Benarkah Isa Al-Masih Adalah Tuhan?

Benarkah Yesus Tuhan

Benarkah Yesus Tuhan

Pengunjung situs  sering menanyakan, “Mengapa orang Kristen memanggil Isa Al-Masih, “Tuhan”?  Jawabannya: Orang percaya menyembah Isa Al-Masih sebagai Tuhan karena ini yang diajarkan dalam Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi dan Injil.

Kami melihat beberapa ayat di Al-Quran yang juga menunjukkan kepada keilahian Isa Al-Masih.

AL-QURAN DAN KETUHANAN ISA AL-MASIH

Jika orang Kristen membaca Al-Quran, mereka akan menemukan istilah-istilah yang menjelaskan bahwa Isa Al-Masih jauh lebih dari seorang nabi biasa. Diantaranya:

(1) Isa Al-Masih adalah “seorang anak laki-laki yang suci.” (Qs 19:19).  Pernyataan ini didukung dalam Injil (Kisah Para Rasul 4:30).  Jika kita menyelidiki Al-Quran maupun Alkitab, kita akan melihat bahwa semua nabi lain pernah berdosa. Isa Al-Masih adalah satu-satunya nabi yang tidak pernah berdosa.  Dan HANYA Allah yang tidak berdosa!!  Kesimpulannya: Isa Al-Masih adalah Tuhan karena Ia juga tidak pernah berdosa.

(2) Isa Al-Masih diberi gelar “Kalimat Allah.” (Qs 3:35, 39; Injil, Rasul Yohanes 1:1) Jelas “Kalimat Allah” tidak mempunyai permulaan.  Jika ada permulaan, maka ada masa dimana Allah tidak berkalimat. Itu mustahil!!  Karena Isa Al-Masih adalah “Kalimat Allah” maka Ia juga Allah.

(3) Isa Al-Masih adalah “terkemuka di dunia dan di akhirat.” (Qs 3:5; Injil, Surat Filipi 2:9-11).  Di sini kita melihat bahwa Ia lebih dari semua nabi yang pernah hidup.  Juga, Dia lebih dari semua malaikat.  Walaupun hal ini tidak membuktikan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan, tapi jelas memberi Dia kedudukan di atas semua mahluk di dunia dan di sorga.

(4) Isa Al-Masih merupakan “Tiupan Roh dari Allah.” (Qs 4:171; Injil, Surat Filipi 1:19).  Kita tahu bahwa Roh Allah kekal adanya. Jika Isa Al-Masih adalah tiupan dari Roh Allah, Ia juga kekal adanya. Maka: Isa Al-Masih adalah juga Tuhan.

(5) Isa Al-Masih disebut “rahmat dari Kami [Allah].” (Qs 19:21; Injil, Lukas 2:34; Injil, Surat Ibrani 2:17; Injil, Surat Titus 3:5).  Jelas hanya Allah yang mempunyai rahmat. Jika Isa Al-Masih disebut ‘rahmat’ berarti Dia juga Tuhan.

PENGAKUAN ISA AL-MASIH TENTANG KEILAHIAN-NYA

(1) Akulah Akuadalah nama yang Allah berikan untuk diri-Nya di Taurat (Taurat Musa, Keluaran 3:14).  Isa Al-Masih juga memakai nama ini untuk diri-Nya sendiri, Aku telah Ada.”(Injil, Yohanes 8:58)

(2)Anak Manusia,” adalah sebutan untuk Tuhan yang disembah oleh segala bangsa. (Kitab Nabi, Daniel 7:13-14)  Isa Al-Masih membenarkan tuduhan Imam Besar bahwa Ia sendiri adalahAnak Manusia itu. (Injil, Matius. 26:62-65)

(3) Mesias, Anak Allah yang hidup.” Saat Rasul Petrus mengakui-Nya sebagai Mesias, Anak Allah yang hidup, Isa Al-Masih memuji dia dengan mengatakan bahwa Allah sudah mengilhamkan pengertian itu kepadanya. (Injil, Matius 16:15-17)

(4) Ya Tuhanku, ya Allahku.” Saat Rasul Tomas memanggil Isa Al-Masih dengan dua sebutan ini, Isa Al-Masih mengiyakannya. (Injil, Rasul Yohanes 20:28)

PENJELASAN LAIN DALAM INJIL

(1) Firman (Kalam, Kalimat) adalah Allah.  Jelas dalam ayat ini bahwa “Kalimat Allah” tidak berbeda dari Allah. (Injil, Yohanes 1:1)

(2) Isa Al-Masih mengatakan bahwa ia adalah kebenaran, hidup, jalan.” Ia tidak mengatakan “mempunyai” kebenaran (walaupun itu betul).  Tapi, Dia “adalah” kebenaran.  Kebenaran jelas kekal adanya, tanpa permulaan. Kalau demikian Isa Al-Masih tidak mempunyai permulaan. (Injil, Yohanes 14:6)

(3) Ia dipanggil Tuhan berulang kali dalam Injil, seperti dalam Surat Filipi 1:2, Surat Kolose 1:15-19)

NUBUATAN KITAB NABI-NABI BAHWA ISA AL-MASIH ADALAH TUHAN

(1) Nabi Yesaya meramalkan bahwa seorang anak akan dilahirkan dan akan diberi nama:Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai.  Nubuat ini terdapat dalam Kitab Nabi-Nabi, Yesaya 9:5-6

(2) Nabi Mikha meramalkan bahwa akan datang dari kota Betlehem seorang yang akan memerintah.  Permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.  Artinya Raja yang akan datang kekal adanya.  Nubuat ini mengenai kedatangan Isa Al-Masih dan memuat kenyataan bahwa Isa Al-Masih, seperti Allah, kekal adanya. (Kitab Nabi-nabi, Mikha 5:1)

KESIMPULAN

Cukup banyak ayat dalam Kitab Suci yang menyatakan Keilahian Isa Al-Masih. Orang Kristen menjunjung tinggi Kitab Suci, yaitu Taurat, Zabur, Nabi-nabi dan Injil. Dan percaya apa yang tertulis dalam kitab-kitab ini diilhamkan Allah. Kitab Suci berulang kali menekankan bahwa Isa Al-Masih, Kalimat Allah, adalah Tuhan.

Yang sangat indah, kasih Allah yang besar tercurah pada kita. Isa Al-Masih disalib untuk menyelamatkan kita dari hukuman dosa yang kekal.  Untuk menyelidiki keselamatan lebih mendalam bacalah seksi pada situs ini mengenai keselamatan.

Sumber : www.isadanislam.com

  • Share/Bookmark
Tagged as: ,
Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silahkan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

20 Comments

  1. aku percaya bahwa Yesus adalah Allah penyelamat. Juru selamat. dari awal sampai akhir jaman aku selalu percaya bahwa Yesus benar-benar Tuhan yang Hidup sampai selama-lamanya

  2. isa al masih menurut al’qur’an maryam (16-36)

    16. Dan Ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, Yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,
    17. Maka ia Mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami[901] kepadanya, Maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.
    18. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”.
    19. Ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”.
    20. Maryam berkata: “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!”
    21. Jibril berkata: “Demikianlah”. Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagiku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”.
    22. Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.
    23. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, Dia berkata: “Aduhai, Alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan”.
    24. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, Sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.
    25. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,
    26. Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. jika kamu melihat seorang manusia, Maka Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan yang Maha pemurah, Maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini”.
    27. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. kaumnya berkata: “Hai Maryam, Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang Amat mungkar.
    28. Hai saudara perempuan Harun[902], ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
    29. Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. mereka berkata: “Bagaimana Kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?”
    30. Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi,
    31. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;
    32. Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.
    33. Dan Kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaKu, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
    34. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan Perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
    35. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha suci Dia. apabila Dia telah menetapkan sesuatu, Maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, Maka jadilah ia.
    36. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, Maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. ini adalah jalan yang lurus.

  3. tapi dlm Biebel sendiri ada ayat yg mnunjukkan bahwa Yesus itu bukanlah Tuhan. Contoh:
    -Ulangan, pasal 4 ayat 35: “Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia”.
    -Markus, pasal 12 ayat 29: Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.”
    -Ulangan, pasal 6 ayat 4: “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!”

    di ayat di atas jls mnunjukkan bahwa Tuhan itu Esa (satu).

  4. @ Satria
    Alquran yang muncul 600 tahun tidak bisa dijadikan data primer yang otententik karena Alquran ada setelah peristiwa kelahiran Yesus di Betlehem seperti yang diceritakan dalam Alkitab perjanjian baru.

  5. @ WHATEVER

    Kata “Esa” dalam Alkitab mengacu pada kata “ECHAD”
    Saya memaklumi ketidaktahuan anda mengenai Alkitab.

  6. apakah makna ECHAD dlm Alkitab itu???

  7. PIPIT KAMU HARUS BANYAK BELAJAR ttg agama2 allah jgn belajar satu agama saja pelajarilah dan observasilah,saya kasian kpd kamu

  8. Dasar Alkitab dari Kitab2 yg berbeda dari Kejadian s/d Wahyu mengenai Tritunggal yg saling Kait-Mengait & searah dan Penjelasan ttg fungsi, kesetaraan, keilahian dan kesatuan Allah Tritunggal :

    Allah itu Esa (Ulangan 6:4,I Kor 8:4 dan bbrp ayat lain). Esa yg dimaksud adalah echad(jamak) bukan yachid (bhs ibrani:tunggal) Lihat penjelasan di bwh ini ttg makna “jamak” dalam bhs Ibrani sbg bhs aslinya.

    3 Pribadi di dalam Tritunggal yg sudah ada dari awal penciptaan :

    1. Kej 1:1
    Allah menciptakan langit dan bumi. Kata ‘Allah’ di sini adlh Elohim (bhs Ibrani). Kata “Elohim” adalah bentuk jamak dr kata Elloh (tunggal).

    Contoh yg lain dlm bhs Ibrani dalam penggunaan kata tunggal dan jamak adlh Kerub (tunggal) menjadi Kerubim (jamak).

    Kmdn Kej 1:26 dan 11:7 (point 1&2 dibawah) menggunakan kata jamak “KITA” saat Elohim (Allah dlm bentuk jamak) itu berkomunikasi dlm ketritunggalanNya.

    Dalam Bahasa Inggris hanya ada dua bentuk kata, tunggal dan jamak. Dalam Bahasa Ibrani ada tiga macam bentuk kata: tunggal, dual dan jamak. Dual HANYA digunakan untuk dua. Dalam Bahasa Ibrani, bentuk dual digunakan untuk hal-hal yang berpasangan, seperti mata, telinga dan tangan. Dalam bhs Ibrani tsb, kata “Elohim” dan kata ganti “Kita” adalah dalam bentuk jamak (lebih dari dua) dan menunjuk pada tiga atau lebih , yaitu tiga (Bapa, Anak, Roh Kudus). Kmdn dpt dijelaskan bhw Bapa mencipta dg FirmanNya(Anak) dan secara bersamaan Roh Allah(Roh Kudus) melayang2 di atas permukaan air.

    2. Kej 1 :26
    baiklah “KITA” menciptakan manusia seperti gambar dan rupa “KITA”.

    3. Kej 11:7
    baiklah “KITA” turun di sana(menara Babel) utk mengacaukan bahasa mereka).

    4. Mazmur 2:7 Kisah Rasul 13:33
    Bapa menyatakan status Anak spt yg dinubuatkan ratusan tahun sblmnya dlm Mazmur 2:7 : ’Anakku Engkau (engkau ditulis dg huruf besar) Aku telah memperanakkan Engkau pd hr ini’.

    5. Amsal 30:2-4
    Salomo menulis ttg kuasa penciptaan dan siapa penciptanya: ‘Siapakah yg telah menetapkan segala ujung bumi? Siapa namanya dan siapa nama anaknya? Engkau tentu tahu’.

    6. Matius 3;16-17
    Secara bersamaan Allah Tritunggal menyatakan diriNya : saat Anak dibaptis, Roh Kudus turun spt burung merpati atas Anak dan di waktu yg sama Bapa berfirman ‘Inilah AnakKu yg Kukasihi’.

    7. Matius 28:19
    Yesus berfirman ttg baptis dimana org yg percaya dibaptis bukan hny dlm nama 1 pribadi(contohnya hny dlm nama Yesus/Anak), ttp dlm nama 3 pribadi, dlm nama Bapa, Anak dan Roh Kudus.

    8. Roma 1:7
    Pribadi Bapa disebut dlm Tritunggal: ‘Kasih Karunia menyertai km dr Allah, Bapa kita.

    9. Ibrani 1:6-9
    Bapa memanggil Anak dg sebutan Allah: ‘Ttp ttg Anak, Ia(Bapa,ayat 6) berkata : TakhtaMu ya, Allah tetap utk seterusnya’.

    10. Yohanes 8:58
    Anak sudah ada sblm dunia dijadikan dan sebelum adanya Abraham yaitu bersama2 Bapa dan Roh Kudus. Atau Wahyu 21:6 Anak adlh Yang Awal dan Yang Akhir.

    11. Anak menyatakan statusnya sbg Anak dan Tuhan (Yoh 5:25,10:31-37, 13:13-14, Matius 26:63-64).

    12. Yohanes 1;1.
    Pribadi Anak adlh Allah : ‘Pada mulanya adlh Firman, Firman itu bersama2 dg Allah dan Firman itu adlh Allah’. dan ‘Firman itu tlh mjd manusia’ (Yohanes 1:14)
    Atau Kolose 2:8-9 Anak tidak mempertahankan kesetaraanNya dg Allah dg mengosongkan diriNya dan menjadi manusia dan taat sampai mati;
    ‘Di dalam Dia(Anak) berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan’.

    13. Yohanes 10:30
    Bapa dan Anak adalah satu. Atau Yoh 17:21 : ‘…agar mereka mjd satu sama seperti Engkau ya, Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau’

    14. Yohanes 14:10
    Anak tinggal di dalam Bapa dan Bapa di dalam Anak. Yoh 17:21-23.

    15. Filipi 2:6-7 Bapa dan Anak adlh setara.

    16. Yohanes 14:13 Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

    17. Yohanes 14:6,9 Barangsiapa melihat Anak, ia telah melihat Bapa.

    18. Yoh 15:23 Siapa yg membenci Anak sama dg membenci Bapa.

    19. Yoh 5:23 Siapa yg menghormati Anak sama dg telah menghormati Bapa.

    20. Yoh 13:20 Siapa yg menerima Anak sama dg telah menerima Bapa.

    21. Yoh 16:15 dan Ibrani 1:6-9
    Segala milik dan takhta Bapa adalah milik dan takhta Anak : ’Segala kepunyaan Bapa adalah kepunyaanKu’.
    Atau Yoh 17:10 : Segala milikKu adlh milikMu dan segala milikMu adlh milikKu.

    22. Kisah Rasul 5:3-4
    Pribadi Roh Kudus adlh Allah :
    Tindakan Ananias mendustai Roh Kudus sbg Allah. Atau I Korintus 3:16 : Roh Kudus sbg Roh Allah berdiam di dlm tubuh org percaya. Atau Yohanes 14:16-17: Saat akan naik ke Sorga, Anak meminta kepada Bapa Seorang Penolong yg lain yaitu Roh Kebenaran yg akan menyertai, menolong dan mengingatkan murid2Nya ttg apa yg pernah Anak katakan dan kerjakan selama Ia di dunia. Atau Kisah Rasul 2:4, Roh Kudus dapat berkehendak memberikan apa yg Ia kehendaki mnrt kehendak Bapa.

    23. Kisah Rasul 5:3-4 Barangsiapa mendustai Roh Kudus sama dengan telah mendustai Allah.

    24. Bapa adalah Kebenaran (Yoh 17:17), Anak adalah Kebenaran (Yoh 14:6), Roh Kudus adalah Kebenaran (Yoh 16:13).

    25. Yoh 14:23, I Timotius 1:14, Roma 8:11 : Bapa, Anak, Roh Kudus tinggal di dalam diri /hati orang yang percaya kepada Anak.

    26. Yoh 5:21, Roma 8:11
    Bapa, Anak, Roh Kudus mempunyai kuasa, kehendak dan otoritas membangkitkan orang mati.

    27. 2 Korintus 13;13
    Berkat dicurahkan dalam nama 3 pribadi: ‘Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus(Anak) dan kasih Allah(Bapa), dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian’

    28. I Petrus 1:2
    Pekerjaan yg dilakukan dalam rencana bersama: ‘yaitu orang2 yg dipilih dgn rencana Allah,Bapa kt dan yg dikuduskan oleh Roh spy taat kpd Yesus Kristus’.

    29. Pekerjaan dan TUJUAN yang SAMA dan SATU dari setiap Pribadi dalam Tritunggal :
    Bapa adalah Sumber utama atau Penyebab utama dari
    a) Alam semesta (1 Korintus 8:6; Yohanes 1:3; Kolose 1:16-17);
    b) Pewahyuan illahi (Yohanes 1:1; Matius 11:27; Yohanes 16:12-15; Wahyu 1:1);
    c) Keselamatan (Yohanes 3:16-17);
    Bapa MEMULAI semua ini.

    30. Anak adalah agen atau Pribadi yang melaluiNya Bapa melakukan karya-karya sbb:
    1) Penciptaan dan memelihara alam semesta (1 Korintus 8:6; Yohanes 1:3; Kolose 1:16-17);
    2) Pewahyuan illahi (Yohanes 1:1; Matius 11:27; Yohanes 16:12-15; Wahyu 1:1);
    3) Keselamatan (2 Korintus 5:19; Matius 1:21; Yohanes 4:42).
    4) Bekerja spt Bapa bekerja (Yohanes 5:17, 5:19 14:10, )
    Bapa melakukan semua ini melalui Anak yang berfungsi sebagai Agen Allah.

    31. Roh Kudus adalah Agen atau Pribadi yang dipakai Bapa untuk melakukan karya-karya berikut ini:
    1) Penciptaan dan memelihara alam semesta (Kejadian 1:2; Ayub 26:13; Mazmur 104:30);
    2) Pewahyuan illahi (Yohanes 16:12-15; Efesus 3:5; 2 Petrus 1:21); dan
    3) Keselamatan (Yohanes 3:6; Titus 3:5; 1 Petrus 1:2);
    4) Mengurapi pekerjaan-pekerjaan Yesus (Yesaya 61:1; Kisah Rasul 10:38).
    Bapa melakukan semua ini dengan kuasa Roh Kudus.

    32. Bapa, Anak dan Roh Kudus
    a. Saling bersekutu (I yoh 1:3),
    b. Saling mengasihi (Yoh 15:9 :Bapa mengasihi Anak, Yoh 14:31 Anak mengasihi Bapa),
    c. Saling bergantung (Lukas 4:1 :Anak bergantung pd kehendak Roh Kudus),
    d. Saling menundukkan diri (Yoh 8:18,29,49 :Bapa mjd saksi Anak, Anak melakukan apa yg berkenan pd Bapa, Anak menghormati Bapa).
    e. Saling memuliakan (Yoh 15:26 :Roh Kudus mjd Saksi Anak, Yoh 16:14 :Roh Kudus memuliakan Anak, Yoh 8:54 :Bapa memuliakan Anak, Yoh 17:4 :Anak memuliakan Bapa).

    33. Bapa dan Anak mempunyai otoritas dalam kehendakNya, demikian jg Roh Kudus mempunyai otoritas utk memutuskan (Kisah Rasul 15:28), menyuruh (Kisah Rasul 13:4, 10:20), melarang (Kisah Rasul 16:7), menentukan saat yg tepat (Lukas 4:14). Namun kehendak Allah Tritunggal tsb selaras, sevisi, tidak berbenturan, tidak memuliakan pribadinya sendiri (Yoh 16:14, 15:31-33, 8:54 I Kor 15:28, ), tidak saling meniadakan. Semua kehendak tsb bekerja dg sifat Kasih yg sama dan bermuara pd TUJUAN AKHIR yg satu (Yoh 17:3).

    Bapa bukan Anak dan Roh Kudus.
    Anak bukan Bapa dan Roh Kudus,
    Roh Kudus bukan Bapa dan Anak.

    Ketiganya adalah Pribadi yang berbeda. Yang mengutus (Bapa) berbeda dg yang diutus (Anak). Demikian jg saat Anak mengutus Roh Kudus (Yoh 14:16, 16:7) dan saat Anak dibaptis (Markus 1:9-11).

    Sy pakai analogi sederhana (walaupun tidak sempurna dalam menggambarkan Tritunggal) : Otak (oknum 1) memberi perintah kepada anggota tubuh (oknum 2) utk beraktivitas dan dibutuhkan sistem energi (oknum 3) utk melaksanakannya (nutrisi, aliran darah, oksigen dan sistem syaraf).

    Otak digambarkan sbg Bapa, anggota tubuh sbg gambaran Anak, sistem energi sbg gambaran Roh Kudus. Ketiganya ada dalam 1 tubuh. Bila kata “TUBUH” disebut maka yang yang dimaksud adalah SATU keseluruhan dari tubuh (satu dalam arti Jamak). Demikian jg dg Bapa, Anak dan Roh Kudus ada dalam 1 Keilahian (Elohim = Jamak).

    Secara matematis: 1 (tunggal)+ 1 (tunggal) + 1 (tunggal) = 1 (jamak).

    Atau dalam aplikasi bahasa Ibraninya : 1 (yachid) + 1 (yachid) + 1 (yachid) = 1 (echad/jamak).

    Dalam Aplikasi Allah Tritunggalnya,
    Bapa (yachid)+ Anak (yachid) + Roh Kudus (yachid) = Satu Allah (Elohim=bentuk jamak).

    Kata Allah yg dimadksudkan dalam Al-Quran adalah Allah dalam bentuk tunggal, sehingga sangat sulit bagi Sdr2 Muslim memahami makna Allah dalam Tritunggal di Alkitab.

    Ketritunggalan ini hanya dpt dipahami oleh orang yg di dalamnya tinggal Roh Kudus. Sementara Roh Kudus hanya dapat tinggal di dalam diri orang yg di dalamnya berdiam Sang Anak.

    Penjelasan tambahan : Saat Anak disalib, Bapa meninggalkan Anak (ini membedakan Bapa dan Anak bukan Pribadi yang sama). Saat itu Bapa meninggalkan Anak krn di dalam Anak sedang dicurahkan seluruh dosa manusia (Roma 8:3, 2 Kor 5:21). Dan Bapa tidak bisa kompromi dg dosa. Tapi akhirnya dosa dpt dikalahkan oleh Anak (Kolose 1:18) shg Anak kembali kpd Bapa (Yoh 14:28).

    Saat Anak menghakimi di akhirat, Bapa dimana? Mengapa bukan Bapa yg menghakimi? Sebenarnya Bapalah yg menghakimi (Kisah 17:30-31, I Petrus 1:17, Roma 3:5-6), ttp kmdn semua penghakiman Bapa itu tlh diserahkan kpd Anak (Yoh 5:22) setelah ketaatan Anak sampai mati dan setelah kemenanganNya di atas kayu salib. Dan di saat yg sama dan seterusnya , Bapa dan Roh Kudus ada bersama2 di dalam Anak (Yoh 8:16, Wahyu 19:4, 25:1) dan Kolose 2:8-9
    ‘Di dalam Dia(Anak) berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan’.

    Keilahian yang Satu antara Bapa, Anak dan Roh Kudus membutuhkan pengertian yang amat dalam menurut hikmatNya yg tidak dpt diselami oleh pikiran manusia (terlebih yg blm percaya kepada Anak). Hanya bagi setiap mereka yg percaya kepada Anak (Yoh 14:23, I Timotius 1:14, Roma 8:11), pengertian ini diwahyukan oleh Roh Kudus spt dalam FirmanNya :

    Ef. 1:17 Aku meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.

  9. jadi, esa berasal dr kata Echad, bukan yachid. ini hrs bs dibedakan. makanya Yesus tidak menggunakan kata “yachid” tapi “esa” tepat seperti di perjanjia lama( kitab ulangan 6).

    a.saat Yesus berkata Allah kita itu Esa atau Tuhan itu Esa. ini adalah Firman yg memproklamirkan siapa Allah yg Esa itu. Dia menyebutkannya tanpa menyinggung keIlahianNya yang ada dalam KeEsaan Allah tsb.(Allah=Ellohim, -satu dalam bentuk jamak).

    lebih detil lg bgm dg kata2 Yesus sendiri ” Tuhan Allah kita itu Esa” .

    Dalam kalimat ini Dia sendiri menyinggung “Tuhan Allah kita”. Yang dimaksud adalah Dia memposisikan diriNya sama sbg manusia (lebih tepatnya Nabi dan Rabi, krn Dia jg adalah Nabi dan Rabi, Dia sendiri menyatakannya) saat itu bersama2 bangsa Israel utk datang menyembah Ellohim/Allah yg Esa itu sesuai dg Hukum Utama yg Dia ajarkan( Markus 12:29 dst.. )

    Tetapi, di lain sisi, Ellohim/Allah itu jg adalah bagian dari diriNya sendiri. saat itu, Dia tidak menyinggung KeIlahianNya dalam Ellohim yang Esa/Echad tsb.
    Yesus hanya lebih khusus mengajarkan ttg Hukum Kasih pada Allah dan Sesama pada Kitab Markus 12 ini.(bisa dilihat perikopnya). Tetapi tentang KeilahianNya sendiri dalam Ellohim itu Dia sendiri meguraikannya lebih detil di Kitab lain spt Kitab Yohanes. jadi,Yesus mengajar dengan teratur, tidak dicampur-aduk.

    b. Kalimat Firman yg lain : Tuhanlah Allah Tidak ada yang lain kecuali Dia.

    Nah, ini jg memang Firman yang benar, tidak kontradiktif..” bhw Dia yaitu Allah, adalah Tuhan. Tidak ada yang lain kecuali Dia.

    saya jelaskan lg bhw “Dia” ini yg dimaksud adalah “Allah” / Ellohim..yaitu Tritunggal itu sendiri yg di dalamnya Yesus ada. Bila disederhanakan kalimat ini = “Tidak ada yang lain kecuali Ellohim (Bapa,Anak,Roh Kudus)”

    Jadi Yesus mengulang perjanjian lama yg konteksnya tidak berubah sama sekali dengan konteks yg Dia ajarkan.

    So, tidak ada pertentangan.

  10. hayoo…hayooo gw mo komen tolong posting yaa….oii moderator mo kasih komen tolong di upload di web ya..
    @fajaryehuda n afr : tolong kasih jawaban atas pertanyaan gw oke
    Nih dia…kan ente2 bilang Yahudi, kristen/nasrani, Islam (kalo emang diakui sebagai agama) itu agama samawi, iya kan?
    Nah kalian juga jelasin ada perjanjian lama (dari taurat,zabur,dsb) n baru (pas Yesus lahir) gitu? Kira2 kalo emang Taurat dasar perjanjian lama berarti kan itu Yahudi, betul? trus datang lah sang juru selamat membawa kabar ditemani para rasul2-nya untuk nyebarin berita tertulis n dituangkan dalam perjanjian baru, bener? kira2 kenapa harus merujuk ke Taurat lagi wong itu kan kitabnya Yahudi, kenapa ga tetep yahudi aja? gimana dengan orang2 yahudi saat ini? apa kitabnya tetep shahih? kan dah diganti ama Injil…bukannya begitu?
    Gw ga mau ngerujuk ke ayat2 karena gw lagi pake logical thinking aja….soale kalo merujuk ayat itu dah menyangkut keimanan…seperti yang kalian lakukan terhadap pembenaran ayat2 di Injil atau “kesalahan2″ yang “katanya” kalian temukan di Al-quran…betul? So tell me, kenapa Yahudi tidak bisa menerima Injil? kalo omong Islam bukankah disebut di salah satu artikel ga bisa dijadikan rujukan karena dari segi timeline masih terlalu muda ga bisa mencatat kejadian2 lampau sebelum al-quran turun?
    Tolong bantu kasih jawaban ya…untuk memperkaya khasanah…n pastinya harus di posting…ok bro

  11. @jazz boleh ikut jawab ya? ilmu tentang alkitab ane masih sempit nih tapinya.;

    “Nah kalian juga jelasin ada perjanjian lama (dari taurat,zabur,dsb) n baru (pas Yesus lahir) gitu? Kira2 kalo emang Taurat dasar perjanjian lama berarti kan itu Yahudi, betul?”

    kalo menurut ane,taurat dasar perjanjian lama itu nubuat tentang juru selamat. isinya ada kitab sejarah, pujian dan lain-lain. sementara taurat cuman dibahas sedikit

    “trus datang lah sang juru selamat membawa kabar ditemani para rasul2-nya untuk nyebarin berita tertulis n dituangkan dalam perjanjian baru, bener?”

    salah, yesus datang kedunia bukan menyebarkan berita tertulis, sebab bukan yesus yang nulis perjanjian baru, yg ada; perjanjian baru ditulis berdasarkan berita keselamatan yg dibawa yesus kristus

    “kira2 kenapa harus merujuk ke Taurat lagi wong itu kan kitabnya Yahudi, kenapa ga tetep yahudi aja? gimana dengan orang2 yahudi saat ini? apa kitabnya tetep shahih? kan dah diganti ama Injil”

    yesus gak pernah merujuk taurat, bahkan sering menentang ahli taurat, karena banyak penyimpangan yg dilakukan yahudi dengan alasan taurat, (mirip ulah FPI mengatasnamakan islam lah). kitabnya ya dipake sama agama yahudi, apa kamu gaktau ada agama yahudi? ya alkitab (injil) digunakan sebagai pedoman orang kristen

    “seperti yang kalian lakukan terhadap pembenaran ayat2 di Injil atau “kesalahan2″ yang “katanya” kalian temukan di Al-quran…betul?”

    kalau memang kamu menemukan “kesalahan dalam alkitab” silahkan mampir posting disini. akan dibantu jawab kok, lagian juga kesalahan yg ditemukan di alkuran berdasarkan pembelajaran panjang dari si penulis yg ex-muslim. berbeda dengan kamu yg mempertanyakan injil tanpa pernah sedikitpun belajar

    jawaban gue ngaco, bisa bantu benerin deh yg lain

  12. Trims unt komentar afr, saya jd lebih mengerti.

  13. @jazz
    yahudi menolak injil karena mereka menolak yesus itu sendiri yg membawa injil.

    1.menurut pemahaman org yahudi, mesias yg dijanjikan adalah seorang raja yg menyelamatkan mrk (secara fisik) dari musuh2 yahudi (anti semit).
    yahudi memegang nubuatan ttg mesias ini di saat penindasan atas yahudi di masa perjanjian lama.shg yahudi menantikan mesias yg dijanjikan utk membawa pembebasan bg mrk.

    ketika yesus dtg,mereka tidak melihat sifat2 kepahlawanan seorang mesias dlm diri yesus dg membela dan membebaskan yahudi secara politik, malahan mrk melihat seorang yesus yg seolah bermaksud menggantikan hukum nenek moyang mereka yg sdh berumur ribuan tahun.(nb,yesus menggenapi hukum taurat mereka bukan mengganti)

    2.di saat mereka melihat yesus melakukan mukjizat,sebagian besar yahudi menyambut Dia dg daun2 palem, teriak2 Hosana. Tapi begitu Dia ditangkap, semua kecewa. Karena nggak ada dalam kamus yahudi kalau Mesias bakal ditangkap. Harusnya Mesias jadi Eternal Father, penasihat ajaib, raja yang perkasa,mengalahkan kemasyuran Daud dan Salomo, tidak ditangkap apalagi mati terhina.

    3.alasan lain bahwa: yahudi sejak AWAL percaya PADA Monotheisme yang percaya bahwa Allah tidak mungkin punya keturunan. Dalam hal ini mereka menganggap Keturunan itu adalah Sifat Biologis yang tak mungkin di LEKATKAN dengan YHWH/Allah.
    Jadi pengertian Yesus sbg”Mesias” dan penggenapannya “Berbeda” dengan Mesias yang dinantikan(tidak sesuai sifat Mesianik Fisik) oleh yahudi.

    sampai sekarang yahudi menantikan mesias itu.
    padahal, mesias yg dijanjikan itu (yg dinubuatkan bhw Ia dtg sbg raja damai,penasehat yg ajaib,jantungnya ditusuk,tidak satupun tulangnya patah,pakaiannya diundi,dia akan memikul penderitaan dan pelanggaran israel) sudah digenapi oleh yesus .dan semua penggenapan itu ditulis dalam injil (itulah alasan mengapa injil ditolak oleh orang yahudi sampai sekarang).

    Nb:yahudi hny memahami pembebasan dr mesias secara
    fisik, tidak menangkapnya secara rohani yaitu bhw Mesias dtg membebaskan mrk dr perbudakan dosa dg menggantikan korban2 persembahan kambing domba mrk yg tidak sempurna (sbg media penghapus dosa mrk pd masa perjanjian lama) dg diriNya sendiri sbg Domba Allah Yang Kudus dan sempurna utk pengampunan dosa(sesuai dg yg dinubuatkan di kitab Yesaya 53 dan kitab2 lain di perjanjian lama).

    ketika israel menolak injil(artinya kabar baik), maka Allah,(Bapa,Anak,Roh Kudus) menganugerahkannya kpd bgs2 selain Israel di seluruh muka bumi, shg yg disebut Israel(artinya bangsa pilihan), bukan lagi bgs Israel secara fisik (kecuali jika mereka ikut percaya),tetapi semua orang yg percaya pd kabar baik yg dibawa oleh Mesias/yesus.

  14. @handoko
    PIPIT KAMU HARUS BANYAK BELAJAR ttg agama2 allah jgn belajar satu agama saja pelajarilah dan observasilah,saya kasian kpd kamu.

    comment:
    apakah anda sendiri sdh mempelajari agama islam secara lengkap? atau hny dengar2 dr penceramah sj?apakah anda sdh pelajari quran dg makna2 bahasa arabnya,keteraturan kalimat per kalimat,urutan2 kejadian(kronologi) dlm alquran,hal2 yg tidak semuanya disingkapkan ttg muhamad oleh penceramah anda?? jgn emosional dululah membela apa yg anda sendiri blm mengerti 100 %.

    pernah buka situs faithfreedomindonesia,belum?

  15. @jazz
    comment anda:
    Nah kalian juga jelasin ada perjanjian lama (dari taurat,zabur,dsb) n baru (pas Yesus lahir) gitu? Kira2 kalo emang Taurat dasar perjanjian lama berarti kan itu Yahudi, betul? trus datang lah sang juru selamat membawa kabar ditemani para rasul2-nya untuk nyebarin berita tertulis n dituangkan dalam perjanjian baru, bener? kira2 kenapa harus merujuk ke Taurat lagi wong itu kan kitabnya Yahudi, kenapa ga tetep yahudi aja? gimana dengan orang2 yahudi saat ini? apa kitabnya tetep shahih? kan dah diganti ama Injil…bukannya begitu?

    jawab:
    dari awal, rencana Allah adalah menyelamatkan bangsa Israel, yaitu keturunan Abraham, Ishak dan Yakub sebagai bangsa pilihan Allah. Kepada bangsa ini Mesias dijanjikan dan dinubuatkan melalui kitab para nabi, mulai dari kitab2 yang ditulis Musa, kitab para hakim dan para pahlawan dan raja2 Israel, serta nabi2 yg diutus menjelang datangnya Mesias yg dijanjikan itu. Kitab2 ini kmdn mjd kitab orang Yahudi sbg kitab yg mereferensi kedatangan Mesias.

    Nah, ketika Yesus datang Israel/orang Yahudi tidak mempercayai Yesus sbg Mesias (di atas sy sdh uraikan alasan Orang Yahudi menolak Yesus sbg Mesias). Tapi Yesus terus menerus mengingatkan bhw Dialah Mesias itu, bahwa Dialah yang menggenapi semua nubuatan kitab para nabi (dalam hal ini Yesus mereferensi / merujuk ayat2 ttg diriNya dlm kitab nabi2).

    kmdn, Kitab Para Nabi itu dilengkapi (maksudnya: diselesaikan penggenapannya) oleh Yesus melalui pekerjaanNya sbg “MESIAS YANG DIJANJIKAN DAN DINUBUATKAN”.

    Dan semua penggenapan nubuatan tersebut ditulis dalam kitab perjanjian baru. Namun orang Yahudi tetap tidak memakai kitab perjanjian baru tsb karena mereka sendiri SUDAH menolak Yesus sbg MESIAS yg dijanjikan untuk mereka..

    Orang yang percaya kpd Mesias itu baik dari kalangan Israel maupun non Israel disebut Kristen. Nah,Kristen tidak hanya mengunakan kitab suci perjanjian baru saja,
    tetapi jg KITAB PARA NABI tsb dimana tertulis SECARA LENGKAP ttg bagaimana MESIAS itu dijanjikan. Kitab para nabi ini disebut Perjanjian Lama.

    Jadi, perjanjian lama dan perjanjian baru adalah kitab yg sejalan yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya menjadi dasar yang saling berkaitan . Lebih sederhananya, perjanjian lama adalah janji dan nubuatan Allah melalui YESUS KRISTUS dan perjanjian baru adalah penggenapannya.. Dan keduanya disebut Alkitab.

    kitab suci yahudi adlh kitab perjanjian lama tsb yang disebut Tanakh dan terdiri dari 24 buku yang dihimpun dari 3 kumpulan:

    Torah atau Taurat (Pentateuch)
    Nevi’im (Para Nabi)
    Ketubim (Tulisan)

    Selain itu terdapat juga Talmud yang merupakan terjemahan serta komentar mengenai Torah dari para rabi dan cendekiawan undang-undang.

    injil tidak dipakai sama sekali sm orang yahudi.mereka menggunakan kitab mereka sendiri dan tetap menantikan MESIAS YANG DIJANJIKAN sampai sekarang.

    penolakan mereka thd mesias itu menyebabkan Injil tidak hanya diberitakan kpd Yahudi saja ttp jg kepada bangsa2
    yg percaya kpd Yesus sbg Mesias.

  16. @ diana

    sama2,trim’s jg..

  17. Benarkah Isa Al-Masih Adalah Tuhan?…
    Jawabannya: BENAR.

  18. Kyknya gw pernah tmbhin komen di artikel ini tp ga ada…lupa deh gw omong apa..yah jujur aja gw sering liat2 ke situs ini dan hobi komen…lmyn buat iseng2 hahahaa…
    Eh gini soal isa=yesus=tuhan=allah, trus kenapa ga konsisten aja sebut salah satunya? Kenapa kadang yesus, tuhan bapa, bapa di surga, dll…kan jd bingungin tuh..trus kalo berdoa kenapa ga nyebut isa? Lah kan tuhan kata lo pade..btw kalo dlm bhs inggris isa disebutnya apa y?
    Mumpung disini banyak yg paham kristen tulung dunk ksh gw daftar isi kitab perjanjian lama n baru..

  19. @jazz

    U wrote:
    Kyknya gw pernah tmbhin komen di artikel ini tp ga ada…lupa deh gw omong apa..yah jujur aja gw sering liat2 ke situs ini dan hobi komen…lmyn buat iseng2 hahahaa…

    Tanggapan:
    Trims sudah sering mampir.

    U wrote:
    Eh gini soal isa=yesus=tuhan=allah, trus kenapa ga konsisten aja sebut salah satunya? Kenapa kadang yesus, tuhan bapa, bapa di surga, dll…kan jd bingungin tuh..trus kalo berdoa kenapa ga nyebut isa? Lah kan tuhan kata lo pade..

    Tanggapan:
    Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh kudus adalah tiga sifat atau manifestasi dari Allah yang tunggal.
    Saat berdoa biasanya tergantung suasana hati dari si pendoa Sebutan yg mana yang akan dia sebut.
    Yang manapun itu semuanya merujuk kepada Allah.
    Btw, tapi jarang yang menyebut kepada Isa….

    U Wrote:
    btw kalo dlm bhs inggris isa disebutnya apa y?

    tanggapan:
    Dalam bahasa Inggris Jesus.
    Nama “Yesus” adalah alihaksara dari bahasa Latin Iesus, yang berasal dari bahasa Yunani Ἰησοῦς (Iēsoûs), yang pada gilirannya juga merupakan Helenisasi dari bahasa Ibrani יְהוֹשֻׁעַ (Yĕhōšuă‘, Yosua) atau bahasa Aram יֵשׁוּעַ (Yēšûă‘), yang berarti “Yahweh menyelamatkan”.
    “Kristus” adalah gelar yang berasal dari bahasa Yunani Χριστός (Christós), yang berasal dari bahasa Ibrani מָשִׁיחַ (”Mesias”, berarti “yang diurapi” atau “yang terpilih”)

    U wrote:
    Mumpung disini banyak yg paham kristen tulung dunk ksh gw daftar isi kitab perjanjian lama n baru..

    tanggapan:
    coba link di bawah ini:

    http://alkitab.otak.info/index.php

    Peace and Love to You and to all

Leave a Response

You must be logged in to post a comment.