….
    Pertanyaan Teologis dan penting untuk umat Muslim: Jika Yesus bukan Tuhan, mengapa para pendeta2 orang Kristen yang percaya dan
    beriman kepada Yesus sebagai Tuhan, lalu mengapa mereka ini (para pendeta dan hamba2 tuhan Kristen) ketika melakukan penginjilan dapat melakukan perbuatan ajaib, mujizat dan tanda keheranan yang
    meneguhkan penginjilan mereka? Anda umat muslim mau
    contohnya??…sebut saja…

    Pendeta Smith Wigglesworth, pendeta ini lahir tahun 1959 dan
    wafat pada tanggal 12 Maret 1947, dalam pelayanan pengijilannya,
    Tuhan telah meneguhkan pelayanan penginjilan beliau melalui tanda2
    ajaib, mujizat dan tanda keheranan, seperti : menyembuhkan orang yang
    sakit (buta, lumpuh, tuli, kanker, dll), mengadakan bagian tubuh yang
    hilang, contohnya yang kaki orang tadinya puntung/tidak ada menjadi
    ada, melakukan mujizat membuat sepasang mata baru, dll., menyembuhkan
    orangsakit jiwa/orang gila, bahkan yang paling fantastis adalah
    beliau (Pdt.Smith Wigglesworth) ini diberikan Tuhan Yesus kemampuan
    untuk menghidupkan orang mati dalam pelayanan penginjilannya (Pdt.DR.
    Paul G Caram telah mendokumentasikan/mendata pelayanan Pdt Smith
    Wigglesworth bhw ia telah melakukan pelayanan mujizat membangkitkan
    orang mati sebanyak 25 kali terhadap 25 orang dalam penginjilannya…
    {Baca: Paul G. Caram, Kekristenan Yang Sejati, (Penerbit Voice Of
    Hope, Jakarta, Tahun 2004), hlm.85}.

    Untuk bibliografi/Riwayat hidup tentang Pdt.Smith Wigglesworth,
    anda dapat membaca buku dokumentasi yang juga ditulis oleh (Albert
    Hibbert, Smith Wigglesworth: Rahasia Kuasanya, Penerbit Imanuel,
    Jakarta, Tahun 1999…menterjemahkan buku yang diterbitkan oleh
    Harisson House Inc.’s Publisher, PO BOX 35035, Tulsa, Oklahoma, USA).

    Bahkan ini belum lagi menyebut Pendeta-pendeta caliber dunia yang
    lain seperti Pdt. Peter Youngren (Amerika Serikat), Pdt.Reinhard
    Bonnke (Jerman), Pdt.Benny Hinn, (Amerika Serikat) Pdt. Morris
    Cerullo (Amerika Serikat campuran Yahudi). Kalo di Indonesia
    Pdt.Renatus Siburian, Pdt.Yesaya Pariadji….
    >
    > Inilah Fakta, bahwa Yesus itu Tuhan, itu sebabnya Yesus
    berkata: “Tanda-tanda ini akan menyertai orang percaya: mereka akan
    mengusir setan dalam namaKu (nama Yesus), mereka akan berbicara dalam
    bahasa2 yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular dan
    sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka,
    mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan
    sembuh” (Markus 16:17-18).
    >
    > Yesus berkata lagi: “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga
    sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit, bangkitkanlah orang mati,
    tahirkanlah orang kusta, usirlah setan-setan” (Matius 10:7-8).
    Itu sebabnya Yesus berkata: “Sama seperti Bapa (Allah BapaNya
    Yesus) membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian
    juga Anak (Yesus) menghidupkan barangsiapa yang dikehendakinya”
    (Yohanes 5:21).
    Ingat, kuasa yang dimiliki oleh Pendeta-pendeta orang Kristen
    untuk menghidupkan/membangkitkan orang mati adalah karena Yesus…Yesus adalah Tuhan dari kehidupan , Yesus adalah pemberi kehidupan tersebut.
    Hal ini telah dipraktekkan oleh Pendeta-pendeta, anak-anak Tuhan
    dan hamba-hamba Tuhan yang beriman kepada Yesus sebagai Tuhan.

    dan Pertanyaan anda yang kedua ialah mengapa Yesus yang adalah Tuhan harus mati demi menebus dosa manusia?

    jwb: Karena untuk memenuhi standar Allah sendiri dimana Allah adalah Adil dan Kasih dimana Allah harus menghukum manusia yang berdosa tetapi ia juga mencintai manusia oleh karena itu Allah sendiri yang harus memenuhi standar yang telah ditetapkan-Nya didalam Yesus Kristus dimana Yesus yang adalah Tuhan dan anak Domba Allah yang tanpa dosa dan cacat cela harus mati di kayu salib menanggung dosa manusia sebab dengan begitu maka standar keadilan Allah telah dipenuhi ,serta dengan kebangkitan Yesus Kristus pada hari yang ketiga Ia telah mengalahkan kuasa maut dan dengan begitu setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa dalam dosa dan maut tetapi beroleh hidup yang Kekal bersama Allah di Surga.

Leave a Response

You must be logged in to post a comment.